Curi Barang Istana Siak, Pasutri Asal Bengkalis Diamankan Polisi
Siak

Curi Barang Istana Siak, Pasutri Asal Bengkalis Diamankan Polisi

Siak, Petah.id – Sepasang suami istri asal Kabupaten Bengkalis diduga hendak melakukan aksi pencurian benda bersejarah di Istana Siak. Tepak sirih yang tersimpan di Istana Peraduan Sultan nyaris dibawa pulang oleh pasangan suami istri tersebut. Untung saja aksi mereka segera diketahui dan digagalkan oleh petugas keamanan istana SiakKoordinator Istana Siak, Effendi, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (17/9/2025). Pasangan tersebut awalnya datang tanpa membeli tiket. “Karena sebelumnya pada 5 September mereka pernah menyerahkan kepingan uang tongkat koleksi pribadinya kepada istana, kami percaya dan memperbolehkan masuk,” kata Effendi, Senin (22/9/2025).Setelah berkeliling di istana utama, pasangan itu menuju ke rumah peraduan, bangunan di samping istana induk yang dulunya menjadi kediaman pribadi Sultan. Di dalam kamar Sultan, tersimpan tepak sirih yang diletakkan di dekat ranjang Sultan.Ketika hendak keluar, seorang opas istana mencurigai gerak-gerik keduanya. Pemeriksaan dilakukan dan ditemukan tepak sirih tersebut di dalam bawaan mereka. “Setelah dicek, benar benda itu sudah tidak berada di tempatnya,” ujar Effendi.Pasangan suami istri itu berdalih tidak bermaksud mencuri. Mereka menyebut hanya ingin meminjam dan membawanya ke Bengkalis. Namun, pihak istana menilai alasan itu tidak masuk akal.Benda bersejarah tersebut kemudian dikembalikan ke tempat semula. Sementara pasangan tersebut langsung diserahkan ke Polres Siak untuk diproses lebih lanjut. “Saat ini kasusnya sudah ditangani polisi,” kata Effendi.Pihak pengelola istana mengatakan belum jelas apa motif dari upaya pencurian itu. Kejadian itu menjadi peringatan penting agar pengawasan terhadap benda peninggalan Sultan diperketat. Koleksi yang tersimpan di istana, menurut Effendi, bukan hanya menarik wisatawan, tetapi juga menjadi bagian penting dari sejarah dan identitas masyarakat Siak.

Diskominfo Siak Gelar Sayembara Logo HUT ke-26 Kabupaten Siak, Angkat Kearifan Lokal
Siak

Diskominfo Siak Gelar Sayembara Logo HUT ke-26 Kabupaten Siak, Angkat Kearifan Lokal

Siak, Petah.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Siak menggelar sayembara desain logo HUT  ke-26 Kabupaten Siak. Sayembara ini sudah dibuka pada 25–31 Agustus lalu dan diikuti oleh 11 peserta dari kalangan umum, khususnya putra-putri daerah Siak.Sebagai tindak lanjut, penilaian Diskominfo mengelar rapat penilaian yang dipimpin oleh Sekretaris Diskominfo Siak, Rahmat Hidayat, mewakili Kepala Diskominfo Siak. Penilaian dilakukan bersama dewan juri yang terdiri dari unsur budayawan dan tokoh adat.Rahmat Hidayat menyampaikan bahwa logo resmi HUT ke-26 akan dirilis pada akhir September dengan mengusung tema “Menuju Siak Hebat dan Bermartabat.” Ia menekankan bahwa logo harus mampu mencerminkan tema sekaligus mengangkat kearifan lokal Kabupaten Siak.“Sayembara ini terdiri dari 11 peserta yang hanya diikuti anak Kabupaten Siak. Dari logo yang dibuat, kita ingin ada makna yang menggambarkan identitas Siak serta memiliki nilai artistik," ujarnya saat membuka rapat di Ruang Rapat Kantor Diskominfo Siak, Kamis (18/9/2025).Ia berharap, logo ini bisa menjadi daya tarik, karena Siak adalah daerah wisata. Dengan logo yang artistik dan penuh makna, orang akan semakin tertarik untuk datang ke Siak.Salah satu dewan juri, Budi Rahmat Ramadhan dari LAMR Siak, menjelaskan bahwa penilaian dilakukan berdasarkan kriteria kesesuaian tema, estetika, kreativitas, dan keindahan karya. Dari 11 karya yang masuk, para juri sepakat memilih empat pemenang terbaik.“Alhamdulillah, karya yang masuk tahun ini sangat bagus. Kreativitas peserta terlihat dari cara mereka menampilkan unsur budaya lokal, mulai dari ukiran, simbol di Istana Siak, hingga aksara hijaiyah. Ini membuktikan bahwa anak-anak Siak punya potensi luar biasa,” ungkap Budi.Hal senada juga disampaikan Tengku Zulkarnain, Pamong Budaya pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Siak, sekaligus Dewan Kesenian Siak yang turut menjadi juri. Ia menyebutkan bahwa sayembara ini menjadi kesempatan berharga bagi generasi muda untuk berkarya dan diapresiasi.“Sayembara ini khusus untuk anak-anak Kabupaten Siak. Ini kesempatan bagi mereka untuk berkarya dan diapresiasi dengan dijadikan logo resmi HUT Kabupaten Siak ke-26. Harapan kami, mudah-mudahan ke depan semakin banyak anak-anak Siak yang ikut berpartisipasi dengan karya yang lebih berkualitas, sehingga budaya kita makin dikenal luas,” kata dia.Hadiah yang diperebutkan dalam sayembara ini berupa uang tunai, yakni juara I sebesar Rp2.500.000, juara II Rp2.000.000, juara III Rp1.500.000, dan juara Harapan I Rp1.000.000.

39 Paket Sabu Siap Edar Disita Polisi, Dua Pelaku Dibekuk
Siak

39 Paket Sabu Siap Edar Disita Polisi, Dua Pelaku Dibekuk

Siak, Petah.id - Jajaran Satres Narkoba Polres Siak berhasil mengamankan dua orang diduga pelaku peredaran narkotika di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak pada Kamis (11/9/2025).Dari ke dua pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 12,89 gram.Kapolres Siak AKBP Eka Ariandy Putra melalui Kasat Narkoba Polres Siak AKP Tony membenarkan penangkapan dua pelaku yang diduga edarkan narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polres Siak.Dikatakan AKP Tony, pengungkapan tersebut bermula dari informasi yang didapat tim kepolisian dari masyarakat."Tim langsung bergerak dan berhasil mengamankan dua orang inisial HDK (25) warga Keranji Guguh, Kecamatan Koto Gasib, serta NT (40) warga Sungai Kayu Ara, Kecamatan Sungai Apit," kata AKP Tony.Saat digeledah, tambah AKP Tony,petugas menemukan 39 paket sabu dengan berat kotor 12,89 gram yang disimpan di dalam kaleng rokok dan tabung permen Happydent. "Polisi juga menyita uang tunai pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu, dua unit telepon genggam, serta satu unit sepeda motor Honda Vario tanpa nomor polisi," tambahnya.Disebutkan AKO Tony, berdasarkan pemeriksaan awal, tersangka HDK berperan sebagai bandar, sementara NT bertindak sebagai kurir. Keduanya mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang berinisial M yang saat ini masih berstatus DPO.“Hasil tes urine terhadap kedua tersangka menunjukkan positif Amphetamine dan Methamphetamine. Saat ini keduanya sudah diamankan di Mapolres Siak untuk proses hukum lebih lanjut,” ungkapnya.Polres Siak menegaskan akan terus memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya dengan mengedepankan sinergi bersama masyarakat.

Syahrial Abdi Dilantik jadi Sekda Riau Definitif
Pekanbaru

Syahrial Abdi Dilantik jadi Sekda Riau Definitif

Pekanbaru, Petah.id - Pemerintah Provinsi Riau resmi lantik Syahrial Abdi sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif setelah melalui proses panjang seleksi terbuka dan penilaian ketat dari panitia seleksi. Pelantikan digelar dengan khidmat di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru, Jumat (29/8/2025) malam.Syahrial Abdi dilantik langsung oleh Gubernur Riau, Abdul Wahid, yang memimpin pengambilan sumpah jabatan. Prosesi ini turut disaksikan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, hingga keluarga besar Syahrial Abdi.Pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Presiden. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pengucapan sumpah jabatan Sekretaris Daerah Provinsi Riau yang dipandu langsung oleh Gubernur. Suasana penuh haru dan khidmat terasa sepanjang acara, menandai pentingnya momentum ini bagi jalannya birokrasi di Riau.Dasar pelantikan ini tercantum dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 123/TPA Tahun 2025 tentang Penghentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Surat tersebut secara resmi menetapkan nama Syahrial Abdi sebagai Sekretaris Daerah definitif.Dikatakan, Gubernur Abdul Wahid menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian penting untuk memperkuat struktur pemerintahan di Riau. Menurutnya, Sekda berperan sebagai motor penggerak birokrasi sekaligus jembatan penghubung antara gubernur dan seluruh perangkat daerah.“Hari ini bukan sekadar seremoni pelantikan, ini adalah momentum penting untuk memperkuat jalinan pemerintahan Provinsi Riau. Sekretaris daerah bukan hanya motor penggerak birokrasi tetapi juga sekretaris gubernur dalam kapasitas saya sebagai wakil pemerintah pusat di daerah,” katanya.Ia menjelaskan bahwa Sekda berada pada titik keseimbangan dalam mengharmonisasikan peran perangkat pemerintah daerah. Hal itu mencakup koordinasi dengan pemerintah pusat, penyelarasan dengan legislatif, hingga memastikan roda pemerintahan daerah berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik.“Artinya, Sekda harus mampu menjaga keseimbangan antara perangkat pemerintah umum dan perangkat pemerintah daerah otonom. Dalam konteks ini, saya juga menekankan pentingnya peran legislatif sebagai mitra strategis pemerintah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik,” jelasnya.Sementara itu, Sekda Riau Syahrial Abdi menyampaikan pakta integritas di hadapan Gubernur dan seluruh tamu undangan. Ia berjanji akan menghindari praktik-praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta memastikan pelayanan publik berjalan sesuai aturan yang berlaku.“Atas nama Pemerintah Provinsi Riau, saya menyatakan bahwa selaku Sekretaris Daerah Provinsi Riau akan melaksanakan pelayanan prima dan menghindari adanya pungutan di luar ketentuan yang berlaku. Hal ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2004 tentang percepatan pemberantasan korupsi,” ucapnya.Lebih lanjut, ia menegaskan dukungannya terhadap rencana aksi reformasi birokrasi serta penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Riau 2025–2029. Menurutnya, keberhasilan pembangunan Riau hanya bisa dicapai dengan birokrasi yang bersih, transparan, dan akuntabel.“Tidak akan meminta atau menerima pemberian, baik secara langsung maupun tidak langsung, berupa suap, hadiah, bantuan, atau dalam bentuk lainnya yang tidak sesuai dengan ketentuan. Saya berkomitmen mengedepankan nilai transparansi, kejujuran, objektivitas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai dan kebudayaan Melayu,” ujarnya.Ia juga menegaskan tekad untuk menghindari konflik kepentingan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Selain itu, ia berjanji akan melaporkan setiap usaha yang melanggar komitmen pakta integritas kepada pejabat berwenang, sebagai bentuk akuntabilitas pribadi dan jabatan.Sekda Riau, Syahrial Abdi menambahkan, dirinya juga berkomitmen menjauhi praktik penyalahgunaan narkoba dan aktivitas judi online. Kemudian, ia menyatakan kesediaannya menerima konsekuensi hukum apabila melanggar janji yang telah diucapkan dalam pakta integritas.  “Saya akan melaksanakan tugas dan fungsi jabatan serta tugas kedinasan lain yang diberikan pimpinan, dengan penuh tanggung jawab. Apabila saya melanggar hal-hal yang telah dinyatakan, saya bersedia dikenakan sanksi moral, administratif, hingga pidana sesuai ketentuan yang berlaku. Pernyataan ini saya buat dengan akal sehat, tanpa paksaan, dan penuh tanggung jawab," pungkasnya.

OPD Dinkes Siak Batal Diikutkan Lelang, BKPSDM : Kuota Pelamar Tak Memenuhi Syarat
Siak

OPD Dinkes Siak Batal Diikutkan Lelang, BKPSDM : Kuota Pelamar Tak Memenuhi Syarat

Siak, Petah.id - Panitia Seleksi (Pansel) mengumumkan hasil seleksi administrasi para pelamar lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Kabupaten Siak. Semua pelamar dinyatakan lulus dan bakal mengikuti tahapan selanjutnya. Adapun jabatan yang dilelang saat ini ialah Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PU Tarukim), Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kepala Dinas Kesehatan (Diskes), Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik (PHP) dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Siak. Pengumuman hasil seleksi administrasi itu tertuang dalam dua Surat Keputusan (SK) Pansel Kabupaten Siak Nomor 01/PANSEL-JPTP-SEKDA/KPTS/VIII/2025 dan Nomor 01/PANSEL-JPTP/KPTS/VIII/2025 per 19 Agustus. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Siak, Zulfikri mengatakan berkas semua pelamar pada lelang JPTP sudah diverifikasi secara menyeluruh, dan dinyatakan semua lulus administrasi. "Sudah diumumkan Pansel, semua lulus. Sekda ada 4 orang dan eselon II ada 29 orang," kata Zulfikri, Rabu (20/8/2025). Setelah lulus administrasi, peserta seleksi akan menjalani tahap selanjutnya yakni uji kompetensi, wawancara dan rekam jejak. Nantinya calon akan masuk dalam tiga besar yang diumumkan pada 11 September 2025. Namun, Zulfikri menyebut ada satu jabatan kepala OPD yang pending dilelang yakni Dinas Kesehatan (Diskes), sebab kuota tak memenuhi syarat untuk dilakukan lelang jabatan. "Yang daftar cuma dua orang, ketentuan harusnya minimal empat. Jadi kita terpaksa pending, tidak diperpanjang, karena menyesuaikan jadwal agar tidak bergeser dari yang sudah disusun," ungkapnya. Sebelumnya, ada dua pelamar yang mendaftar sebagai calon kepala Diskes Siak atas nama dr Handry dan dr Munadhirin. OPD ini akan dilelang untuk tahun depan.   Berikut daftar nama pejabat yang lulus seleksi administrasi:   Sekda Siak: 1. Ali Amran 2. Mahadar 3. Novendra Kasmara 4. Romy Lesmana Dermawan   Kepala Dinas PU Tarukim: 1.         Ardi Irfandi 2.         Arief Rahman Hakim 3.         Khaidir Fitri 4.         Tekad Perbatas Setia Dewa 5.         Tengku Amri   Staf Ahli Bidang PHP: 1. Devrizon 2. Febriyenni 3. Tengku Amri 4. L. Budhi Yuwono 5. Rizannaky Kadri 6. Salman Alfarizi   Asisten II (Perekonomian dan Pembangunan): 1. Basriansyah 2. Heriyanto 3.         Jon Efendi 4.         Romy Lesmana Dermawan 5.         Rizannaky Kadri 6.         Tengku Indraputra   Kepala DPMPTSP: 1.         Devrizon 2. Fuad Alsagaf 3. Herzuli Diawati 4. I Wayan W. Wiratama 5. Suparni 6.         Indra Maryanto 7.         Rahmat Hidayat 8.         Romy Lesmana Dermawan 9.         Syafrizal Ahmadi 10.       Tengku Abdul Wahid 11.       Yudha Rajasa   Kepala Disdukcapil: 1. Febriyenni 2. Fuad Alsagaf 3. Herzuli Diawati 4. I Wayan W. Wiratama 5. Suparni 6. Indra Maryanto 7. Indra Satria 8. Joni Susilo 9. Romy Lesmana Dermawan 10.       Salman Alfarizi 11.       Tengku Abdul Wahid   Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD: 1. Alhaq Zulkarnaen 2. Gendraya Rohaini 3. Joni Susilo 4. Khaidir Fitri 5. Novendra Kasmara 6. Rahmat Hidayat 7. Yudha Rajasa

Rekam Jejak Karir Empat Calon Sekda Siak, Siapa yang Layak?
Siak

Rekam Jejak Karir Empat Calon Sekda Siak, Siapa yang Layak?

Siak, Petah.id  - Ada yang menarik dalam lelang jabatan di ruang lingkup Pemkab Siak. Yakni perebutan posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Siak. Dari data yang berhasil dihimpun, per tanggal (18/8) pagi, ada Empat nama yang mendaftar diri untuk menjadi Sekda Siak. Nama tersebut yakni, Romi Lesama yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Kominfo Siak,  Ali Amran yang kini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pariwisata Siak, Mahaddar yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Kesbangpol Siak dan Novendra Kasmara yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perikanam dam Peternakan. Dari tiga nama pejabat tersebut, nama Mahaddar digadang gadang bakal menduduki jabatan Sekda Siak, namun Romi juga memenuhi syarat. Sebelum menjadi Sekretaris Kesbangpol Siak, Mahaddar menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak. Ia didemosi oleh Bupati Alfedri saat itu dan menjadi Sekretaris Kesbangpol. Belum diketahui secara pasti penyebab demosi yang dilakukan Bupati Alfedri saat itu kepada Mahaddar. Namun, mencuat demosi tersebut lantaran persoalan politik yang tengah hangat pada saat itu. Terbaru, nama Mahaddar disebut sebut tengah diperiksa Kejaksaan Negeri Siak terkait kegiatan di Dinas Pendidikan saat ia menjabat sebagai kepala dinas. "Ia pak Mahaddar juga dipanggil Kejaksaan Siak soal kegiatan di Disdik," kata sumber. Mahaddar lahir di Lalang, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak tahun 1973. Ia menyelesaikan studi pendidikan SD hingga SMA di Kecamatan Sungai Apit. Jauh sebelum didemosi menjadi Sekretaris Kesbangpol Siak, Mahaddar memulai karir menjadi seorang pendidik di SDN 043 Lalang (1997), Guru SDN 028 Lalang (2003-2007), Kepala Sekolah SDN 001 Rawang Kao (2007-2011), Kepala SDN 002 Kampung Dalam (2011-2013), Kepala UPTD Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Mempura (2013-2014), Kasi Kelembagaan dan PSM Disdikbud  Siak (2014-2017), Kabid Bidang Kebudayaan (2017-2018), Kabid Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Siak (2018-2020), Sekretaris Disdikbud (2020), Plt Kepala Dinas Disdikbud Siak (2022-2022),  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Siak (2022-2024) dan terakhir menjabat sebagai Sekretaris Kesbangpol Siak 2024-sekarang). Sementara itu, calon Sekda Siak lainnya, Romi Lesmana, yang kini menjabat sebagai Kadis Kominfo Siak juga sempat bikin heboh dunia jagat maya  Pasalnya, sebagai Kepala Dinas Kominfo Siak, nama Romi Lesama sempat terseret dugaan kasus korupsi pengadaan akses internet untuk kebutuhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se Kabupaten Siak tahun 2024. Dikonfirmasi terkait maju sebagai Sekda Siak, Romi Lesamana mengaku tak memiliki motivasi yang berlebiham selain sebuah pengabdian  "Motivasi khusus jadi sekda tidak ada, hanya sebuah pengabdian sebagai abdi negara," kata Romi.  Romi meyakini bahwa ia memenuhi syarat untuk menjadi Sekda Siak. "Secara persyaratan sudah saya siapkan semua, insyallah ilmu yang saya punya bisa bermanfaat untuk Siak," ungkap Romi. Lahir di Pekanbaru pada tahun 1974, Romi menyelesaikan jenjang pendidikan SD hingga SMA di Pekanbaru. Romi Lesamana juga tercatat lulusan STPDN di Jatinangor dan Magister di UNRI. Jauh sebelum menjadi Kadiskominfo Siak, Romi memulai karir menjadi Kasi Pem Kecamatan Rambah Samo (1998-2000), Kaur Evlap 1 TDA Siak (2000-2001), Sekcam Dayun (2001-2003), Sekcam Minas (2003-2005), Camat Sungai Mandau (2005-2007), Camat Tualang (2007-2011), Kabag Pertanahan (2011-2020), Kabag Umum (2020-2022) dan saat ini menjabat sebagai Kadis Kominfo hingga saat ini.  Sementara itu, untuk Ali Amran, sebelum menjadi Sekretaris Dinas Pariwisata, ia menjabat sebagai Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 pada Dinas Lingkungan Hidup Siak.  Lahir di Siak Sri Indrapura tahun 1976. Ali Amran menyelesaikan jenjang pendidikan  SD hingga SMA di Siak.  Ali Amran menyelesaikan S1 di Universitas Lancang Kuning tahun 1999 dan S2 di Institut Pertanian Bogor (IPB) tahun 2018.  Ali Amran memulai karir sebagai Kepala Sub Bagian Pelaporan bagian Penyusunan Program Setda Kabupaten Siak (2008-2009), Pj Sub Bagian Pertanian, Peternakan dan Perikanan pada bagian Administrasi Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Siak (2009-2010), Kepala Sub Bagian Pertambangan Energi dan Lingkungan Hidup pada Bidang Administrasi Sumber Daya Alam Setda Siak (2010-2012), Kepala Seksi Syarat-Syarat Kerja Bidang Hubinsyaker pada Bidang Administrasi pada Disnaker Siak (2012-2013), Pj Kabid Pertamanan, Pemakaman dan Penerangan Jalan pada Dinas Pasae, Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Siak (2013-2017), Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah Beracun (B3) pada DLH Siak (2016-2022) dan terakhir Sekretaris Dispar Siak (2022 hingga sekarang).,  Terakhir, Novendra Kasmara yang juga turut mendaftar sebagai calon Sekda Siak.  Novendra Kasmara memulai karir pada tahun 2005 pada bagian Kepegawaian Setda Kabupaten Siak, 2005-2008 Kantor Camat Mempura, 2008-2014 Kasubag Tapem Setda Kabulaten Siak, 2014-2017 Sekcam Dayun, 2017-2020 Camat Sungai Mandau, 2020-2022 Camat Dayun, 2022-2024 Kabag ortal 2024 dan terakhir menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perikanan dan Peternakan hingga saat ini.  Sementara itu, Plt Sekda Siak Fauzi Asni mengatakan Sekda Siak terpilih kedepan dapat membantu Bupati dan Wakil Bupati Siak di tengah kondisi keuangan pemerintah saat ini.  "Semoga akan lahir Sekda yang benar benar dapat menjalankan tugas dengan sebaik baiknya dan membantu bupati dan wabup Siak dalam menghadapi masa sekarang," kata Plt Sekda Siak, Fauzi Asni.  Ditambahkan Fauzi, Sekda harus mampu bekerjasama menyelesaikan tugas tugas pemerintahan  "Sekda harus mampu bekerjasama menyelesaikan tugas tugas di pemerintahan," tambahnya.  Ia juga berharap Sekda yang terpilih nantinya juga bebas dari persoalan persoalan hukum.  "Namanya apratur menjalankan fungsi dengan ketentuan yang berlaku. Lebih teliti dalam menjalankan tugas," sebut Fauzi.  "Kalau bisa tidak terlibat persoalan hukum, bukan hanya pada jebatan Sekda tapi pada semua aparatur," tuturnya.  Terpisah, tokoh masyarakat  serta Budayawan Siak, Said Muzani menyampaikan, ia berharap bahwa Sekda Siak tidak pernah keluar dari jati diri anak Siak.  Disebutkannya, dari Kabupaten Siak berdiri, orang Siak selalu menduduki jabatan sekda.  "Kami berharap Sekda Siak ya orang Siak. Sejarah juga mencatat sejak kabupaten Siak berdiri yang menjadi Sekda Siak orang Siak. Intinya, raing yang memiliki emosial yang kuat dengan Siak dan masyarakatnya," kata tokoh masyarakat dan budayawan Siak, Said Muzani.  Berikut nama nama Sekda Siak sejak Kabupaten Siak berdiri :  1. H Arwin AS SH 2. Drs H Khairul Zainal 3. Drs H Said Hasyim 4. Drs H Adli Malik 5. Drs H Amzar 6. Drs H Tengku Said Hamzah 7. Drs H Arfan Usman  "Pak Arwin adalah Sekda pertama berdiri Kabupaten Siak dengan Pj Bupati Tengku Rafian Siak, kemudian pak Arwin calon bupati berpasangan dengan pak Syamsuar dipilih DPRD (pemilihan terakhir melalui DPRD)," tutup Said Muzani.

24 Pejabat Daftar Lelang Jabatan di Posisi Sekda, OPD, Asisten dan Staf Ahli Bupati Siak
Siak

24 Pejabat Daftar Lelang Jabatan di Posisi Sekda, OPD, Asisten dan Staf Ahli Bupati Siak

Siak, Petah.id - Lelang jabatan Sekda, lima OPD, Asisten dan Staf Ahli Bupati di Pemkab Siak akan berakhir hari ini, Senin (18/8/2025) pukul 23.59 WIB.Dikatakan Kepala BKPSDMD Siak Zulfikri, untuk posisi Sekda, Asisten dan OPD sudah banyak yang mendaftar.Adapun jabatan yang dilelang adalah, Sekretaris Daerah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Sekretariat Daerah, dan lima dinas, terdiri dari, Kepala Dinas PU Tarukim, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah.Data Per 18 Agustus 2025 Pukul : 05:17 WIB. Berikut jumlah pendaftar yang sudah submit, 24 orang yaitu :1. Ali Amran SE, MM (pilihan Sekda)2. Ardi Irfandii, ST, MM (pilihan kadis PU,Tarukim)3. Arief Rahman Hakim, ST., MT (pilihan PU, Tarukim)4. H. Basriansyah, ST., MT (pilihan asisten perekonomian dan pembangunan)5. Dr. Fuad Alsagaf, SH., MH (pilihan DPMPTSP)6. dr. Handry, M.K.M (Pilihan Kadiskes)7. H. Heriyanto, SH (pilihan asisten perekonomian dan pembangunan)8. I Wayan W Wiratama, S.Sos., M.Si (pilihan Kadisdukcapil serta Kepala DPMPTSP)9. Indra Maryanto, S.Kom., M.Si (pilihan Kadis Dukcapil serta Kepala DPMPTSP)10. Jon Efendi, S.H, M.H (pilihan Asisten Perekonomian dan Pembangunan)11. Joni Dusilo, SP., MH (pilihan Kadis Dukcapil serta Kalaksa BPBD)12. Khaidir Fitri, ST (pilihan Kadis PU Tarukim)13. Drs. Leonardus Budhi Yuwono, M.Si (pilihan staf ahli PHP)14. Mahadar, S.Pd. (pilihan Sekda)15. Dr. H. Munadhirin (pilihan Kadiskes)16. Novendra Kasmara, S.STP;  M.Si (pilihan Kalaksa BPBD)17. Rahmat Hidayat. SE., M Si (pilihan Kepala DPMPTSP serta Kalaksa BPBD)18. Rizannaky Kadri, S.IP,M.Si (pilihan Asisten Ekobang serta Staf Ahli Bupati Bidang PHP)19. Romy Lesmana Dermawan, A.P. M.Si (pilihan Sekda dan Kepala DPMPTSP  serta Asisten Ekobang)20. Suparni, S.Sos.,M.Si (pilihan Kadis Dukcapil serta Kepala DPMPPTSP)21. Syafrizal Ahmadi, S.Pd., M.Si (pilihan Kepala DPMPTSP)22. Dr. Tengku Abdul Wahid, SH., MH (pilihan Kadis Dukcapil serta Kepala DPMPTSP)23. Tengku Amri ST (pilihan Kadis PU, Tarukim serta Staf Ahli Bupati Bidang PHP)24. Yudha Rajasa, S.STP. (pilihan Kepala DPMPTSP serta Kalaksa BPBD).“Kami membuka pendaftaran hari ini, Senin (18/8/2025), sampai pukul 23.59 WIB,” ucap Zulfikri.Artinya masih terbuka pendaftaran sampai tengah malam nanti. Bagi yang belum melakukan pendaftaran, mohon disegerakan. 

Pupuk Rasa Nasionalisme, Anggota DPRD Siak Dona Bagikan Bendera Merah Putih
Siak

Pupuk Rasa Nasionalisme, Anggota DPRD Siak Dona Bagikan Bendera Merah Putih

Siak, Petah.id - Anggota DPRD Siak dari Fraksi Gerindra Dona Sri Utami bagikan bendera merah putih untuk masyarakat di Siak.Dikatakan Dona Sri Utamai, pembagian bendera tersebut dalam rangka menyambut dan menyemarakkan HUT RI ke- 80 dengan tema "Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju"."DPP Partai Gerindra menginstruksikan kepada seluruh kader untuk melakukan pembagian bendera merah putih di daerahnya masing masing," kata Anggota DPRD Siak, Dona Sri Utami.Foto: Dona Sri Utami bagikan bendera merah putih bersama anak anak di SiakDitambahkan Dona, sapaan akrabnya, selain menyemerakkan HUT RI ke- 80, pembagian bendera merah putih tersebut tak lain untuk memupuk semangat Nasionalisme di tengah tengah masyarakat Siak."Iya bagikan bendera merah putih dalam rangka memupuk semangat nasionalisme untuk masyarakat Siak," kata Anggota DPRD Siak, Dona Selain itu, sambung Dona, bagi bagi bendera yang dilakukannya juga sebagai wujud dalam memegang teguh semangat nasionalisme dan persatuan."Kita harus secara bersama memegang teguh semangat nasionalisme dan persatuan bangsa kita," tambah Dona.Menurut legislator asal Dapil I dari partai besutan Prabowo Subianto itu, peringatan momentum kemerdekaan merupakan titik tolak untuk menjaga semangat kemerdekaan dan pengorbanan bersama demi terwujudnya bangsa yang besar, sejahtera, dan maju."Momentum kemerdekaan ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kita bangsa yang besar dan berdiri dari tumoah darah para pahlawan yang dulu berjuang untuk membangun bangsa kita menjadi besar seperti saat ini," sebut Dona.Dona mengajak, melalui momentum kemerdekaan  masyarakat Siak turut aktif menjaga persatuan dan kesatuan untuk mewujudkan Indonesia Maju."Mari bersatu berdaulat untuk Indonesia maju kedepannya," tukasnya.

517 Warga Binaan Rutan Siak Dapat Remisi Dasawarsa, 11 Langsung Bebas
Siak

517 Warga Binaan Rutan Siak Dapat Remisi Dasawarsa, 11 Langsung Bebas

Siak, Petah.id - Sebanyak 517 warga binaan warga binaan permasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kabupaten Siak menerima remisi pada momen HUT ke-80 RI.Para WBP tahun ini menerima remisi cukup panjang sebab ada tambahan berupa remisi dasawarsa, mereka dapat pengurangan hukuman tambahan dalam rangka memperingati 10 tahun sekali hari kemerdekaan Indonesia.Kepala Rutan Kelas II B Siak, Edward Pahala Situmorang mengatakan sebanyak 492 orang mendapat remisi umum tahun ini. Mereka mendapat pengurangan masa tahanan mulai dari 1-5 bulan."Kita ajukan 590 orang untuk dapat remisi, namun ada 98 orang yang tidak memenuhi syarat," katanya.Kemudian, tambah Edward Pahala, sebanyak 517 orang mendapat remisi dasawarsa atau tambahan remisi mulai dari 20-90 hari. Artinya, sambung Edward Pahala, mereka yang telah dapat remisi umum sebagian besar menerima remisi dasawarsa sesuai ketentuannya"Di antara remisi tersebut, sebanyak 11 orang mendapat remisi langsung bebas," tegas Edwar Pahala. Sementara itu, Bupati Siak, Afni Zulkifli juga hadir dalam kegiatan penyerahan remisi ke WBP itu. Ia berpesan kepada 11 tahanan yang dapat remisi langsung bebas untuk tidak lagi mengulangi kesalahan yang melawan hukum dan menjadi pribadi yang baik dan diterima di tengah masyarakat."Setelah keluar dari sini tolong jangan lagi melakukan kesalahan dan masuk lagi ke Rutan, cari lah pekerjaan halal untuk keluarga," pesannya.Afni juga menyampaikan rencana pemerintah daerah untuk menghibahkan lahan kepada Rutan Siak, supaya Rutan bisa membangun perluasan kawasan dan penambahan kamar-kamar bagi warga binaan."Kemaren Karutan sudah audiensi dengan Pemkab terkait lahan untuk pembangunan perluasan Rutan, ini sudah kita bahas dan nanti kita cari dimana lokasinya, mudah-mudahan bisa segera terealisasi," katanya.Selain lahan, Afni juga menyebut permasalahan kebutuhan air di Rutan Siak juga sudah mendapat solusi. Untuk sementara pemerintah membantu mesin pompa air untuk menyedot air sungai Siak ke Rutan.

Halaman 8 dari 164