Pemprov Riau Usulkan 18 Nama ke Mendagri untuk Jadi PJ Kepala Daerah
Pekanbaru

Pemprov Riau Usulkan 18 Nama ke Mendagri untuk Jadi PJ Kepala Daerah

Pekanbaru, Petah.id - Sebanyak 18 nama pejabat eselon II Pemprov Riau diusulkan Pj Gubernur Riau Rahman Hadi ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk ditunjuk sebagai Pjs kepala derah. Dikatakan PJ Gubri Rahman Hadi, hal itu menyusul adanya delapan kepala daerah yang ikut sebagai kontestan Pilkada serentak 2024.Adapun delapan kepala daerah tersebut diantaranya, Bupati Kuansing Suhardiman Amby, Bupati Bengkalis Kasmarni, Bupati Pelalawan Zukri Misran, Bupati Siak Alfedri, Bupati Kepulauan Meranti Asmar, dan Walikota Dumai Paisal. Kemudian Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Rezita, dan Bupati Rokan Hilir (Rohil) Afrizal Sintong. "Sesuai aturan kepala daerah yang maju Pilkada harus mengambil cuti selama mengikuti tahapan Pilkada Serentak. Karena cuti, maka jabatan kepala daerah tersebut harus diisi oleh Pjs dari pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau," kata Pj Gubernur Riau Rahman Hadi. Ditambahkan Pj Gubri Rahman, bagi kepala daerah yang wakilnya tidak ikut sebagai peserta Pilkada, maka wakil kepapa daerah akan ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) selama kepala daerah definitif melaksanakan cuti kampanye. Di Riau sendiri, sambung Pj Gubri Rahman, terdapat dua daerah yang tidak ditunjuk Pjs kepala daerah meski kepala daerahnya maju Pilkada. Yakni Rohil dan Inhu, karena Wakil Bupati Rohil Sulaiman dan Wakil Bupati Inhu Junaidi Rachmat tidak maju Pilkada. Maka keduanya bakal ditunjuk sebagai Plt Bupati Rohil dan Plt Bupati Inhu. Dengan begitu, maka terdapat enam kepala daerah di Provinsi Riau yang diusulkan sebagai Pjs Bupati dan Walikota oleh Pj Gubri Rahman Hadi. "Iya, sudah kita usulkan nama-nama Pjs kepala daerah. Ini karena ada enam kepala daerah di Riau mengajukan cuti di luar tanggungang negara melaksanakan kampanye mulai 23 September sampai 23 November," tambah Pj Gubri Rahman. Pj Gubri mengatakan sesuai surat edaran Mendagri, pejabat yang diusulkan menjadi Pjs kepala daerah harus dari pejabat eselon II pemerintah provinsi. "Jadi tidak boleh dari sekretaris daerah kabupaten kota. Jika mengacu dari surat edaran Mendagri tersebut, kami diminta untuk mengusulkan tiga nama masing-masing di enam kabupaten kota, maka ada 18 nama pejabat eselon II Pemprov Riau. Kenapa tiga nama? Karena di tingkat pusat ada proses seleksi lagi, berupa seleksi administrasi dan rekam jejak. Kemudian dari tiga nama itu ditunjuk satu nama terbaik untuk menjadi Pjs kepala daerah," terangnya. "Jadi tidak boleh mengusulkan satu nama, tapi harus tiga nama. Kemudian tidak boleh dari pejabat kabupaten kota, tapi pejabat eselon II provinsi. Jadi prosedurnya seperti itu, dan susah kita usulkan semua nama-nama calon Pjs kepala daerah. Karena dalam surat edaran itu, usulan Pjs harus masuk pada 3 September 2024," tutupnya.

Pilkada 2024, Kapolres Siak Imbau Masyarakat Bijak Bermedia Sosial
Siak

Pilkada 2024, Kapolres Siak Imbau Masyarakat Bijak Bermedia Sosial

Siak, Petah.id - Kapolres Siak AKBP Asp Sujarwadi terus melakukan upaya untuk menciptakan suasana damai, sejuk dan aman di masa Pilkada 2024 di Kabupaten Siak. Hal itu dilakukan orang nomor satu di jajaran Polres Siak untuk menjaga kelancaran proses demokrasi. Dikatakan Kapolres Asep, di era digital saat ini ia mengimbau masyarakat agar bijak dlam menggunakan media sosial. Ia mengingatkan agar jangan mudah terprovokasi serta selalu memverifikasi setiap informasi yang diterima sebelum menyebarkannya. "Jangan cepat menyebarkan berita atau informasi yang belum jelas kebenarannya," jelas Kapolres Siak AKBP Asep, Senin (16/09/2024) pagi. Sambung Kapolres Asep, pihak kepolisian akan melakukan pemantauan diberbagai platform, baik media online dan juga media sosial untuk memastikan tidak ada konten yang berpotensi mengganggu stabilitas Pilkada. Aplagai, tambah Asep, berita maupun informasi yang mengandung hoaks dan ujaran kebencian sehingga dapat memecah belah."Terkadang ada oknum atau pihak yang sengaja menyebar berita bohong dengan tujuan memprovokasi atau menyesatkan agar terjadi kegaduhan," tambahnya. Lebih lanjut, pihak kepolisian akan menindak tegas apabila ditemukn adanya penyesatan informasi untuk mengacaukan situasi yang mengganggu jalannya Pilkada terutama di Kabupaten Siak. "Melalui humas Polres kita juga aktif dalam mengajak masyarakat untuk sama sama bijak bermedia sosial, selalu menjaga norma diruang digital.Dengan demikian, pesta demokrasi di Kabupaten Siak dapat berlangsung dengan aman,damai dan juga beradap,"  tutupnya. 

Afni-Syamsurizal Solidkan Tim Koalisi dan Relawan di Tualang
Siak

Afni-Syamsurizal Solidkan Tim Koalisi dan Relawan di Tualang

Siak, Petah.id - Pasangan Dr.Afni Z-Syamsurizal Budi memimpin langsung pemantapan tim koalisi dan relawan di Kecamatan Tualang. Hampir seratus anggota tim pasangan dengan jargon GAS ini tampak memenuhi lokasi acara, Minggu (15/9/2024).Pertemuan tersebut dihadiri kader Partai Golkar Zulkifli dan Asril Doyok; kader Demokrat Syamsurijal, Dede Cristiano, Lilik; kader Nasdem Muhammad dan Jufrizal. Tampak juga hadir di acara itu tim relawan seperti Janes Simanjuntak, Cak Sofyan, Ketua Aliansi Putra Tempatan Perawang (APTT) Safrin, Pekranis Aro, Atik Sumartik, beserta relawan-relawan lainnya.Pantauan awak media, pertemuan yang diadakan di Dien Cafe Kilometer 5 Kelurahan Perawang itu guna mendengar saran atau masukan dari tim sukses pemenangan pasangan Afni - Syamsurizal. Kemudian berdasarkan musyawarah, peserta pertemuan sepakat menetapkan Zulkifli yang merupakan salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Siak dari Dapil 3 sebagai Ketua Gabungan Timses Koalisi-Relawan pasangan Afni - Syamsurizal untuk wilayah Kecamatan Tualang.Dikesempatan itu Dr.Afni berpesan agar timses tetap fokus pada kerjasama tim, serta sosialisasi program pemenangan pasangan Afni - Syamsurizal di tengah masyarakat."Jangan jelek-jelekan paslon lain, kita tetap fokus pada kerja dan program kita saja. Alhamdulillah survey makin bagus, insyaallah perjuangan ini tidak sia-sia. Kunci dari semuanya adalah komunikasi, pergerakan tim akan lebih masif lagi setelah pencabutan nomor urut," ucap Calon Bupati Perempuan pertama di Siak ini.Sebagai seorang aktivis, Afni mengatakan tim kerja tidak perlu ada rasa segan dengan dirinya. Ia tak perlu disambut dengan seremonial ataupun tempat yang spesial."Saya ini orang lapangan. Dimana saja saya siap duduk bersama masyarakat. Seperti beberapa hari yang lalu saya dibawa bang Jufrizal Merun ke gang-gang Pinang Sebatang, kami duduk lesehan ramai-ramai dengan warga. Saya senang dengan kondisi apa adanya," katanya."Awalnya dulu saya berjuang tanpa partai selama satu setengah tahun ini, sekarang senang sudah ada partai dan relawan, maka mari sama-sama kita menangkan Pilkada ini," tambah Afni.Sementara itu Syamsurizal yang merupakan pasangan Afni dalam pentas Pilkada Siak 2024 mengatakan bahwa jika nantinya pasangan Afni - Syamsurizal yang terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Siak hal itu merupakan kemenangan bersama."Jika diridhoi terpilih nantinya ini bukan kemenangan bagi kami berdua, tapi kemenangan kita semua," ujar Syamsurizal."Sebelum pencalonan buk Afni sudah membentuk relawan-relawan, kalau seperti saya dari partai mesinnya masih panas sejak Pileg (Pemilihan Legislatif) kemarin hingga hari ini," kata Syamsurizal.Pada Pilkada Siak 2024, pasangan Afni - Syamsurizal diusung oleh Partai Golkar, Nasdem, Demokrat dan Partai Umat.

KPU Siak Buka Penerimaan Masukan dan Tanggapan Masyarakat
Siak

KPU Siak Buka Penerimaan Masukan dan Tanggapan Masyarakat

Siak, Petah.id -  Wujudkan transparansi dan keterlibatan publik terhadap tiga pasangan calon (Paslon) calon bupati dan wakil bupati Siak, KPU Siak membuka penerimaan masukan dan tanggapan masyarakat. "Penerimaan masukan dan tanggapan masyarakat di buka hari ini 15 hingga 18 September 2024. Hal ini dilakukan untuk memberikan transparansi dan keterlibatan publik," jelas Ketua KPU Siak, Said Darma Setiawan. Ditambahkan Said Dharma Setiawan, pihaknya sudah menyiapkan jauh jauh hari terkait masukan dan tanggapan masyarakat terhadap para calon bupati dan wakil bupati Siak. "Informasi terkait penerimaan masukan dan tanggapan sudah kami sosialisasikan jauh-jauh hari, saya yakin masyarakat sudah memiliki masukan dan tanggapan yang apik untuk para paslon Bupati dan wakil bupati," kata Said Dharma. Ditambahkan Said Dharma, seluruhberkas bakal calon sudah dinyatakan memenuhi syarat. Kendati demikian, sambungnya, masyarakat tetap diberikan keaempatan untuk memberikan masukan baik itu bersifat dukungan maupun kritik yang membangun dan relevan. “Kami membuka ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif, baik memberikan dukungan maupun kritik yang relevan terhadap ketiga pasangan calon,” tambah Said Darma Setiawan.Lebih lanjut, bagi masyarakat yang ingin memberikan tanggapan secara daring dapat diakses melalui link (kab-siak.kpu.go.id) atau bisa melalui scand QR. Bisa juga dengan datang langsung ke kantor KPU Siak. KPU Siak berkomitmen untuk menelaah setiap masukan dan tanggapan dari masyarakat secara mendalam.Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa proses pencalonan berjalan sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku, serta menjaga kualitas pasangan calon yang bertarung di Pilkada Siak 2024.Selain menerima masukan, KPU Siak juga berharap bahwa keterlibatan masyarakat dalam memberikan tanggapan akan menciptakan Pilkada yang lebih transparan, adil, dan demokratis.“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk memastikan Pilkada berjalan dengan baik,” tutup Said Darma.

Hari Anak Nasional, Pelajar Harapkan Pemimpin Siak Hafal Pancasila
Siak

Hari Anak Nasional, Pelajar Harapkan Pemimpin Siak Hafal Pancasila

Siak, Petah.id - Pemerintah Kabupaten Siak menggelar kegiatan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2024 dan sosialisasi tentang hak dan perlindungan anak di Gedung Daerah, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Riau pada  Rabu (11/9/2024).Kegiatan tersebut disponsori oleh perusahaan dan diselenggarakan oleh Forum Anak Kabupaten Siak. Momentum ini juga pihak panitia menyediakan papan harapan yang bisa dituliskan para pelajar saat menghadiri acara tersebut.Harapan yang dituliskan peserta di papan itu beragam. Namun ada satu tulisan yang menohok terhadap bakal calon kepala daerah 2024 mendatang. Dimana tulisan itu tentang pemimpin yang hafal pancasila."Untuk Kedepannya Bupati bisa hafal Pancasila," tulis salah satu peserta di papan impian anak-anak Siak itu. Tulisan itu sebagai bentuk kritikan terhadap Bupati Siak Alfedri yang sempat viral tidak hafal membacakan butir keempat pancasila.Kemudian ada juga tulisan anak siak mengingatkan Bupati Siak mendatang yakni Afni-Syamsurizal. Sebagaimana diketahui pasangan Afni-Syamsurizal mencuri perhatian bagi anak-anak muda melalui program-program yang ditawarkannya.Dalam kesempatan itu juga panitia menyerahkan tumbler bertuliskan nama dan foto Bupati Alfedri-Husni. Sementara itu, Wakil Bupati Siak Husni Merza mengatakan berdasarkan informasi dari panitia yang dia terima ada 1.400 anak atau pelajar yang hadir dalam kegiatan itu dari tingkat SD, SMP dan SMA sederajat."Yang jelas ya anak umur 17 tahun kebawah," katanya.Dia menyebut, kegiatan ini dirancang untuk anak-anak dengan konsep dari anak, oleh anak dan untuk anak."Kita evaluasi juga acara hari ini mungkin tahun depan kita buat di luar ruangan, supaya suasana lebih meriah lagi," katanya.

Targetkan Menang, Paslon Irving-Sugianto Sapa Warga Mempura
Siak

Targetkan Menang, Paslon Irving-Sugianto Sapa Warga Mempura

Siak, Petah.id - Pasangan calon (Paslon) Irving Kahar - Sugianto terus membangun komunikasi ke masyarakat hingga ke ceruk ceruk desa untuk memenangkan Pilkada 2024 di Kabupaten Siak.Terbaru, paslon dengan tagline ISO (Irving-Sugianto) bersilahturahmi ke rumah Mulyono di Kampung Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak. Ratusan warga padati rumah Mulyono untuk bertatap muka dan berdiskusi secara langsung dengan Irving Kahar. Warga curhat, lima tahun belakangan terjadi kesenjangan pmbangunan di tengah masyarakat Benteng Hulu. Demikian dikatakan Misrati, selaku warga ia melihat pemerintah tak lagi memperhatikan Benteng Hulu. "Dibanding dengan kampung lain, Benteng Hulu ini semacam tertinggal. padahal tidak jauh dari pusat pemerintahan.  mulai sektor pendidikan hingga infrastruktur Benteng Hulu benar benar terabaikan," ungkap Misrati. Misrati lepaskan semua keluh kesahnya dihadapan calon bupati Siak Irving. Banyak ia titipkan harapan dipundak paslon Irving- Sugianto. Ia berharap nantinya Irving-Suginto benar benar berpihak kepada masyarakat di desa. "Kami bantu bapak sampai menang, kami titipkan perubahan Siak di tangan bapak nantinya," sebut Misrati. Senada disampaikan Abdul Qodir (58) warga Dusun Sehati, Kampung Benteng Hulu, Kecamatan Mempura saat ditemui di kediaman Mulyono dalam acara silaturahmi Ir Irving Kahar Arifin dengan masyarakat Benteng Hulu, Kamis (13/9/2024) malam.Abdul Qodir menyampaikan keluh kesahnya kepada Irving sebagai bakal calon Bupati Siak di Pilkada 2024. Dia menyebut daerah kampungnya adalah daerah rawan banjir ROB setiap memasuki musim penghujan.Mirisnya pemerintah kabupaten Siak selama ini tidak mencari solusi bagaimana penyelesaian terhadap bencana banjir yang hampir tiap tahun terjadi. Pemerintah hanya menyalurkan sembako saja lalu menyuruh warga tabah dan bersabar menerima kondisi tersebut.Apalagi soal pendidikan yang minim fasilitas, banyak sekolah tingkat SD dan SMP di Kecamatan Mempura yang masih kurang perhatian. Pada kesempatan itu, dia menaruh harapan terhadap sosok Irving yang dirasa kompeten menangani permasalahan kesenjangan yang terjadi saat ini.Abdul Qodir ingin ke depan mempunyai pemimpin yang mampu bertindak cepat dan tepat untuk menyejahterakan masyarakat. "Sangat bagus, saya rasa bisa menjadi bupati Siak, Insyaallah. Apalagi dia (Irving) seorang insinyur dan dia tau bagaimana membangun Siak lebih hebat," ungkap Abdul Qodir kepada media.Menanggapi permasalahan yang disampaikan warga, Irving mengetahui betul apa dan bagaimana yang dirasakan warga, apalagi dia mantan Kepala Dinas PU Tarukim yang juga turun tangan saat bencana banjir terjadi di Kecamatan Mempura.Irving bercerita, soal banjir ROB yang sering melanda Benteng Hulu dan sekitarnya. Ia mengungkapkan akar masalah yang terjadi adalah pendangkalan anak sungai di Mempura, ditambah akibat perusahaan sawit yang ketika musim hujan membuka kanal tempat penampungan air sehingga air masuk ke anak sungai yang sempit dengan debit tinggi."Terus terang perusahaan sawit itu yang merugikan masyarakat, saya pernah menyampaikan saat itu kepada kepala daerah bahwa daerah ini Daerah Aliran Sungai (DAS) yang jadi kewenangan pemerintah pusat, maka harus ada izin. Sekarang mereka ada tidak izin itu? Di situ peran Pemda Siak membuat kebijakan terhadap perusahaan ini. Kan itu akar masalahnya," kata Irving."Ketika banjir yang dilakukan Pemkab cuma bagi-bagi sembako, harusnya tegas dan cari solusi masalahnya, sebenarnya bisa kok. Saat itu saya sebagai orang PU ambil inisiatif menurunkan alat berat untuk mengeruk dan menggali tepian sungai supaya air mengalir dan surut. Bahkan saya sempat kasihan juga sama operator yang kerja siang malam untuk itu, tapi demi masyarakat ya kita harus bertindak. Kita kerja, itu tidak ada insentifnya. Atas dasar kemanusiaan ya kita ambil langkah itu," sambungnya.Dia ingin ke depan semua permasalahan yang ada di kampung-kampung bisa diselesaikan bertahap jika dia diamanahkan menjadi kepala daerah. Menggesa program prioritas tepat sasaran yang tidak terkesan pencitraan.

Lewati Musim Kemarau dengan Sigap, PT KTU Torehkan Zero Karhutla
Siak

Lewati Musim Kemarau dengan Sigap, PT KTU Torehkan Zero Karhutla

Siak, Petah.id – PT Tirta Kimia Utama (KTU) berhasil melewati puncak musim kemarau Juli-Agustus 2024 di Riau dengam zero karhutla. Dari data badan meteorologi, klimatologi dan geofisika (BMKG) puncak musim kemarau jatuh pada Juli-Agustus 2024.Hal itu berhasil dilewati PT KTU lantaran berbagai upaya pecegahan telah dilakukan bersama masyarakat, kelompok tani dan juga aparat setempat. Community Development Officer (CDO) PT KTU Arif Hardiman mengatakan, perusahaan dan segenap kelompok masyarakat serta perangkat desa dan pihak kepolisian telah bahu-membahu mencegah adanya kebakaran lahan.“Selama puncak musim kemarau pada bulan Juli - Agustus di PT KTU tidak terjadi kebakaran. Kami berhasil mencapai zero karhutla,” ungkapnya.Padahal sebelumnya BMKG sempat mewanti-wanti bila suhu panas bisa mencapai 35.6°C disebakan karena adanya gerak semu matahari. Tingginya suhu saat musim kemarau dipengaruhi oleh tutupan awan yang berkurang akibat kemarau.Adapun jauh hari sebelum kemarau, PT KTU telah menyiapkan sejumlah alat untuk menghalau penyebaran api seperti alat-alat keamanan dan pompa air. Dari sisi sarana, anak usaha Astra Agro Lestari itu pun membuat posko karhutla sebagai tempat untuk memonitor area-area rawan.“Kami juga melakukan pelatihan pemadaman api,” imbuh Hardiman.Ia menjelaskan seluruh pihak saling bersinergi dalam mencegah adanya kebakaran hutan dan lahan. PT KTU secara berkala juga melakukan kegiatan bersama Masyarakat Peduli Api (MPA), Polri, dan TNI untuk melakukan penyuluhan kepada masyarakat terkait bahaya kebakaran.Dengan begitu, khalayak luas juga mau ikut mewaspadai bahaya dan risiko bila titik-titik api mulai timbul. Selain itu, seluruh pihak juga kerap melakukan patroli ke area-area rawan secara berkala. Tidak hanya petani, perusahaan, dan aparatur, Laskar Melayu Riau dan para nelayan juga ikut mengawasi dan mencegah kebakaran hutan serta lahan.Menurutnya, karhutla akan berdampak buruk bagi semua lapisan masyarakat karena berisiko menimbulkan penyakit ISPA. Selain itu, kebakaran bisa merusak ekosistem yang telah ada dan membuat satwa yang dilindungi ikut terkena efek negatifnya.Oleh sebab itu semua perangkat di area PT KTU berkomitmen untuk bisa mencegah adanya kebakaran di area dengan cepat dan tepat. “Kita perlu menjaga lahan dari kebakaran karena PT KTU memiliki komitmen terhadap program pemerintah seperti Siak Hijau,” jelasnya.Serupa disampaikan Administratur Pt KTU Teddy Yohendra Siregar, bahwa kegiatan patroli seperti ini perlu dilaksanakan sebagai langkah antisipatif pencegahan karhutla dan untuk menghadapi segala kemungkinan kebakaran di masa yang akan datang. “Patroli Gabungan ini merupakan wujud komitmen PT KTU dalam rangka menerapkan operasional perusahaan sesuai dengan prinsip keberlanjutan dan mendukung program Pemerintah Kabupaten untuk mewujudkan zero fire di wilayah Kabupaten Siak,” jelasnya.“Komitmen kami untuk mencegah karhutla kami wujudkan dengan berbagai langkah antisipatif seperti simulasi pencegahan karhutla, patrol api dan sekarang kami menggandeng pihak-pihak terkait untuk Patroli Gabungan. Selain itu, kami juga melengkapi diri dengan peralatan yang memadai jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Selanjutnya kami berharap tidak ada terjadi kebakaran lahan di wilayah HGU PT KTU dan wilayah sekitar perusahaan sehingga cita-cita zero fire yang dicanangkan pemerintah bisa diraih,” tambahnya. Pada akhir Agustus lalu pun, PT Kimia Tirta Utama mendapatkan kunjungan dari Direktur Jenderal Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) Qu Dongyu.Selama kunjungan, Qu Dongyu dan rombongan meninjau proses panen kelapa sawit serta mengunjungi Andalas Research Center, yang memfokuskan diri pada penelitian untuk mendukung praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan. Di Area Konservasi, mereka diperkenalkan dengan upaya pelestarian ekosistem dan keanekaragaman hayati, sebagai bagian dari strategi keberlanjutan jangka panjang.

Polisi Berpangkat Bripka Ditangkap Usai Siksa Warga Hingga Tewas
Kampar

Polisi Berpangkat Bripka Ditangkap Usai Siksa Warga Hingga Tewas

Kampar, Petah.id – Kepolisian Daerah (Polda) Riau menangkap seorang polisi yang diduga melakukan penyiksaan terhadap warga hingga tewas di Kacamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Oknum polisi bernama Bripka AS tersebut terancam dipecat dari profesinya dan bakal dijerat dengan hukuman maksimal 12 tahun penjara. Kabid Humas Polda Riau, Kombes Anom Karibianto mengatakan tersangka menganiaya (menyiksa) seorang warga bernama Jamal. Praktik tersebut ia lakukan di sebuah perkebunan kelapa sawit, sehingga Jamal mengalami pendarahan di bagian kepala, lalu meninggal dunia setelah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad Pekanbaru. Kasus ini bermula pada Minggu (8/9/2024). Bripka AS dihubungi temannya Y yang meminta bantuan menemukan barang bukti yang diduga dicuri Jamal. Bripka AS kemudian bertemu Y dan empat rekan lainnya. Mereka berangkat menggunakan sepeda motor untuk mencari korban. Begitu korban ditemukan, Bripka AS, Y dan keempat rekan mereka langsung menghajar korban di TKP. Setelah itu, korban dibawa ke kebun sawit. Di sana, korban kembali disiksa. Korban kemudian dibawa ke rumah neneknya dalam kondisi lemas. Para pelaku juga sempat mencari barang bukti yang diduga dicuri korban, namun tak ditemukan. "Korban meninggal setelah diduga dianiaya oleh Bripka AS, Y, dan 4 warga lainnya yang belum diketahui inisialnya, yang saat ini masih dalam pencarian," kata Kabid Humas Karena para pelaku tidak menemukan barang bukti yang dicuri, korban diserahkan ke klinik. Pihak klinik menyatakan tidak sanggup menangani korban hingga dirujuk ke Rumah Sakit Sansani lalu ke Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Ahmad. Keesokan harinya, korban dinyatakan meninggal dunia. "Korban diserahkan ke dokter lalu ditinggal di rumah sakit, dari semua pelaku, hanya AS yang anggota Polri," kata Anom. Keluarga korban yang tidak terima dan meminta rumah sakit melakukan visum dan melapor ke polisi. Dari hasil penyelidikan, satu pelaku berinisial Bripka AS, oknum anggota polisi yang bertugas di Yanma Polda Riau, ditangkap. Anom menyebut tidak ada wewenang AS menjemput Jamal karena bukan tugasnya. AS juga tidak dilengkapi surat perintah penangkapan dan murni untuk urusan pribadinya dengan Y. Sebagai informasi, apa yang dilakukan Bripka AS dalam kacamata Hak Asasi Manusia bukanlah sekedar penganiayaan. Tindakan tersebut lebih tepat dikategorikan sebagai praktik penyiksaan sebagaimana diatur dalam UU No 5 Tahun 1998 tentang Konvensi Menentang Penyiksaan dan Perlakuan atau Penghukuman Lain yang Kejam, Tidak Manusiawi, atau Merendahkan Martabat Manusia. 

Perbaikan Jalan Longsor Riau Sumbar Ditergetkan Selesai Akhir November
Kampar

Perbaikan Jalan Longsor Riau Sumbar Ditergetkan Selesai Akhir November

Kampar, Petah.id – Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau hingga saat ini terus berupaya memperbaiki jalan longsor di Desa Tanjung Alay, Kabupaten Kampar yang menghubungkan arus lalu lintas antar provinsi Riau-Sumbar. BPJN menargetkan pekerjaan perbaikan jalan akan selesai pada akhir November mendatang. “Untuk target penyelesaian perbaikan jalan kami targetkan selesai pada akhir November. Mudah-mudahan tidak ada kendala seperti cuaca,” ujar Kepala BPJN Riau Yohanis Tulak Todingrara Yohanis mengatakan, awal pekan ini, pihak BPJN telah selesai melaksanakan pemasangan jembatan bailey sementara yang terbuat dari rangkaian baja portable. Pemasangan jembatan sementara diperlukan agar lalu lintas di jalan tersebut normal pada saat masa perbaikan. “Pemasangan jembatan bailey sudah selesai, saat ini jembatan juga sudah bisa dilalui,” katanya, Rabu (11/9/2024). Lebih lanjut dikatakannya, jika nantinya perbaikan secara total pada jalan lintas tersebut sudah selesai dilakukan. Maka jembatan bailey tersebut akan kembali dibongkar. “Jadi jembatan ini dipasang hanya sementara saja, kalau perbaikan jalan sudah tuntas maka akan dibongkar lagi,” sebutnya. Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor (Polres) Kampar AKP Vino Lestari mengatakan, untuk penggunaan jembatan bailey tersebut pihaknya juga melakukan pengaturan lalu lintas, seperti kendaraan dari Riau menuju Sumbar menggunakan jembatan bailey dan kendaraan dari Sumbar menuju Riau menggunakan jalan yang tersisa dari longsor. "Khusus jembatan bailey dilakukan pembatasan muatan yaitu tidak boleh di atas 20 ton. Sehingga apabila ada kendaraan bermuatan dari Riau menuju Sumbar dilewatkan melalui jalan yang masih ada dengan sistem buka tutup. Dengan adanya jembatan bailey ini arus lalu lintas tidak diberlakukan buka tutup lagi," katanya.

Sosialisasikan Si-Lacak, Mudahkan Masyarakat Mengadu Soal Jalan Rusak
Siak

Sosialisasikan Si-Lacak, Mudahkan Masyarakat Mengadu Soal Jalan Rusak

Siak, Petah.id - Dinas PU Tarukim Siak melalui Bidang Bina Marga sosialisasikan aplikasi sistem informasi lapor cepat (Si-Lacak).Kepala Bidang Bina Marga PU Tarukim Siak, Arif Aditya menyampaikan lahirnya ide memunculkan aplikasi Si-Lacak karena inginkan menanggapi keluhan masyarakat dengan cepat terkait kondisi jalan rusak di wilayah Kabupaten Siak."Bidang Binamarga melahirkan ide, dan terobosan berupa sistem pengaduan bersifat aktif, tepat waktu, dan akurat," jelas kepala bidang Binamarga PU Tarukim Siak, Arif Aditya, Rabu (11/9/2024).Ditambahkan Arif, saat ini aplikasi sudah dibangun. Namun, masih dalam proses promosi dan sosialisasi. Langkah langkah penggunaannya pun mudah, sama seperti aplikasi lainnya.Cara penggunaannya, sambung Arif, masyarakat yang melapor dapat mengisi formulir, di dalam formulir itu wajib diisi Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap, dan nomor ponsel yang ada whatshap-nya.Kemudian, foto jalan yang diambil bisa tiga petik, dengan posisi lanskap, lalu langsung buat laporan usai menyelesaikan mengisi formulir.“Laporan langsung kami balas. Jika status jalannya merupakan jalan kabupaten, segera kami tindaklanjuti, jika bukan akan kami koordinasikan baik dengan Dinas PU Tarukim provinsi, maupun Kementerian PUPR,” terang Arif.Lanjut Arif, sekali klik, pihaknya akan mengetahui apakah jalan yang dimaksud itu merupakan jalan kabupaten, provinsi, maupun jalan nasional, berikut dengan titik koordinat, lintang dan bujurnya.Si-Lacak ini mendapatkan apresiasi dari Kadishub Junaidi, karena akan memudahkan Dinas PU Tarukim dengan Tim Reaksi Cepat menuntaskan persoalan yang menjadi keluhan masyarakat, terutama menyangkut jalan rusak.“Kami akan memberikan dukungan terbaik, apalagi inovasi ini, sedang diikutkan lomba di Kementerian PUPR, mudah mudahan inovasi ini mendapatkan apresiasi dan diperhitungkan,” sebut Junaidi yang akrab disapa Anong.Sementara Kasat Lantas AKP Fandri mengatakan, ada beberapa jalan di Siak yang sinyal sedikit, hal itu akan menyulitkan saat pelaporan.“Selanjutnya saya menyarankan inovasi ini didaftarkan ke HAKI, sehingga tidak ada yang mengklaim itu inovasinya,” jelas Kasat Fandri.Sedangkan Kadis Kominfo Romi Lesmana mengakui ada beberapa titik di jalanan Siak yang sedikit sinyal. Untuk hal ini sudah ada solusinya, termasuk berkoordinasi dengan provider.Kami mendukung sepenuhnya inovasi ini, akan kami harapkan dapat terus disempurnakan dan dikembangkan, tak hanya melalui android dan web tapi juga dapat akses dengan ponsel pintar lainnya.

Halaman 26 dari 164