Pelalawan, Petah.id - Polres Pelalawan masih memburu pelaku perampokan agen BRI Link di Jalan Seminai, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan yang terjadi pada hari Minggu (11/8/2024) sekitar jam 20.30 WIB. Kapolres Pelalawan, AKBP Afrizal Asri menegaskan pihaknya masih terus menyelidiki dan berupaya mengejar pelaku. Pihaknya juga dibantu oleh Polda Riau untuk mengungkap kasus ini secara tuntas. "Sekarang masih dalam penyelidikan dan pengejaran pelaku," tutur Kapolres Pelalawan, AKBP Afrizal Asri, Rabu (14/8/2024). Kapolres menambahkan, Tim Opsnal Satreskrim telah disebar untuk mencari keberadaan pelaku. Semua personil yang terlibat penyelidikan diturunkan ke lapangan dalam menelusuri informasi terkait pria pelaku perampokan yang terekam CCTV. "Anggota masih di lapangan sampai sekarang. Kalau sudah dapat (ditangkap), nanti kami kabari," tegas Afrizal. Sementara itu Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom Karbianto menyebut gerai BRI Link yang dirampok mengalami kerugian mencapai Rp72.690.000. Pihak kepolisian akan terus memburu pelaku yang meresahkan masyarakat ini. "Perkara sedang dalam penyelidikan oleh Polres Pelalawan dan di-backup oleh Ditreskrimum Polda Riau," jelasnya. Terkait dugaan keterlibatannya anggota Polri dalam aksi perampokan tersebut, Kombes Anom mengaku akan menindak tegas jika memang terbukti. "Mengenai dugaan keterlibatan anggota Polri, kami nyatakan siapapun yang terlibat dalam perkara curas tersebut akan kami lakukan penegakan hukum secara profesional," pungkasnya. Seperti diketahui, perampokan gerai BRI link di Pelalawan ini viral di media sosial dan menghebohkan masyarakat. Aksi perampokan seorang pria dengan memakai baju kaos polantas dengan menggunakan helm warna merah dan menggunakan masker terekam jelas di CCTV. Peristiwa tersebut sudah berlangsung kurang lebih 3 hari dan pelaku masih belum ditemukan.
Pekanbaru, Petah.id – Bersiap mengarungi kompetisi liga 2 musim 2024-2025, PSPS Pekanbaru secara resmi mengumumkan 28 pemainnya. Pasukan Asykar Bertuah dibawah juru taktik Aji Santoso mendatangkan beberapa wajah baru untuk memperdalam skuad asuhannya. PSPS sebelumnya sudah mengumumkan 20 nama dan telah mengikuti latihan bersama. Dalam beberapa hari kemarin, manajemen bersama tim pelatih sudah tuntas melengkapi total 28 pemain yang siap mengarungi kompetisi liga 2. Bek asal Brazil, Douglas Nonato Oliveira Cruz atau Douglas Cruz melengkapi kuota pemain asing PSPS Pekanbaru. Dengan demikian, kuota 3 pemain asing akan di isi oleh mid Popalzay yang kontraknya diperpanjang, Jhon Edy Mena Perez dari Kolombia dan terakhir Douglas Cruz asal Brasil. Untuk menyesuaikan dengan regulasi liga yang wajib memasukkan kuota pemain U-21 minimal 5 orang, PSPS juga sudah mengontrak pemain-pemain muda potensial. Lima pemain U-21 yang direkrut tersebut yakni Ahmad Athallah Araihan, Azriel Aimar Mohama, Faris Adit Saputra, Muhammad Sadewa dan Fafa Sheva. Sedangkan untuk kuota pemain lokal, nama-nama yang mengisi skuad PSPS diantaranya: Maman Abdurrahman, Papua Gosner Komboy, Iman Fathurahman, Ahmad Birrul Walidain, Cakra Yudha, Gideon Marshell, Rian Ramadhan. Selanjutnya ada, Ilham Syafrin, Rudi N Rajak, Riki Dwi Saputro, Aulia Ramadhan, Fardan Harahap, Arsan Makarin dan Ilham Fathoni. Sekretaris PSPS Pekanbaru, M Teza Taufik mengatakan, PSPS Pekanbaru resmi memiliki 28 pemain yang akan dipersiapkan untuk mengarungi kompetisi Liga 2 Liga 2 musim 2024-2025. Management PSPS tidak akan menambah lagi pemain Karena semua slot sudah terisi. Baik itu pemain asing maupun yang mengisi slot U-21. Sepanjang Agustus ini, PSPS Pekanbaru akan kembali menjajaki ujicoba dengan tim setara di Liga 2. Bahkan jika mungkinkan akan diupayakan dengan tim Liga 1. Adapun PSPS, berada di group I atau wilayah barat liga 2 musim 2024-2025 bersama 8 tim lainnya. Di grup ini terdapat lawan-lawan tangguh, seperti Sriwijaya FC, PSMS Medan, dan Persiraja Banda Aceh. Selain itu ada juga klub – klub lain asal pulau jawa seperti PSKC Cimahi, Persikota Tangerang, Dejan FC, Persikabo 1973, dan Bekasi City FC.
Pelalawan, Petah.id - Aksi perampokan terjadi di salah satu agen BRI Link Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Minggu (11/8/2024) sekitar jam 20.30 WIB. Berdasarkan rekaman CCTV, tampak pelaku melakukan aksi seorang diri. Peristiwa tersebut kini viral di media sosial dan menghebohkan masyarakat. Kapolsek Pangkalan Kerinci, AKP Viola Dwi Anggreni mengonfirmasi kejadian perampokan yang menimpa usaha BRI Link di Pangkalan kerinci itu. Pihaknya mengaku sudah menerima laporan dari pemilik usaha agen BRI Link tersebut. “Kasus ini juga sudah ditangani Reskrim Polres Pelalawan. Saat ini sedang dalam proses lidik oleh pihak Reskrim Polres Pelalawan,” ungkapnya. Dari informasi yang dihimpun Petah.id, pelaku awalnya datang ketempat kejadian sekitar pukul 18.30 WIB. Pelaku datang dengan mengenakan kaos putih berkerah cokelat bertuliskan Polantas di bagian lengan dan tulisan polisi di bagian depan. Pelaku masuk tanpa melepas helm warna merah dan tetap mengenakan masker untuk menutupi sebagian wajahnya. Ketika itu, pelaku bermodus hendak melakukan transaksi tarik tunai.Terduga pelaku bahkan sempat bertanya berapa jumlah uang cash yang ada kepada pekerja di tempat kejadian, sebab ia mengaku ingin menarik dana tunai cukup banyak. Selanjutnya, pelaku pergi dan mengatakan bahwa ia sedang menunggu transfer dari temannya. Hal ini diindikasikan sebagai cara pelaku agar bisa terus memantau situasi sekaligus memastikan bahwa terdapat uang cash dengan jumlah besar di agen BRI Link tersebut. Setelah kondisi ralatif sepi dan dirasa aman, pelaku sekitar pukul 20.30 kembali masuk ketempat kejadian dan mulai melancarkan aksinya. Dua orang perempuan pekerja BRI Link diancam pisau sambil mengatakan akan ditusuk jika berteriak. Dalam kondisi ketakutan, kedua pekerja itu tetap duduk dengan ancaman senjata tajam pelaku di tangan kanannya. Pelaku dengan sigap mengambil uang didalam laci dan memasukkanya ke dalam plastik kresek warna hitam. Setelah berhasil, pelaku kemudian bergegas meninggalkan kedua korban. Total kerugian disinyalir sekitar 70 Juta Rupiah. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pelalawan, AKP Kris Tofel mengatakan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan sedang berupaya mengungkap aksi perampokan yang menghebohkan warga tersebut. "Sekarang dalam proses pengungkapan perkara," ujarnya. Tim Satreskrim Polres Pelalawan telah turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan dan olah TKP. Kepolisian juga menyita rekaman CCTV dan meminta keterangan dari saksi-saksi di lapangan, khususnya dua perempuan pekerja agen BRI Link. Selanjutnya, Tim Opsnal disebar ke lapangan untuk memburu terduga pelaku.
Petah.id - Sembilan pertandingan pekan perdana BRI Liga 1 2024-2025 tuntas digelar. Duel Semen Padang vs Borneo FC di Stadion STIK, Jakarta, pada Senin (12/8/2024) menjadi laga penutup. Laga tersebut di menangkan Borneo FC dengan skor 3-1. Gol Borneo FC masing-masing dicetak oleh Stefano Lilipaly (4’), Beguinho (39’), dan Leo Gaucho (53’). Sedangkan Semen Padang membalas satu gol melalui Kenneth Ngwoke (76’). Laga lainnya di hari Senin, mempertemukan Arema FC dan Dewa United. Meski diunggulkan, Arema FC yang menjamu Dewa United hanya mampu bermain imbang tanpa gol. Arema gagal menunjukkan performa terbaiknya di lapangan. Sementara itu, pimpinan klasmen pekan perdana BRI Liga 1 dihuni oleh Persib Bandung. Tampil dilaga pembuka, Persib dengan meyakinkan menang telak 4-1 atas PSBS Biak. Gol Persib dijaringkan oleh David Da Silva (18’,85’), Beckham Putra (65’) dan Ciro Alves (77’). Sedangkan PSBS Biak menciptakan satu gol lewat Alexandro (52’). Selain Persib dan Borneo, lima tim lain juga meraih kemenangan pada pekan pembuka. Mereka adalah PSM Makassar, Persija Jakarta, Bali United Persebaya Surabaya dan Persita Tangerang. Tim promosi masih belum menunjukan nasib baiknya pada pekan perdana ini. PSBS Biak, Semen Padang kandas menghadapi lawan-lawanya, sedangkan Malut United hanya meraup satu poin dari hasil imbang 1-1 melawan Madura United. Berikut hasil lengkap pekan Pertama BRI Liga 1 2024-2025:Persib Bandung 4-1 PSBS Biak (David da Silva 18', 85', Beckham Putra 65', Ciro Alves 77'; Alexsandro dos Santos 52')Madura United 1-1 Malut United(Lulinha 70’ p; Tatsuro Nagamatsu 81’)PSM Makassar 3-0 Persis Solo(Nermin Haljeta 23’, 31’, Rizky Eka Pratama 74’)Persija Jakarta 3-0 Barito Putera (Gustavo Alemida 11’, 71’ via penalti, 82’)PSIS Semarang 0-1 Persita Tangerang (Sandro Embalo 83’)Persik Kediri 1-3 Bali United (Krisna Bayu Otto 74’; Mitsuru Maruoka 18’, Privat Mbarga 50’, 69’)Persebaya Surabaya 1-0 PSS Sleman (Bruno Moreira 78’ p,)Arema FC 0-0 Dewa UnitedSemen Padang 1-3 Borneo FC (Kenneth Ngwoke 76’; Stefano Lilipaly 4’, Rosebergne da Silva 39’, Leo Gaucho 53’)
Pekanbaru, Petah.id – Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama tim telah melaksanakan rapat penetapan harga kelapa sawit mitra plasma periode 14 – 20 Agustus 2024. Penetapan ini menggunakan tabel rendemen harga baru hasil kajian dari PPKS Medan yang disepakati oleh Tim. Dilansir dari Media Center Riau, Kepala Dinas Perkebunan Riau Syahrial Abdi mengatakan, untuk kenaikan harga tertinggi berada dikelompok umur 9 tahun sebesar Rp 5,36/Kg atau mencapai 0,17% dari harga minggu lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan naik menjadi Rp 3.120,44/Kg. “Dengan harga cangkang berlaku untuk satu bulan kedepan dengan harga sebesar Rp 19,03/Kg. Pada periode ini indeks K yang dipakai adalah indeks K untuk 1 bulan kedepan yaitu 91,96%, harga penjualan CPO minggu ini turun sebesar Rp 13,09 dan kernel minggu ini naik sebesar Rp 172,71 dari minggu lalu,” katanya. Ada beberapa PKS yang tidak melakukan penjualan, berdasarkan permentan nomor 01 tahun 2018 pasal 8 maka harga CPO dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim, apabila terkena validasi 2 maka digunakan harga rata-rata KPBN. Harga rata-rata CPO KPBN periode ini adalah Rp 13.082,00 dan harga rata-rata kernel KPBN periode ini Rp 9.111,00. Syahrial Abdi menambahkan, Kenaikan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor naiknya harga Kernel. Pihaknya bersama tim juga berkomitmen agar selalu melakukan perbaikan tata Kelola agar penetapan harga ini sesuai dengan regulasi dan berkeadilan untuk kedua belah pihak yang bermitra. “Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan upaya yang serius dari seluruh stakeholder yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” jelasnya. Berikut penetapan harga TBS kelapa sawit kemitraan plasma di Provinsi Riau No. 29 periode 14 – 20 Agustus 2024:Umur 3 Th ( Rp 2.393,97);Umur 4 Th (Rp 2.724,15);Umur 5 Th (Rp 2.890,34);Umur 6 Th (Rp 3.017,83);Umur 7 Th (Rp 3.081,60);Umur 8 Th (Rp 3.118,15);Umur 9 Th (Rp 3.120,44);Umur 10- 20 Th (Rp 3.102,60);Umur 21 Th (Rp 3.052,28);Umur 22 Th (Rp 3.003,65);Umur 23 Th (Rp 2.952,14);Umur 24 Th (Rp 2.895,47);Umur 25 Th (Rp 2.831,98);
Siak, Petah.id - Kasus persetubuhan terhadap anak dibawah umur kembali terjadi di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak. Kali ini, perbuatan tersebut dilakukan oleh FA (24) terhadap korbannya yang masih berusia 17 tahun. Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi, melalui Kapolsek Kandis Kompol David Richardo membenarkan tindakan tersebut kepada wartawan, Selasa (13/08/2024) di Mapolsek Kandis. “Benar, ada tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur. Pelakunya berinisial FA dan kini ditetapkan sebagai tersangka dan telah dilakukan penahanan” ucapnya. Menurut Kompol David, polisi telah melakukan visum terhadap korban serta melakukan pemeriksaan terhadap para saksi-saksi pada tanggal 10 Agustus kemarin. Selain itu, beliau mengatakan bahwa tersangka sudah mengakui perbuatannya. Tersangka melakukan persetubuhan sebanyak 3 kali dari tahun 2023 sampai 2024. “Perbuatan pelaku terhadap korban membuat korban menjadi hamil yang mana terakhir kali dilakukan pada bulan Mei tahun 2024 lalu,” Kata Kompol David. Perbuatan pelaku dapat dijerat kasus tindak pidana perlindungan anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 Ayat (1) dan (2) jo pasal 82 Ayat (1) Undang Undang RI No 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang No 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas Undang Undang No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang undang Jo Pasal 76D dan 76E Undang Undang RI No 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak. Dalam kesempatan ini, Kompol David juga menghimbau kepada seluruh masyarakat kandis yang mempunyai anak dan masih dibawah umur, untuk selalu memantau dan memonitor aktifitas anak-anaknya diluar rumah. “Lakukan komunikasi yang baik terhadap anak dan upayakan handphone yang dipegang anak untuk selalu di cek isi dan komunikasinya. Guna control terhadap anak," tegasnya. Untuk diketahui, UU Perlindungan Anak melindungi anak-anak dari segala bentuk perbuatan persetubuhan, baik itu karena suka sama suka, pembujukan, terlebih jika ada pemaksaan. Dengan demikian alasan persetubuhan ‘atas dasar suka sama suka’ yang melibatkan anak, tidak dapat dijadikan alasan bagi pelaku untuk menghindar dari jeratan hukum. Adapun defenisi anak dalam UU tersebut adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun.
Pekanbaru, Petah.id - Pasangan bakal calon Gubernur Riau, Syamsuar - Mawardi Muhammad Saleh menyatakan optimisme-nya memimpin Riau 5 tahun kedepan. Hal itu mereka sampaikan ketika mendeklarasikan diri di hadapan ribuan masyarakat di Kota Pekanbaru, Minggu (11/08/2024). "Insya Allah target kami tentu menang. Mari kita bersama mengawal proses demokrasi ini dengan baik,” kata Syamsuar yang merupakan Ketua DPD I Partai Golkar Riau di sela kegiatan. Momentum deklarasi yang berbarengan dengan kegiatan jalan sehat menyambut HUT ke-60 Partai Golkar itu juga dijadikan pasangan Syamsuar – Mawardi atau akrab disebut “Suwai” untuk meminta doa restu kepada seluruh masyarakat. "Dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Riau sangat kami harapkan sehingga kami dapat kembali melanjutkan program-program pembangunan untuk kemajuan Provinsi Riau. Doakan Suwai untuk Gubernur dan Wakil Gubernur Riau," ujar Syamsuar. Sebagai incumbent, Syamsuar menyatakan sudah berupaya berbuat yang terbaik bagi masyarakat. Sebagian program sudah berjalan, tidak hanya di Pekanbaru, tetapi juga di berbagi daerah lainnya. Karena itu, Syamsuar pun bertekad kembali melanjutkan program yang sempat tertunda karena di landa pandemi Covid ketika masa kepemimpinannya. Apabila diamanahkan kembali, program pembangunan pemerataan akan dilakukannya secara proporsional. Deklarasi ini juga dihadiri pengurus DPP sekaligus Ketua Golkar Wilayah I Sumatera, Idris Laena. Kemudian anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Syahrul Aidi Maazat. "Saya atas nama DPP Golkar, kepada seluruh kader agar berusaha memenangkan pencalonan pasangan Syamsuar dan Mawardi Saleh. Tidak hanya Golkar tentunya juga dari partai koalisi bersama kita saya yakin juga memiliki sikap semangat yang sama," ujar Idris Laena Sebagai informasi, pasangan Syamsuar – Mawardi, telah resmi mendapat SK dari partai Golkar dan PKS sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau. Golkar secara resmi menyerahkan SK tersebut sejak Jumat 19 Juli 2024. Sedangkan PKS menyerahkannya pada Kamis, 25 Juli 2024. Untuk diketahui, komposisi kursi DPRD Provinsi Riau sebagai dasar pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, partai politik atau koalisi partai politik harus memiliki setidaknya 20 persen dari total 65 kursi di DPRD Riau, yakni 13 kursi.Adapun Golkar dan PKS yang mengusung pasangan Suwai sama-sama memperoleh 10 kursi di DPRD Provinsi Riau berdasarkan hasil Pemilu 2024 lalu. Jadi, pasangan ini sudah mengantongi 20 kursi. Jauh melampaui syarat dukungan minimal partai politik.
Siak, Petah.id - Kejaksaan Negeri Siak kembali menetapkan tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana penanggulangan bencana pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak Tahun Anggaran 2022.Setelah sebelumnya Kalaksa BPBD nonaktif Kaharuddin ditetapkan sebagai tersangka pada Mei 2024 yang lalu. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Siak Moch Eko Joko Purnomo melalui Kasipidsus Muhammad Juriko Wibisono mengatakan, tim penyidik Kejari Siak menetapkan tersangka berinisial AJ sebelumnya menjabat Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Siak kini pindah ke OPD lain Pemkab Siak, dan BM selaku penyedia barang atas kegiatan belanja yang dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2022.“Tersangka ini bermufakat untuk memperkaya diri sendiri atau menguntungkan diri sendiri dalam pengadaan barang/jasa yang dilakukan BPBD Kabupaten Siak pada tahun 2022 yang bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku, sehingga menyebabkan kerugian keuangan negara,” ungkap Kasipidsus Kejari Siak Juriko. Keduanya, tambah Juriko, ditetapkan sebagai tersangka pada Senin (12/8/2024) kurang lebih pukul 17.30 Wib. "Kemudian diperiksa sebagai tersangka dan jam 20.00 Wib dibawa ke Polsek Koto Gasib," tambahnya. Para tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana paling lama 20 (dua puluh) tahun. "Selanjutnya para tersangka akan dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan di Rumah Tahanan Negara Polsek Koto Gasib," sebut Juriko. Sebelumnya diberitakan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak terus mendalami keterlibatan pihak lainnya dalam kasus dugaan korupsi dana penanggulangan bencana alam di BPBD Siak. Sebelumnya, Jaksa sudah menahan Kepala BPBD Siak KHD dan ditetapkan sebagai tersangka atas kasus korupsi dana penanggulanan bencana alam tersebut. Kejari Siak Moch Joko Eko Purnomo dengan tegas menyampaikan akan menelusuri secara mendalam keterlibatan orang lain. "Kami akan terus mendalami, dan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lagi," tegas Kajari Siak Moch Joko Eko Purnomo di ruangan kerjanya, Jumat (17/5/2024). Kejari Siak Eko meyakini bahwa KHD selaku Kalaksa BPBD Siak tidak sendirian dalam memuluskan kegiatan yang melawan hukum tersebut. "Kami meyakini dengan alat bukti yang ada bahwa tersangka tidak mungkin sendirian dalam melakukan tindakan melawan hukum," sebutnya.
Siak, Petah.id – Bupati Siak, Alfedri, kembali melepas 253 orang mahasiswa Penerima Beasiswa Unggulan Daerah Program Keluarga Harapan (PKH) yang terdata dalam DTKS Kabupaten Siak Tahun 2024. Pelepasan itu berlangsung di Gedung Daerah Sultan Syarif Kasim, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Minggu (11/8/2024). Bagi Alfedri, pembangunan SDM generasi indonesia emas 2045 merupakan investasi jangka panjang yang dilakukan pemerintah agar SDM Indonesia mampu bersaing dengan penduduk negara-negara maju di dunia. Beliau menambahkan, Pemkab Siak punya cara tersendiri menyiapkan generasi emas sebagaimana cita-cita nasional tahun 2045 mendatang, dengan memiliki SDM tangguh dan berkualitas. "Dengan program satu keluarga satu sarjana, ini merupakan langkah awal kita dalam mempersiapkan generasi emas Kabupaten Siak,” kata Alfedri saat dikonfirmasi, Senin, (12/8/2024). Alfedri menegaskan bahwa Pemkab Siak terus mendorong dan menciptakan program dan inovasi terbaik bagi generasi muda dan masyarakat secara menyeluruh. Ia, berkeinginan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Siak lebih unggul ke depan melalui beasiswa untuk anak-anak Siak yang ingin melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. “Tantanggan kita kedepan semakin ketat, terutama persaingan dalam dunia kerja. Untuk menyongsong Indonesia Emas 2045 yang akan diisi oleh generasi emas, harus kita dipersiapkan SDM nya dari sekarang,” sebutnya. Melalui program satu rumah keluarga PKH satu sarjana, awal tahun 2024 ini saja Pemkab Siak sudah mengirimkan 250 orang anak-anak PKH untuk kuliah ke sejumlah perguruan tinggi kerjasama Pemkab Siak, baik dalam maupun luar Provinsi Riau. Dengan begitu, harapan orang tua dari keluarga PKH di Kabupaten Siak agar anak mereka bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi bisa terwujud. Serliwita, warga Bunsur, Kecamatan Sungai Apit yang merupakan salah seorang ibu dari keluarga PKH saat ditemui di sela sela acara menyampaikan rasa haru, syukur dan terima kasihnya atas program beasiswa gratis dari Pemkab Siak. "Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bupati Siak atas adanya program beasiswa ini,” kata dia. Serliwita mengatakan, tanpa beasiswa ini, ia tidak akan mampu membiayai anaknya untuk duduk di bangku kuliah. Namun sekarang, anaknya sudah diterima dan bisa berkuliah di Jurusan Teknik Kimia, Universitas Sriwijaya. Adapun 253 orang anak PKH yang menerima Beasiswa Prestasi Untuk Anak Siak (BeTUNAS) akan berkuliah di berbagai perguruan tinggi dengan rincian sebagai berikut: Kampus STAI Siak 25 orang, Program Studi di Luar Kampus Utama Politeknik Sriwijaya 45 orang, Institut Master 20 orang. Universitas Lancang Kuning 26 orang, Politeknik Caltex Rumbai 20 orang, UIR 30 orang, BTP Batam 50 orang, Kampus IIQ Jakarta 3 orang, Universitas Tazkia Bogor 7 orang, Universitas Hayam Wuruk Perbanas Surabaya 26 orang dan UPI Bandung 1 orang
Petah.id - Ujian berat pers dan jurnalisme beberapa waktu terakhir ini erat terkait dengan perkembangan teknologi informasi digital. Dalam dua dekade terakhir pers mengalami setidaknya dua krisis sekaligus yang saling berkelindan. Pertama, sebagai entitas bisnis, pers semakin kehilangan pasar karena terus merosotnya jumlah pembaca, pendengar atau penonton, dan pada gilirannya kehilangan sumber pendapatan utama dari iklan. Kedua, dalam hal konten berita, pers harus bersaing dengan media sosial yang menawarkan konten aneka rupa, dalam bentuk teks, audio, video, grafis, dan animasi yang bersifat interaktif, dengan penyebaran secara cepat, massif, berskala global, meskipun tidak terjamin akurasi dan kebenarannya. Sejumlah penelitian mengungkapkan, media sosial menjadi pilihan pertama publik untuk mengakses informasi, meskipun informsinya belum tentu kredibel Perusahaan media konvensional yang tidak lagi mampu bertahan, menyerah kalah. Data Serikat Perusahaan Suratkabar (SPS) mengungkapkan, jumlah perusahaan media cetak anggota SPS cenderung menurun dari tahun ke tahun. Pada 2021 jumlah anggota SPS 593 media, kemudian jauh berkurang menjadi 399 media pada tahun 2022.1 Media cetak yang berusaha bertahan umumnya hidup dengan beragam keterbatasan, terpaksa menurunkan standar kinerja, mengurangi jumlah halaman media, tiras pun turun. Kondisi media radio dan televisi tidak jauh berbeda dari media cetak. Sebagian dari media-media konvensional berupaya beradaptasi dengan ekosistem digital, bermigrasi ke media siber, atau melakukan konvergensi antarplatform. Ada yang berhasil, tetapi tak sedikit yang menjumpai kegagalan. Bisnis media siber yang sekilas memberi harapan ternyata tidak mudah diselami. Mereka tidak hanya harus bersaing dengan sesama media siber, dalam perebutan pasar dan kue iklan, namun lebih-lebih harus menghadapi dominasi platform global: google, facebook, youtube, dan lainnya. Kondisi kesehatan pers umumnya yang kurang menggembirakan tergambar dari hasil survei Indeks Kemerdekaan Pers yang diselenggarakan Dewan Pers. Hasil survei dalam beberapa tahun terakhir mengungkapkan ketergantungan cukup besar perusahaan perusahaan pers di daerah pada dana iklan pemerintah daerah sebagai sumber pendapatan utama. Konsekuensinya, mereka amat rentan terhadap intervensi kekuasaan. Jumlah media siber memang bertumbuh, tetapi tidak banyak yang berkembang menjadi institusi pers yang mandiri dan mampu menyajikan karya jurnalistik berkualitas. Untuk dapat bertahan dan berkembang, secara bisnis, sebagian media siber akhirnya mengikuti logika bisnis platform global yang tidak selalu sejalan dengan kaidah jurnalistik yang mengedepankan kepentingan publik. Menyikapi kondisi demikian, Dewan Pers sebagai lembaga independen yang mengemban peran berdasarkan UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers untuk mengembangkan kehidupan pers, tidak berdiam diri. Program dan kegiatan Dewan Pers selama ini telah diorientasikan untuk secara umum mampu menciptakan ekosistem bagi tumbuh kembang pers secara sehat. Melalui program dan kegiatan pendataan, Dewan Pers mendorong perusahaan-perusahaan pers memenuhi standar sebagai perusahaan pers profesional: sehat secara bisnis dan berkualitas dari sisi karya jurnalistik yang dihasilkan. Dewan Pers beberapa kali menyelenggarakan kegiatan pendampingan untuk meningkatkan kapasitas media, agar mampu mempraktikkan model-model bisnis yang sesuai dengan era digital. Selain itu, Dewan Pers juga memfasiitasi penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan untuk mendorong peningkatan kemampuan profesionalisme wartawan. Dewan Pers juga beberapa kali menyelenggarakan literasi terkait penegakan etika jurnalistik. Secara khusus, pada tahun politik 2023 ini, Dewan Pers melangsungkan workshop peliputan pemilu secara maraton di sekitar 30 provinsi di Indonesia. Upaya lainnya yang cukup strategis terkait pengembangan bisnis media dilakukan Dewan Pers bersama Konstituen yaitu pengajuan draf Rancangan Perpres tentang Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas. Melalui peraturan tersebut nantinya diharapkan perusahaan pers dapat memperoleh kompensasi yang lebih adil atas pemanfaatan konten berita mereka oleh platform global. Namun, membangun ekosistem media yang sehat tentu tidak dapat dilakukan oleh hanya satu-dua pihak. Dibutuhkan sinergi berbagai pihak: Dewan Pers bersama konstituen, organisasi perusahaan pers, organisasi wartawan, dan stakeholder pers secara umum. Selain itu, dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara, pers merupakan salah satu unsur penegak demokrasi. Oleh karena itu, terdapat tanggung jawab yang melekat pada Negara untuk menjamin tumbuh kembang pers secara sehat. Hal itu perlu dipantau terus menerus antara lain dalam pembentukan regulasi dan kebijakan yang menguatkan kemerdekaan pers, pemberian insentif perpajakan bagi perusahaan pers, fasilitasi bagi peningkatan kepasitas pers dan wartawan, dan literasi media bagi publik.Ninik Rahayu (Ketua Dewan Pers 2022-2025) *Tulisan ini disadur dari Jurnal Dewan Pers Volume 26, Desember 2023