Pekanbaru, Petah.id - Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama tim telah melaksanakan rapat penetapan harga kelapa sawit mitra plasma. Berdasarkan hasil penetapan harga kelapa sawit periode 1 – 7 Oktober 2025 telah menggunakan tabel rendemen harga baru hasil kajian dari PPKS Medan yang disepakati oleh tim.Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau Defris Hatmaja mengatakan, untuk kenaikan harga tertinggi berada dikelompok umur 9 tahun sebesar Rp 16,23/Kg atau mencapai 0,44 persen dari harga periode lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan naik menjadi Rp 3.695,92/Kg dan berlaku untuk periode satu minggu kedepan.“Dengan harga cangkang berlaku untuk satu bulan kedepan dengan harga sebesar Rp 17,38/Kg. Pada periode ini indeks K yang dipakai adalah indeks K untuk 1 bulan kedepan yaitu 92,75%, harga penjualan CPO minggu ini naik sebesar Rp 7,14 dan kernel minggu ini naik sebesar Rp 313,68dari minggu lalu,” katanya.Ada beberapa PKS yang tidak melakukan penjualan, berdasarkan Permentan nomor 01 tahun 2018 pasal 8 maka harga CPO dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim, apabila terkena validasi 2 maka digunakan harga rata-rata KPBN. Harga rata-rata CPO KPBN periodeini adalah Rp 14.601,20 dan harga kernel KPBN periode ini sebesar Rp 14.010,00.“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa harga TBS yang ditetapkan oleh timuntuk mitra plasma mengalami kenaikan. Kenaikan harga minggu ini lebihdisebabkan karena faktor naiknya harga CPO dan kernel,” sebutnya.Dalam penetapan harga TBS Provinsi Riau Dinas Perkebunan Provinsi Riau dan Tim Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun selalu melakukan perbaikan tata Kelola agar penetapan harga ini sesuai dengan regulasi dan berkeadilan untuk kedua belah pihak yang bermitra. “Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan upaya yang serius dari seluruh stakeholder yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” sebutnya.Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Kemitraan Plasma ProvinsiRiauNo. 35 Periode 1 - 7 Oktober 2O25 :Umur 3 Th (Rp 2.855,17);Umur 4 Th (Rp 3.230,71);Umur 5 Th (Rp 3.422,16);Umur 6 Th (Rp 3.570,28);Umur 7 Th (Rp 3.647,87);Umur 8 Th (Rp 3.690,88);Umur 9 Th (Rp 3.695,92);Umur 10-20 Th (Rp 3.676,83);Umur 21 Th (Rp 3.620,03);Umur 22 Th (Rp 3.565,82);Umur 23 Th (Rp 3.507,67);Umur 24 Th (Rp 3.444,06);Umur 25 Th (Rp 3.372,38);
Pekanbaru, Petah.id - Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Riau, kembali mengambil langkah tegas dengan memindahkan sebanyak lima napi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pekanbaru ke Nusakambangan, Senin (29/9).Lima narapidana kasus narkoba tersebut digiring keluar sel dengan pengawalan ketat aparat, sebelum akhirnya diberangkatkan menuju Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.“Para napi tersebut dinaikkan ke dalam bus khusus, nantinya terlebih dahulu akan berhenti di Palembang, Sumatera Selatan, sebelum melanjutkan perjalanan ke pulau yang dikenal sebagai “penjara paling ketat” di Indonesia,” tegas Kabid Pengamanan Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Riau, Nimrot Sihotang.Nimrot mengatakan, sebanyak lima orang napi dari Lapas Pekanbaru yang dipindahkan terlibat kasus narkoba. “Semuanya kasus narkoba,” ujarnya.Nimrot menjelaskan, pemindahan para napi ke Nusakambangan menjadi bagian dari strategi Ditjen Pemasyarakatan dalam membersihkan lapas dari praktik peredaran narkoba dan penggunaan ponsel ilegal di balik jeruji. Pemilihan Lapas di Nusakambangan sendiri karena memiliki sistem pengamanan berlapis dan jauh dari akses jaringan komunikasi luar.“Ini wujud komitmen kami untuk memastikan lapas betul-betul menjadi tempat pembinaan, bukan malah sarang peredaran narkoba,” tegas Nimrot.Nimrot menambahkan, proses ini tidak hanya melibatkan narapidana asal Pekanbaru. Dalam rangkaian yang sama, ikut pula dipindahkan 34 napi dari Medan, Sumatera Utara. “Mereka semua akan melanjutkan pembinaan di Nusakambangan,” jelasnya.Dengan pemindahan lima orang tersebut, jumlah penghuni Lapas Pekanbaru kini berkurang menjadi 1.479 narapidana
Pekanbaru, Petah.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah membentuk tim panitia seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk pengisian 20 jabatan eselon II di lingkungan pemerintah setempat yang mengalami kekosongan. Tim Pansel JPTP Pemprov Riau sendiri terdiri dari Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Syahrial Abdi, tokoh masyarakat dan akademisi. "Tim pansel untuk pengisian jabatan eselon II Pemprov Riau yang kosong sudah kita bentuk," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, Zul Anshari, Ahad (28/9/2025). Meski tim pansel sudah dibentuk, lanjut Zul Anshari, Pemprov Riau belum bisa melaksanakan seleksi terbuka (Asesmen). Sebab persetujuan teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) belum keluar. "Untuk seleksinya masih menunggu Pertek dari BKN. Kita sudah bersurat dari pekan lalu setelah pelantikan pejabat eselon II hasil evaluasi ke BKN, namun saat Jumat kemarin belum terbit Pertek terkait izin seleksi pengisian jabatan eselon II kosong Pemprov Riau," terangnya. Zul Anshari menduga belum terbitnya Pertek seleksi terbuka jabatan eselon II Pemprov Riau dari BKN karena banyaknya antrean. "Memang di BKN antre, karena mereka melayani pemerintah daerah seluruh Indonesia. Apalagi sekarang sedang banyak-banyaknya pemerintah daerah melakukan seleksi untuk daerah masing-masing," ujarnya. Disinggung soal ketua pansel, pria yang akrab disapa Aan itu mengaku belum ditentukan, karena pihaknya masih menunggu Pertek BKN. Sebab dalam Pertek tersebut nanti ada persetujuan untuk pansel dan izin seleksi. "Kita kan sudah bersurat ke BKN. Manti saat keluar Pertek itu ada untuk pansel dan izin seleksi terbuka. Jadi untuk ketuanya belum bisa tau siapa orangnya. Yang jalas tim pansel sudah dibentuk. Itu terdiri tokoh masyarakat, birokrat senior, Sekda Riau, dan akademisi," terangnya. Berdasarkan informasi yang dirangkum tim Pansel JPTP Pemprov Riau terdapat lima orang, terdiri dari Dr. M. Yafiz, S.E., MM (tokoh masyarakat), Dr. Syahrial Abdi, AP, M.Si (Sekdaprov Riau), ?Prof. Dr. Hj. Sri Indarti, S.E., M.Si (Birokrat Senior), ?Assoc. Prof. Syarifah Farradinna, S.Psi. MA. Ph.D (Akademisi) dan ?Assoc. Prof. Dr. Panca Setyo Prihatin, S.IP., M.Si (Akademisi). Berikut 20 jabatan eselon II Pemprov Riau yang kosong dan segera dilakukan seleksi terbuka: 1. Dinas Kesehatan Riau2. Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Riau3. Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Riau 4. Biro Umum Setdaprov Riau 5. Dinas Pariwisata Riau 6. Badan Pendapatan Belanja Daerah (Bapenda) Riau 7. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Riau 8. Dinas Kelautan dan Perikanan Riau9. Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau 10. Direktur RSUD Arifin Achmad Riau 11. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau12. Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Riau13. Biro Kesra Setdaprov Riau14. Biro Perekonomian dan SDA Setdaprov Riau 15. Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Riau 16. Dinas Perkebunan Riau17. Sekretaris Dewan Riau18. Dinas Pangan Ketahanan Pangan dan Holtikultura Riau19. Dinas Kominfotik Riau (pejabat definitif segera pensiun) 20. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Riau (pejabat definitif sakit).
Pekanbaru, Petah.id - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, mengharapkan para lulusan sarjana terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Para wisudawan disebut turut berkontribusi atas kemajuan Riau di nasa mendatang. Hal ini dikatakan Erisman saat menghadiri Sidang Terbuka Senat Yayasan Ar-Rahman Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Dharma Putra pada Wisuda XIII Program Studi S1 Manajemen, di Pekanbaru Sabtu (27/9/25). "Manfaatkan keilmuan yang sudara miliki. Para wisudawan harus bisa memiliki nilai tambah, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga bagi masyarakat luas," kata Erisman. Disampaikan juga, bahwa para wisudawan adalah kelompok masyarakat yang beruntung. Tidak semua masyarakat bisa mengenyam pendidikan tinggi ini. Pasalnya mayoritas rakyat Indonesia saat ini baru bisa sampai ke jenjang tingkat SMP dan SMA. "Baru sekitar 30 persen yang bisa menamatkan pendidikan sarjana. Karena itu, hari ini para wisudawan adalah orang-orang beruntung,” ungkap Erisman. Lebih lanjut, mantan Kadispora Riau ini mengulas prihal visi misi Pemerintah Provinsi di bawah pimpinan Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid yang sangat memberi perhatian tentang pendidikan. Yakni dengan pogram Satu Rumah Satu Sarjana. Hal ini merupakan upaya meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat. Karena itu melalui kegiatan Wisuda XIII Program Studi S1 Manajemen STIE Dharma Putra hari ini sangat diapresiasi. “Pak Gubernur sangat mengapresiasi kegiatan wisuda ini. Karena sejalan dengan target Pemprov untuk mendorong lahirnya satu sarjana di setiap rumah tangga,” papar ErismanAda pun bicara peluang kerja, Erisman menekankan bahwa pengangguran bisa ditekan asalkan lulusan tidak gengsi dalam mencari pekerjaan. Lebih baik lagi para lulusan bagaimana bisa menciptakan lapangan kerja. “Jangan gengsi. Apa pun pekerjaan yang halal, lakukan demi mengaplikasikan ilmu dan mandiri secara ekonomi. Yang penting jangan jadi beban masyarakat,” tegasnya.
Kampar, Petah.id - Muhammad Razik Ramadhan (5) bocah asal Kabupaten Kampar ditemukan tak bernyawa akibat tenggelamdi sebuah kolam berisi air di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau. Wira Saputra (39), ayah korban mengatakan, hal itu bermula dari anaknya bersama dua temannya sedang bermain di lokasi kejadian. Tiba tiba, korban membuka baju dan langsung melompat mandi ke kolam tersebut. "Korban dan kawannya mungkin penasaran karena sering lihat orang ke kolam itu. Anak saya kira kolam itu dangkal, lalu buka baju dan langsung mandi. Ternyata dia masuk ke tengah, padahal tidak bisa berenang," ujar Wira, Jumat (26/9/2025) kepada wartawan.Wira menjelaskan, tubuh korban ditemukan di dasar kolam dengan posisi telungkup. Ia menduga kolam tersebut merupakan bekas galian yang kemudian dijadikan kolam pancing."Anak saya ditemukan di dalam kolam dengan kondisi telungkup. Saya tahu setelah satu jam anak saya tenggelam. Saat diangkat ke daratan, anak saya sudah tidak tertolong lagi," jelasnya. Sementara itu, Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, menegaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut dan telah meminta keterangan sejumlah saksi."Dari hasil penyelidikan sementara, kolam itu bukan bekas galian C, melainkan kolam pancing. Namun, penyelidikan tetap berlanjut untuk memastikan penyebab dan kronologi kejadian," tegas Boby.
Siak, Petah.id - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Siak ke- 26, Pemkab Siak gelar kegiatan nikah gratis. Program tersebut kerjasama dengan Pengadilan Agama (PA) Siak. Dikatakan Bupati Siak Afni Z, maksud dan tujuan nikah massal ini agar meminimalisir terjadinya hamil diluar nikah dan memberikan sedikit kebahagian kepada masyarakat dalam menyambut HUT Kabupaten Siak."Kita ingin nikah massal, menghindar kejadian seperti hamil diluar nikah dikalangan anak-anak muda. Nanti jika mereka sudah cukup umur dan siap untuk menikah kita bantu dari pada melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang tua," sebut Afni, Kamis (25/9/2025).Pemkab Siak melalui DP3AP2KB dan bagian Kesra dalam waktu dekat akan membuka pendaftaran untuk 10 pasangan nikah gratis. Terdiri dari 5 pasangan baru dan 5 pasangan isbat."Tentu kita berharap nikah massal ini mendapat sambutan yang hangat dari masyarakat, terutama pasangan muda yang ingin menikah," ujar Afni.Selain, memfasilitasi pasangan cukup usia untuk menikah Afni juga berencana akan menggelar sunat gratis bagi anak-anak kurang mampu di Kabupaten Siak."Nikah masal rencananya kita gelar 11 oktober mendatang. Pasangan yang lulus seleksi semuanya di fasilitas kegiatan kita adakan di pesta rakyat Komplek Perumahan Rakyat," terangnya.Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Siak Ade Ahmad Hanif menyambut baik rencana Bupati Siak untuk membuka Rumah Dinas Bupati untuk dilaksanakan nikah massal."Kami tentunya mendukung dan mengapresiasi rencana ibu Bupati Siak, nanti kami akan berkoordinasi untuk mensukseskan rencana kegiatan ini yang dijadwalkan pada 11 Oktober mendatang," ringkas Ade.
Siak, Petah.id – Bupati Siak, Afni Zulkifli resmi melantik Mahadar sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Siak di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan, Kantor Bupati Siak, Rabu (24/9/2025). Bupati Afni mengucapkan selamat kepada Mahadar dan menyampaikan bahwa amanah yang diemban merupakan tanggung jawab besar, terutama di tengah tantangan fiskal yang sempit.“Selamat kepada Sekda Siak yang baru saja dilantik. Alhamdulillah, Siak akhirnya memiliki Sekda definitif setelah enam bulan. Ini merupakan amanah yang berat apalagi kondisi Kabupaten Siak saat ini yang menuntut pengabdian yang tidak biasa dan menuntut keikhlasan kita dalam bekerja," ujar Bupati Afni.Menurutnya, Sekda adalah motor penggerak seluruh ASN, yang memastikan semua bergerak searah menuju visi dan misi Siak Hebat dan Bermartabat. Ia menekankan pentingnya soliditas seluruh jajaran ASN dan menegaskan kolaborasi yang kuat antarperangkat Daerah sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan yang ada di Kabupaten Siak saat ini. “Saya yakin, dengan adanya Sekda baru dan komunikasi yang baik antara kita semua, InsyaAllah kita akan semakin baik. Tahun ini kita selesaikan seluruh tanggung jawab kita dan target kerja kita serta menyiapkan langkah untuk mengejar ketertinggalan tahun depan,” tambahnya.Pelantikan Sekda Mahadar berdasarkan Surat Keputusan Bupati Siak Nomor 100.3.3.2/767/HK/KPTS/2025, yang merupakan puncak dari seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak, yang melalui empat tahapan yaitu asesmen, penilaian makalah, rekam jejak, dan wawancara. Seleksi ini memastikan bahwa Sekda terpilih memiliki kompetensi dan integritas tinggi untuk memimpin administrasi pemerintahan.Dalam kesempatan yang sama, Sekda Mahadar menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk berkolaborasi mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Siak. Ia berharap seluruh jajaran ASN dapat bersinergi dalam bekerja demi kemajuan Kabupaten Siak.“Alhamdulillah, atas kepercayaan yang diberikan ini, saya berkomitmen mendukung, menjalankan, dan meningkatkan kinerja Pemerintah Kabupaten Siak. Saya akan menjadi penggerak dalam merealisasikan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Siak. Semoga kita semua dapat bekerja sama mewujudkan Siak Hebat dan Bermartabat,” pungkasnya.
Siak, Petah.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak memastikan pemanggilan untuk melakukan klarifikasi terkait dugaan tindak pidana korupsi pada pengadaan telur bebek di Dinas Pendidikan Kabupaten Siak murni penegakan hukum dan tak berkaitan dengan isu isu politik yang berkembang.Kepala Kejakasaan Negeri (Kajari) Siak Moch Eko Purnomo melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Frederick Crishtian Simamora mengatakan pihaknya tetap profesional dalam melakukan tindakan tindakan hukum di wilayah hukum Kabupaten Siak."Klarifikasi klarifikasi yang dilakukan Kejari Siak tetap profesional dan tak bersinggungan dengan hal hal politik," kata Kasi Intelijen Kejari Siak, Frederick Crishtian Simamora, Rabu (24/9/2025).Isu itu mencuat paska Kejari Siak memanggil Mahaddar dan Pejabat Disdik Siak terkait dugaan korupsi dalam Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa telur rebus di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Siak tahun anggaran 2023-2024. Anggaran tersebut dikucurkan untuk program pengentasan stunting di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).Senada dikatakan Kasi Pidsus Kejari Siak, Muhammad Juriko Wibisono menyebutkan, pemanggilan tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan politisasi, melainkan murni untuk keperluan pembuktian. Kejaksaan Siak, sambung Juriko, tidak pernah memanggil seseorang berdasarkan tekanan, pesanan maupun isu ataupun rumor."Jangan kait-kaitkan kami ke ranah politik, yang jelas pegangan penyidik sepanjang untuk membuat terang peristiwa hukum dan untuk kepentingan penyelidikan siapapun bisa dipanggil untuk memberikan keterangan," terangnya.Disampaikan Kasi Pidsus Kejari Siak, pihaknya terus profesional dalam melakukan langkah langkah hukum baik persoalan pidana umum maupun pidana khusus."Kami bekerja dengan profesionalitas," sebutnya.Juriko juga memastikan bahwa klarifikasi yang dilakukan terhadap Mahaddar jauh sebelum ia mengikuti seleksi untuk menduduki jabatan Sekda Siak."Klarifikasi tersebut dilakukan jauh hari sebelum tahapan seleksi jabatan Sekda Siak dilakukan, sehingga tidak ada ruang bahwa pemeriksaan dilakukan karena kepentingan politik," tegasnya. Sebelumnya, Pemkab Siak dihebohkan dengan pemeriksaan terhadap Sekretaris Kesbangpol Siak Mahaddar terkait dugaan tindak pidana korupsi pada pengadaan telur bebek di Dinas Pendidikan Kabupaten Siak dimana saat itu Mahaddar menjabat sebagai Kadisdik Siak.Banyak pihak berspekulasi bahwa pemanggilan Mahaddar oleh Kejari Siak terkait dirinya yang saat itu mencalonkan diri sebagai Sekda Siak.
Siak, Petah.id - Jalan yang bagus dan akses transportasi yang lancar adalah kebutuhan vital bagi masyarakat desa. Sadar akan hal tersebut, Perusahaan Kelapa Sawit grup Astra Agro Lestari, PT Kimia Tirta Utama (KTU) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan infrastruktur desa dengan menggelar kegiatan perbaikan jalan di Pos 1 Pangkalan Pisang dan Pos 6 Kuala Gasib, Kabupaten Siak, Riau.Sejak pagi, pada Sabtu (13/9), suasana di dua desa tampak berbeda. Warga bersama tim dari PT KTU bergotong-royong melakukan perbaikan jalan utama yang sudah mulai rusak dan sulit dilalui. Alat berat dikerahkan, gorong-gorong dipasang, dan tanah diperkuat agar akses masyarakat menjadi lebih baik. Kehadiran jajaran manajemen PT KTU, bersama perangkat desa, menambah semangat dalam pelaksanaan kegiatan.Ketua Rukun Kampung Koto Gasib, Yanto mengapresiasi kontribusi perusahaan yang telah menurunkan alat berat serta memberikan bantuan gorong-gorong untuk pembangunan di jembatan Putri Kaca Mayang. “Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat. Warga juga bersemangat ikut serta dalam kegiatan gotong royong. Kami sangat berterima kasih atas kepedulian PT KTU,” ungkapnya.Sementara itu, Pj Penghulu Kampung Kuala Gasib, Aswin turut menyampaikan rasa syukurnya. Menurutnya, pembangunan gorong-gorong dan perbaikan jalan membuat aliran air menjadi lebih lancar, sehingga risiko banjir yang kerap merendam rumah warga dapat diminimalisasi.“Harapan masyarakat akhirnya terwujud. Sekarang air sudah tidak tersumbat lagi oleh pasir, dan kami sangat merasakan manfaatnya,” kata Aswin.Administratur PT KTU, Teddy Yohendra Siregar, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan tempatnya bekerja. “Melalui program ini, perbaikan jalan merupakan wujud nyata komitmen PT KTU untuk membantu pembangunan dan kepentingan masyarakat. Kami berharap dengan adanya perbaikan jalan ini, akses warga menjadi lebih baik dan mudah ditempuh dibanding sebelumnya,” jelas Teddy.Kegiatan ini juga menjadi bukti sinergi yang terjalin antara perusahaan dan masyarakat. PT KTU berharap kerja sama yang baik dengan masyarakat dapat terus memperkuat hubungan yang telah berjalan harmonis. Di sisi lain, masyarakat berharap perbaikan jalan ini membawa dampak positif, khususnya dalam mempermudah mobilitas sehari-hari serta mencegah banjir di musim hujan.Program sosial seperti ini membuktikan komitmen PT KTU untuk terus hadir mendukung pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
Siak, Petah.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak gratiskan sejumlah tempat wisata di Kota Siak selama dua hari tanggal 11-12 Oktober 2025.Hal itu dilakukan dalam rangka perayaan HUT Siak ke-26. Tempat wisata yang akan digratiskan bagi para pengunjung antara lain, Istana Siak, Skywalk, dan Tangsi Belanda. Pengunjung juga dapat menikmati fasilitas parkir gratis selama hari perayaan.Tidak hanya itu, HUT Siak ke-26, Bupati Afni juga akan membuka Rumah Rakyat sesi kedua. Berlangsung selama tiga hari dan menghadirkan berbagai kegiatan positif bagi masyarakat."Ini bentuk kesyukuran kita. Meskipun kita dihadapkan dengan ruang fiskal yang sempit, bukan berarti kita tidak bisa melakukan sesuatu untuk rakyat. Saya ingin seluruh OPD dan camat berpikir kreatif dan inovatif agar masyarakat Siak tetap merasakan gairahnya ulang tahun," ujar Bupati Afni saat memimpin rapat bersama OPD di Zamrud Room, Senin (22/9/2025) malam. Afni menjelaskan, Rumah Rakyat sesi kedua dijadwalkan dibuka pada 27 September mendatang, sementara puncak HUT Siak akan berlangsung 10–12 Oktober di lokasi yang sama. Beragam program positif akan menyentuh langsung masyarakat Kabupaten Siak.Bupati Afni juga menekankan pentingnya kreativitas camat dalam memeriahkan HUT di kecamatan masing-masing, agar perayaan tidak hanya terasa di ibu kota Siak."Saya ingin hari ulang tahun Kabupaten Siak terasa juga di tiap kecamatan, jangan hanya denyut ulang tahunnya ada di jantung ibu kota saja," ungkapnya.Seluruh pejabat eselon 2, 3, dan 4 juga diminta turun langsung ke masyarakat dengan mengetuk pintu-pintu Rumah Rakyat. Menurut Bupati, masyarakat kecil selama ini mungkin belum mengenal kepala dinas mereka."Nah, mungkin inilah momennya. Hari Jumat nanti, kita akan mengunjungi Rumah Rakyat, termasuk saya dan Wakil Bupati. Saya sendiri akan pastikan mengunjungi daerah-daerah terpencil," tambahnya.