Diringkus Polisi, Seorang Terduga Pelaku Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Nekat Telan Plastik Berisi Sabu
Indragiri Hulu

Diringkus Polisi, Seorang Terduga Pelaku Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Nekat Telan Plastik Berisi Sabu

Indragiri Hulu, Petah.id – Pihak kepolisian berhasil meringkus tiga orang terduga pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu di kawasan perkebunan sawit di Desa Air Putih, Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Salah satu pelaku yang diringkus bahkan nekat menelan paket sabu yang masih terkemas dalam plastik. Kapolsek Lubuk Batu Jaya Ipda Ripal Indrawata mengatakan, salah satu pelaku bernama Dedi Efredi Rambe (26) menelan sabu dalam plastik hingga harus diberi obat pencahar untuk buang air besar dan mengeluarkan plastik tersebut. "Setelah menelan sabu, pelaku kami bawa ke klinik untuk diberikan obat agar buang air besar. Tapi yang keluar hanya plastiknya saja, sabunya sudah habis karena plastiknya koyak saat dikunyah," ujar Kapolsek, Selasa (3/9/2024). Kapolsek memimpin langsung operasi penangkapan setelah mendapat informasi dari masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang diduga transaksi narkoba di lokasi tersebut. “Saat tiba di lokasi, polisi melihat pelaku sedang duduk-duduk di perkebunan sawit,” tambahnya. Tiga pelaku yang ditangkap di lokasi adalah Ignatia Nandari (29), Rahmad Siregar (45), dan Dedi Efredi Rambe (26). Dari ketiganya, polisi berhasil menyita barang bukti sabu dengan rincian 15 paket kecil, 7 paket sedang, 1 paket besar plastik klip yang diduga berisi sabu dengan total berat kotor 9 gram. Selain itu, turut disita barang-barang lain seperti timbangan digital, 120 bungkus plastik klip kosong, dua buah bong alat hisap sabu, serta beberapa unit telepon genggam dan sepeda motor. "Saat dilakukan interogasi, salah satu pelaku mengakui bahwa mereka mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang bernama Pangap," jelas Ripal. Saat ini para tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Lubuk Batu Jaya untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi juga melakukan uji laboratorium terhadap barang bukti yang akan dilakukan di BPPOM Pekanbaru. "Kasus ini akan terus kami kembangkan, termasuk menelusuri asal-usul barang haram ini dan melakukan koordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hulu untuk penanganan lebih lanjut," pungkas Ripal.

Polres Siak Amankan 50 Paket Ganja Dari Tangan Seorang Pria
Siak

Polres Siak Amankan 50 Paket Ganja Dari Tangan Seorang Pria

Siak, Petah.id – Seorang pria yang diduga pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika berhasil diamankan oleh Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Siak, Rabu (28/08/2024) kemarin. Pria berinisial ES (52) itu ditangkap bersama barang bukti berupa 50 paket narkotika jenis daun ganja kering dengan berat kotor 1800 gram. Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi melalui Kasat Res Narkoba Polres Siak AKP Riza Effyandi menerangkan bahwa penangkapan bermula dari informasi masyarakat yang mengatakan bahwa dilokasi penangkapan, Jalan Pelabuhan RT/001 RW/002 Kampung Pinang Sebatang Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, sering terjadi transaksi narkoba. “Dari informasi yang didapat Kita langsung memerintahkan Tim Opsnal untuk melakukan penyelidikan kebenaran informasi tersebut,”. kata AKP Riza. Selanjutnya, tanggal 28 Agustus 2024 sekira pukul 15.00 WIB personil Satres Narkoba Polres Siak yang dipimpin oleh Ipda Habib Kevin Setiyawan segera melakukan penyelidikan. Hasilnya, sekitar pukul 17.00 WIB personil berhasil menangkap ES. Saat dilakukan penggeledahan terhadap ES, ditemukan 2 paket narkotika jenis daun ganja yang diletak di dalam kotak rokok. Polisi juga menemukan 9 paket Narkotika jenis daun ganja di dalam tas berwarna hitam. Polisi kemudian melakukan interogasi terhadap ES. Pada akhirnya ia mengaku masih menyimpan 39 paket Narkotika jenis daun ganja di dalam sebuah karung yang disembunyikannya di lokasi perkebunan miliknya. “ES mengaku bahwa benar paket daun ganja itu miliknya, ia dapat dari SL yang saat ini berstatus DPO,” tegas AKP Riza. Diterangkan juga, pihak kepolisian turut mengamankan beberapa barang bukti lain seperti telfon genggam yang digunakan pelaku dan beberapa barang yang diduga terkait dengan tindak pidana tersebut. AKP Riza berharap, peran aktif masyarakat di Kabupaten Siak untuk sama-sama memberantas narkoba. Apabila ada yang melihat, mendengar atau mengetahui tentang ada nya dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkoba tolong segera melaporkan kepada kepolisian terdekat. 

Miris !! Bocah 6 Tahun di Siak Digauli Ayah Kandung
Siak

Miris !! Bocah 6 Tahun di Siak Digauli Ayah Kandung

Siak, Petah.id - QR (45) warga Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak tega menggauli putri kandungnya berulang kali. Akibat perbuatan ayah kandungnya, sang putri mengalami tekanan mental. Hal itu terungkap dari laporan ibu korban. Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi mengatakan pelaku  beralasan tega menggauli anak kandungnya lantaran sang istri tidak mau melayaninya. "Alasannya istri tidak mau melayaninya dan ia melihat anaknya yang cantik sehingga ia menggauli putrinya berulang kali," ungkap Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi. Kronologisnya, tambah Kapolres Asep, pada Ahad (11/8) sekitar pukul 16.00 WIB, ibu korban yang menjadi pelapor sedang berada di depan pintu masuk rumah sambil berbaring karena sedang menjaga warung.Sambil menjaga warung, pelapor merasa ada yang aneh putrinya begitu tenang di kamar pelapor. Lalu pelapor langsung mengecek anaknya di kamar.Pelapor menyaksikan putrinya sedang telanjang bulat sambil menggesekkan boneka mainannya ke kemaluannya yang membuat pelapor langsung menegur dan menanyakan dari mana mengetahui tentang perbuatan yang dilakukannya.“Korban menjawab bahwa perbuatan tersebut diajarkan oleh ayahnya OR,” terang Kapolres Asep.Setelah mendengarkan jawaban putrinya, pelapor bertanya kembali, apa saja yang pernah dilakukan ayah kepada anak? Ibu tidak marah.Korban tidak menjawab, kemudian pelapor bertanya lagi, ada ayah masukkan jarinya ke kemaluanmu, ibu gak marah.Anak menjawab, iya masuk, anak sambil memperagakan jari menunjuk ke kemaluannya. Setelah hari itu anak sering merasa takut apabila dekat dengan ayahnya.Selanjutnya pada Jumat (30/8) sekitar pukul 21.00 WIB, dari hasil penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana perbuatan cabul dan persetubuhan terhadap anak, didapatkan informasi bahwa terlapor QR berada Desa Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak.Kasat Reskrim Bayu Ramadhan Effendi STK SIK MH meminta PS Kanit IV Sakreskrim Polres Siak Aipda  Leonar Pakpahan SH, beserta Unit IV adab Tim Opsnal  melakukan penangkapan terduga pelaku pencabulan dan persetubuhan anak kandung di bawah umur.QR dibekuk di rumahnya, lalu digelandang ke Mapolres Siak untuk dilakukan penyidikan atas perbuatan inses yang dilakukannya.

Pelamar Seleksi CPNS Pemrov Riau Sudah 415 Orang, Pendaftaran Tinggal 4 Hari Lagi
Pekanbaru

Pelamar Seleksi CPNS Pemrov Riau Sudah 415 Orang, Pendaftaran Tinggal 4 Hari Lagi

Pekanbaru, Petah.id – Hingga Senin (2/9/2024), tercatat sebanyak 415 pelamar telah mendaftar seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Adapun waktu pendaftaran seleksi CPNS Pemprov Riau dibuka hingga 6 September, atau sekitar 4 hari lagi. Sebagaimana yang disampaikan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, tahun ini tersedia kuota 80 formasi dengan rincian 22 formasi untuk tenaga kesehatan dan 58 formasi untuk tenaga teknis. Dari 415 pelamar yang terdaftar, 405 membidik formasi tenaga teknis dan 10 orang mengincar formasi tenaga Kesehatan. "Sampai saat ini progres pendaftaran CPNS Pemprov Riau tahun ini mencapai 415 orang, dengan rincian 10 orang melamar formasi tenaga kesehatan, dan 405 orang daftar tenaga teknis," kata Kabid Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian, BKD Provinsi Riau, Endi Novely, Senin (2/9/2024).  Endy mengatakan, pendaftaran seleksi CPNS Pemprov Riau tersisa beberapa hari lagi. Sebab pendaftaran sudah dibuka sejak 22 Agustus hingga tanggal 6 September 2024. "Kita mengimbau kepada masyarakat yang ingin mendaftar CPNS Pemprov Riau untuk segera mendaftar dengan memperhatikan syarat dan ketentuan berlaku, sebab kita masih punya waktu 4 hari lagi sampai pendaftaran ditutup," imbuhnya. Ketika ditanya terkait kuota formasi tenaga kesehatan, apabila tidak terpenuhi, apakah pendaftaran akan diperpanjang, Endy mengatakan pendaftaran bakal tetap sesuai dengan jadwal yang sudah disepakati. Sekalipun demikian, pihaknya tetap akan berkodinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) "Nanti kami koordinasikan dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) kalau kuota pendaftaran formasi tenaga kesehatan tak mencukupi. Saat ini masih menunggu sampai pendaftaran ditutup," tandasnya.

Tingkatkan Wawasan, GPII Siak Gelar Diskusi Pergerakan
Siak

Tingkatkan Wawasan, GPII Siak Gelar Diskusi Pergerakan

Siak, Petah.id - Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Kabupaten Siak Periode 2024-2027 gelar ngopi dan diskusi pergerakan (Ngopdar) Minggu (1/9/2024). Ketua Umum PD GPII Kabupaten Siak Muhammad Arief mengatakan, kegiatan ini bertujuan memperkuat silaturahmi antara GPII dengan segenap Mahasiswa yang berasal dari beberapa kampus perguruan tinggi di Kabupaten Siak.Tak hanya itu, tambah Arif, Ngopdar dilakukan juga bertujuan menstimulus peningkatan intelektualitas berwawasan ilmiah bagi mahasiswa. “Eksistensi GPII di Kabupaten Siak ini masih baru, oleh karena itu perlu kita lakukan silaturrahmi sekaligus memperkenalkan GPII kepada adik-adik mahasiswa sebagai salah satu wadah organisasi kepemudaan yang konsen dalam membangun leadership, keislaman, dan semangat kebangsaan,” kata Muhammad Arief selaku Ketua Umum PD GPII Kabupaten Siak. Sebagai salah satu organisasi kepemudaan, lanjut Arif, GPII nantinyadiharapkan menjadi organisasi juang membersamai ormas dan OKP lainnya yang sudah ada dalam membentuk kader pemuda Islam yang memiliki intelektualitas dan militan dalam membangun masyarakat Kabupaten Siak yang agamis sesuai dengan syari'at Islam. "InsyaAllah kedepan akan banyak program kegiatan lainnya yang akan kita selenggarakan, dan alhamdulillah semua kegiatan kita didukung positif oleh Dewan Syuro GPII Kabupaten Siak,” imbuh Arief. Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Syuro GPP Kabupaten Siak, Asrafli akan selalu mendukung kegiatan selagi memberikan manfaat untuk rakyat. “Kami atas nama Dewan Syuro GPII Kabupaten Siak insyaallah akan selalu mendukung dan mensupport kegiatan yang diselenggarakan oleh pimpinan daerah, dengan semangat yang sama memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat,” tutupnya. Untuk diketahui, dalam acara Ngopdar tersebut sedikitnya ada 30 an mahasiswa dan pengurus  GPII yang ikut serta dalam diskusi tersebut. 

Kolam Minyak Mentah PT BSP Terbakar Jumat Malam
Siak

Kolam Minyak Mentah PT BSP Terbakar Jumat Malam

Siak, Petah.id - Tiga kolam minyak mentah milik BUMD PT. Bumi Siak Pusako (BSP) yang terletak di simpang GS, Jalan Lintas Manroad Zamrud, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, terbakar.  Insiden kebakaran ini terjadi Jumat malam (30/8/2024) sekitar pukul 21.25 WIB. Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Bayu Ramadhan Efendi mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi dari sekuriti PT. ABB yang melaksanakan patroli. Pihaknya juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. "Tidak ada korban jiwa. Lokasi kejadian juga jauh dari permukiman masyarakat," ujar Kasatreskrim Polres Siak, AKP Bayu Ramadhan Efendi melalui keterangan tertulisnya pada awak media, Minggu (1/9/2024). Pemadaman api dilakukan oleh pihak perusahaan dibantu oleh pemadam kebakaran (Damkar) Siak. Setelah berjibaku sekitar 4 jam lebih, tim gabungan akhirnya berhasil menjinakkan kobaran api. Terkait kerugian materil, sampai saat ini belum dapat dipastikan oleh pihak terkait. General Manager PT. BSP, Raihan mengatakan tim PT. BSP sedang melakukan investigasi dan masih mengumpulkan informasi dan data pendukung untuk mengetahui penyebab kebakaran secara pasti Begitupun dengan penyebab kebakaran juga belum bisa diketahui. Pihak kepolisian masih berupaya menemukan penyebab kebakaran dengan melakukan sejumlah tindakan seperti mendatangi TKP, berkoordinasi dengan pimpinan PT. BSP, melokasisir TKP dan kemudian memeriksa saksi-saksi. “Untuk penyebab kebakaran, dari keterangan saksi yang melihat mereka tidak mengetahui sumber api berasal dari mana, untuk itu kita sedang dalami” tegas AKP Bayu.

Per 1 September 2024, Kontingen Riau Pimpin Perolehan Medali PON XXI
Olahraga

Per 1 September 2024, Kontingen Riau Pimpin Perolehan Medali PON XXI

Petah.id - Sekalipun baru resmi dibuka pada 8 September 2024 mendatang, Pekan Olahraga Nasional (PON 2024) XXI Aceh-Sumut telah menggelar pertandingan di cabang olahraga senam artistik. Kontingen Riau hingga minggu siang, (1/9/2024) memimpin perolehan medali dengan enam emas, tiga perak, dan dua perunggu. DKI Jakarta berada di posisi kedua dengan lima emas, tiga perak, dan satu perunggu. Disusul Jawa Timur di posisi ketiga dengan raihan tiga emas, empat perak, dan dua perunggu. Di bawahnya ada tuan rumah Aceh dengan satu, emas dan satu perak. Jawa Barat dan Sumut bertengger di urutan kelima setelah mendapatkan satu emas. Enam emas yang disabet kontingen Riau berasal dari cabang senam artistik. Prestasi ini sekaligus membawa Provinsi Riau menjadi juara umum cabang senam artistik dalam gelaran PON XXI Aceh-Sumut. Total keseluruhan kontingen senam artistik Riau menghasilkan 11 medali yang terdiri dari enam emas, tiga perak, dan dua perunggu pada semua nomor kategori putra-putri. Medali emas pertama Riau diperoleh dari cabang senam artistik beregu putra yang mengumpulkan 224,226 poin dari enam nomor yang dipertandingkan. Penampilan luar biasa diukir Abiyu Raffi yang berhasil mengantongi tiga emas dari kategori senam perseorangan nomor serba bisa, nomor senam lantai dan palang sejajar. Agung Suci Tantio Akbar yang sebelumnya telah meraih emas di nomor perseorangan kuda pelana senam artistik mencatat prestasi dengan menambah dua medali yang terdiri dari satu emas dan satu perak. Sementara pesenam Riau lainnya M Aprizal, memperoleh dua medali perak dan satu medali perunggu. Perolehan medali Riau juga disumbangkan oleh Puja Sri Syafitri yang meraih medali perunggu. Cabang senam artistik dilaksanakan di Gedung Serba Guna Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara Kabupaten Deli Serdang sejak 28 Agustus 2024 kemarin. Diikuti 36 atlet dari 16 provinsi yang terdiri dari kategori putra dan putri yang memperebutkan 14 medali emas. Dengan perolehan tersebut, Riau keluar menjadi juara umum cabang olahraga senam artistik setelah mengungguli DKI Jakarta dan Jawa Timur.

Dinas Kesehatan Riau Minta Warga Waspada Virus Mpox
Pekanbaru

Dinas Kesehatan Riau Minta Warga Waspada Virus Mpox

Pekanbaru, Petah.id – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Sri Sadono Mulyanto menghimbau masyarakat, khususnya di Provinsi Riau, untuk tetap waspada terhadap penyebaran wabah cacar monyet atau Mpox. Tingginya mobilitas warga yang bepergian ke berbagai daerah, termasuk luar negeri, meningkatkan kemungkinan virus tersebut menyebar ke Riau. Sekalipun begitu, Sri Sadono menegaskan bahwa belum ada laporan tentang keberadaan virus Mpox di Riau. “Sampai hari ini kami belum mendapat laporan virus itu (Mpox) masuk ke Riau," ujar Sri Sadono, Jumat (30/8/2024). Kadinkes Riau menegaskan pentingnya pencegahan untuk menghindari penyebaran Mpox di Riau. Ia menyarankan untuk rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menggunakan masker di tempat umum sebagai langkah efektif dalam pencegahan.  "Pencegahan utama adalah menjaga kebersihan diri," ujarnya Wabah cacar monyet atau Mpox telah diumumkan sebagai darurat kesehatan global oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). WHO dan CDC juga merekomendasikan prioritas vaksinasi untuk petugas laboratorium, tenaga kesehatan di rumah sakit rujukan, dan kelompok berisiko tinggi. Lebih lanjut, Kadinkes mengatakan bahwa Mpox menyebar melalui kontak langsung dengan cairan tubuh atau lesi dari orang yang terinfeksi. Jika ada individu yang menunjukkan gejala terpapar Mpox, upaya pencegahan harus segera dilakukan, termasuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan isolasi untuk individu yang terinfeksi. Gejala Mpox mirip dengan cacar, seperti demam tinggi, ruam kulit khas, dan pembengkakan kelenjar getah bening. Ruam biasanya muncul di wajah dan menyebar ke seluruh tubuh, namun diagnosis yang pasti memerlukan pemeriksaan spesifik.  "Ruam yang muncul biasanya melalui wajah lalu menyebar ke seluruh tubuh.tapi untuk memastikannya perlu pemeriksaan secara spesifik," pungkasnya

Mengenal Cooling System, Strategi Kepolisan Untuk Amankan Pilkada
Pekanbaru

Mengenal Cooling System, Strategi Kepolisan Untuk Amankan Pilkada

Pekanbaru, Petah.id – Salah satu hal paling penting dalam penyelenggaraan Pilkada adalah memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat bisa terkendali. Sebagai garda terdepan, tugas tersebut sudah tentu diemban oleh Polri. Di Provinsi Riau, Kepolisian Daerah (Polda) Riau melalui Operasi Mantap Praja Lancang Kuning menyiapkan 6.756 personel untuk mengamankan Pilkada serentak. Kapolda Riau, Irjen Muhammad Iqbal memastikan jajarannya sudah siap dari semua aspek. Mulai dari pengetahuan, penerapan taktik atau strategi pengamanan, dan sebagainya. "Sudah siap semua aspek. Baik itu cooling system, preemtif dan preventif, penegakan hukum, dan perencanaan pengamanan di semua rangkaian Pilkada” ujaranya dihadapan awak media saat menggelar apel gelar pasukan, Senin (27/8/2024) lalu. Istilah cooling system menjadi satu hal yang kerap disampaikan oleh kepolisian sebagai strategi jitu mengamankan pemilu, lantas apa itu cooling system? Kata ’’cooling’’ merujuk pada konsep aparat kepolisian yang wajib mengambil peran sebagai pendingin di tengah situasi ’’panas” memasuki tahun politik seperti pemilu/pilkada. Sekalipun begitu, kepolisian bukan berarti hanya mendinginkan saat situasi panas, lebih dari itu, kepolisian wajib bekerja di segala situasi guna menjaga tensi politik tetap stabil. Proses penilaian keamanan (security assessment) dilakukan secara konsisten untuk mendeteksi persepsi dan interpretasi, serta potensi konflik di masyarakat. Hal ini yang akan  mempermudah proses pencegahan sekeligus sejak dini melakukan pengendalian keamanan. Upaya menjaga dan mencegah potensi gangguan kamtibmas ini tentunya dilakukan dengan melibatkan seluruh komponen bangsa. Dalam cooling system, anggota Polri bersama masyarakat secara aktif bersama-sama mencegah dan mengendalikan potensi gangguan. Praktik cooling system dilaksanakan dengan sejumlah cara. Bisa dengan mencoba mengalihkan fokus perhatian masyarakat agar tidak tertuju pada persoalan politik semata. Misal melalui pertunjukan musik, perlombaan dan lain sebagainya. Bisa juga dengan menggandeng tokoh-tokoh masyarakat seperti ulama, seniman, atau publik figur untuk menyejukkan suasana ditengah kontestasi pemilu yang relatif panas. Saat rapat analisa dan evaluasi program Quick Wins Presisi Triwulan II tahun 2023, Komjen Gatot Eddy Pramono yang ketika itu menjabat Wakapolri, memberikan atensi khusus atas cooling system tersebut. Baginya, cooling system sebagai respons terhadap dinamika situasi politik menjelang Pemilu 2024 harus diutamakan.

KPU Tutup Pendaftaran, Total 43 Bakal Pasangan Calon Mendaftar Untuk Pilkada Riau
Pekanbaru

KPU Tutup Pendaftaran, Total 43 Bakal Pasangan Calon Mendaftar Untuk Pilkada Riau

Pekanbaru, Petah.id – Kamis, (29/8/2024) menjadi hari terakhir pendaftaran calon yang bakal mengikuti pemilihan umum kepala daerah (Pilkada). Untuk Provinsi Riau, Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi dan KPU kabupaten/kota menerima total 43 bakal pasangan calon yang akan berkompetisi di Pilkada mendatang. Perinciannya, 3 bakal pasangan calon untuk pemilihan gubernur, 40 bakal pasangan calon untuk pemilihan bupati/walikota. Anggota KPU Riau Nugroho Noto Susanto menegaskan tetap menjalankan jadwal yang sudah dibuat, dibuka 27 Agustus dan ditutup 29 Agustus, tepat pukul 23.59 WIB. Selanjutnya, pihaknya akan segera mengumumkan pasangan calon yang maju untuk semua daerah di Provinsi Riau sebagaimana tahapan pelaksanaan yang ditetapkan. “Setelah pendaftaran ini seluruh bapaslon wajib melakukan tes kesehatan di rumah sakit yang sudah ditunjuk. RSUD Arifin Achmad yang direkomendasikan Dinas Kesehatan Provinsi Riau. Jadwalnya itu mulai 27 Agustus sampai 2 September 2024,” ujarnya. Pekanbaru dan Rokan Hulu menjadi daerah yang paling banyak menerima pendaftaran kandidat calon. Keduanya memiliki 5 bakal pasangan calon. Pekanbaru diisi oleh: Ida Yulita Susanti-Kharisman Risanda, Muflihun-Ade Hartati, Agung Nugroho-Markarius Anwar, Edy Natar Nasution-Dastrayani Bibra, dan Intsiawati Ayus-Taufik Arrakhman. Sedangkan di Rokan Hulu, lima pasangan calon terdiri dari Kelmi Amri-Asparaini Aidarus, Anton-Syafaruddin Poti, Erizal-T Rusli, Murnis Mansyur-Syamsurizal, dan Indra Gunawan-Abdul Haris. Selain itu, bakal pasangan calon di kabupaten/kota di provinsi riau yang telah mendaftar adalah sebagai berikut: Kampar, 4 Bakal Pasangan Calon: Yusri-Rinto Pramono, Ahmad Yuzar-Misharti, Yuyun Hidayat-Edwin Pratama Putra, dan Repol-Rahmad Jevary Juniardo. Rokan Hilir, 2 bakal pasangan calon: Afrizal Sintong-Setiawan dan Bistaman-Jhoni Charles. Pelalawan, 2 bakal pasangan calon: Zukri-Husni Thamrin dan Nasarudin-Abu Bakar. Kuansing, 3 bakal pasangan calon: Suhardiman Amby-Mukhlisin, Halim-Sardiyono, dan Adam-Sutoyo. Indragiri Hulu, 3 bakal pasangan calon: Rezita Meylani-Suhardi, Raja Haryono-Elda Suhanura, dan Ade Agus Hartanto-Hendrizal. Indragiri Hilir, 4 bakal pasangan calon: Suhaidi-Syamsuddin Uti, Herman-Yuliantini, Mimi Lutmila-Sufian, dan Ferryandi-Dani M Nursalam. Siak, 3 bakal pasangan calon: Alfedri-Husni Merza, Irving Kahar Arifin-Sugianto, dan Afni-Syamsurizal Kota Dumai, 3 bakal pasangan calon: Paisal-Sugiyarto, Ferdiansyah-Soeparto, Eddy A Mhd Yatim-Almainis. Kepulauan Meranti, 4 bakal pasangan calon: Asmar-Muzamil, Masrul Kasmy-Fauzi Hasan, Basiran-Yulian Norwis, dan Mahmuzin Taher-Iskandar Budiman. Bengkalis, yang awalnya diprediksi kotak kosong, kini terdapat 2 bakal pasangan calon: Kasmarni-Bagus Santoso dan Syahrial-Andika Putra. Untuk provinsi Riau, terdapat 3 bakal pasangan calon yang akan merebutkan kursi gubernur dan wakil gubernur. Ketiganya yakni: Syamsuar-Mawardi M Saleh, M Nasir-M Wardan, dan Abdul Wahid-SF Hariyanto. 

Halaman 29 dari 164