Kenang : Sudah Berkeliaran Mengelilingi Rumah Warga dan Makan Hewan Ternak
Peristiwa
Foto : Jejak kaki harimau yang satroni kediaman Kaur Pemerintahan Kampung Teluk Lanus , Kecamatan Sungai Apit, Siak bernama Kenang dan memakan ternak jenis ayam

Kenang : Sudah Berkeliaran Mengelilingi Rumah Warga dan Makan Hewan Ternak

Siak, Petah.id  - Baru beberapa hari yang lalu memangsa hewan ternak, kini harimau kembali memakan ayam peliharaan dan berkeliling di sekitar rumah warga.

Harimau yang diduga lebih dari satu ekor itu memakan hewan ternak ayam milik warga itu pada Kamis (18/11/2021) dini hari.

Kenang salah warga Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit,  Kabupaten Siak, Riau harus terpaksa ikhlas karena ayam peliharaannya disantap harimau.

Bahkan, dilihat jejak kaki harimau tersebut tampak mengelilingi rumahnya.

Dikatakan Kenang, sejak dua hari yang lalu saat harimau memangsa hewan ternak milik warga teluk lanus lainnya, masyarakat sudah tidak berani lagi keluar rumah, apalagi saat sore hingga malam hari.

“Warga siaga di kediaman masing-masing. Apapun yang terjadi wajib melaporkan kepada perangkat desa,” terang Kenang yang juga menjabat sebagai Kaur Pemerintahan Kampung Teluk Lanus.

Menurutnya, dia cukup kaget ketika tahu rumahnya disatroni harimau. Dia langsung berkoordinasi dengan warga lainnya. Selanjutnya dengan menggunakan penerangan berupa obor, warga mengusir harimau yang sudah menyantap ternak peliharaan Kenang.

“Dan melihat jejaknya, jumlahnya lebih dari satu ekor. Sebab sekeliling rumah saya, banyak jejak harimau,” ucap Kenang.

Situasi ini, membuat seisi kampung menjadi sangat khawatir. Karena harimau dapat dipastikan posisi harimau saat ini berada di sekitar kampung. Artinya saat ini, kami saling mengintai.

“Atas kejadian ini, kami mengimbau warga agar semakin berhati hati. Kami tidak ingin sampai ada korban jiwa,” kata Kenang.

Menurut Kenang, sebenarnya mereka sudah memasang kamera trap atau kamera pengintai. Kamera itu sengaja ditinggal pihak BBKSDA Riau, untuk mengantisipasi kalau kalau harimau kembali masuk kampung.

“Ada dua kamera yang kami pasang. Dan beberapa pemuda diajarkan teknik pengoperasiannya,” jelas Kenang.

Atas apa yang terjadi pihak desa sudah berkoordinasi dengan kecamatan, Kabupaten dan BBKSDA Riau.

“Kami berharap situasi seperti ini segera berakhir. Sebab kami ingin hidup normal. Beraktivitas seperti biasa, tanpa harus merasa cemas ketika hendak pergi ke kebun,” tutur Kenang.

Laporan : Ph1
Editor : Redaksi
Bagikan berita ini melalui :