Silat Lidah Tiga Paslon Bupati dan Wakil Bupati Siak di Acara Debat
Politik

Silat Lidah Tiga Paslon Bupati dan Wakil Bupati Siak di Acara Debat

SIAK, Petah.id - Debat kandidat Bupati dan Wakil Bupati Siak, benar-benar terlihat datar dan saling melengkapi.Mulai dari sesi pertama pertanyaan tentang puncak bonus demografi pada 2030 ada 276 ribu generasi produktif. Serta mengenai pendidikan dan menurunnya pendapatan per kapita, serta tentang Kawasan Industri Tanjung Buton.Sistemnya, masing-masing kandidat memilih amplop pertanyaan, menjabarkannya selama dua menit, dan dua kandidat lainnya menanggapi masing-masing dua menit.Hadir Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman,  Sekda Arfan Usman, Ketua DPRD Siak H Azmi, Kapolres AKBP Doddy F Sanjaya, Kajari Aliansyah dan sejumlah pejabat lainnya.Debat dipandu Muhammad Rizal, diawali dengan menjelaskan visi dan misi, dilanjutkan dengan pemilihan amplop yang berisi pertanyaan dimulai dari Paslon nomor urut 1, dengan pertanyaan tentang bonus demografi.Paslon nomor urut 1, Sayed Abubakar menjelaskan pihaknya akan memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya pendidikan.Kami akan melanjutkan kepemimpinan. Banyak permasalahan di bidang pendidikan, banyak anak yang tidak sekolah, kurangnya pendidikan akhlak.“Ini sangat mengkhawatirkan anak-anak tumbuh cerdas tapi tidak punya akhlak,” ungkap Sayed.Atas penjelasan Sayed, Paslon nomor urut 2, Alfedri mempertanyakan tentang data putus sekolah dari mana, Alfedri meminta agar statemen itu memiliki dasar.Ke depan bagaimana supaya bonus demografi tidak menjadi resisten demografi. Pendidikan sampai sejauh ini cukup baik.Sementara Husni Merza mengatakan faktor agama dominan bagi mereka.“Di pesantren kami mengajarkan budi pekerti,” jelasnya.Sementara menurut Paslon nomor urut 3, Arif menjelaskan semua anak-anak sekolah, perlu tempat bermain sekarang sudah tidak ada lagi. Perlu data yang valid untuk menyatakan banyak anak putus sekolah.Sementara Sayed menjawab dalam kondisi Covid-19, anak-anak tidak sekolah, karenanya pihaknya akan menyediakan internet dan menyediakan ponsel untuk keluarga tidak mampu. “Akhlak bukan hanya menyediakan pesantren, tapi sebaliknya kehidupan di rumah juga perlu pendidikan akhlak,” jelasnya.Sayed juga menjelaskan bagaimana saat ini anak-anak kecil pulang malam dari warnet. “Jangan sampai warnet merusak anak-anak kita. Bahkan untuk Tualang, ada tempat perjudian yang isinya anak-anak SMA bahkan SMP,” sebutnya.Debat yang ditaja KPU Siak itu di laksanakan di Hotel Novotel Pekanbaru Lantai 7. Debat itu menggunakan prokes ketat, hanya beberapa orang tim sukses saja yang bisa masuk kedalam.Acara yang berlangsung damai dan tertib itu berakhir pukul 22.30 tengah malam dan ditutup dengan closing statemen setiap paslon. 

Wan Abubakar Ajak Masyarakat Siak Menangkan Arif-Jarwo
Politik

Wan Abubakar Ajak Masyarakat Siak Menangkan Arif-Jarwo

SIAK, Petah.id  - Mantan Gubernur Riau Wan Abubakar kembali belusukan ke kampung-kampung yang ada di Kabupaten Siak.Kedatangannya mengajak masyarakat memilih pasangan putra daerah yang berkomitmen memajukan Siak, yakni Pasangan Arif - Sujarwo (PAS) nomor urut 3.Tokoh masyarakat Riau ini singgah di Kwalian, Kecamatan Siak, Kampung Jati Baru dan Medan Baru Kecamatan Bungaraya. Ia yakin ditangan Said Arif Fadillah dan Sujarwo Siak akan lebih baik, karena kedua putra kelahiran Siak itu memiliki pengalaman yang matang, baik di pemerintahan maupun sebagai wakil rakyat."Mari kita pilih putra daerah yang memiliki komitmen dan berpengalaman," ujar Wan Abubakar mengajak masyarakat memilih pasangan nomor 3 pada Pilkada Siak yang akan berlangsung 9 Desember nanti, Minggu (29/11/20).Pengalaman Calon Bupati Said Arif Fadillah selama mengabdi di pemerintahan cukup matang, 32 tahun mengabdi mulai dari Kecamatan Siak, Camat Tualang terakhir karirnya Sebagai Kepala Dinas Perhubungan. Dilengkapi dengan sang calon Wakil Bupati Sujarwo yang telah dua periode menjadi Anggota DPRD Siak.Lebih jauh, pasangan Said Arif Fadillah dan Sujarwo dinilai mampu membangun komunikasi baik dengan Pemerintah Provinsi Riau, memiliki kedekatan dengan Gubernur Riau."Dalam membangun daerah, khususnya Kabupaten Siak, dibutuhkan bantuan Provinsi dan Pusat. Baik itu dalam hal pembanguna infrastruktur maupun bantuan program pertanian, listrik, air bersih dan program lainnya," ujar Wan Abubakar.Upaya menjemput bantuan baik dari Provinsi maupun dari kementrian tentunya butuh campur tangan Pemerintah Provinsi Riau. "Pasangan Said Arif Fadillah dan Sujarwo diusung oleh Syamsuar, sekarang ia menjabat sebagai Gubernur Riau juga berangkat dari Siak. Artinya, besar peluang PAS untuk membangun Siak lebih baik, kalau butuh bantuan Provinsi tentu dibantu Gubernur," ujar Wan Abubakar.Perjuangan memenangkan PAS disambut oleh tokoh masyarakat Kampung, ustaz Zulkarnain dari Mempura merasa bangga dengan adanya putra daerah yang berani berkorban untuk maju merebut tampuk pimpinan di Kabupaten Siak."Sebagai orang Siak, kita pilih orang Siak, apalagi calon ini sudah berpengalaman dan tau persis apa yang harus dibuat untuk membangun Siak ke-depan. Apalagi Arif-Sujarwo dapat dukungan dari Gubernur, kita yakin menang," ujar Zulkarnain.Said Arif Fadillah pada kampanye dialogis di kediaman Paino, Kwalian, Kelurahan Kampung Rempak memaparkan visi dan misi. Dari delapan program unggulan yang ia jabarkan, ia menyinggung soal perhatian kepada tenaga pengajar."Dibidang pendidikan, sebagian ada guru yang harus berulang dari kota ke pelosok kampung. Nanti kami siapkan insentif bagi guru yang bertugas di daerah terpencil," ujar Said Arif Fadillah.

KPU Siak Kekurangan 343 Surat Suara
Politik

KPU Siak Kekurangan 343 Surat Suara

SIAK, Petah.id -  14 hari menjelang pencoblosan pada pilkada serentak 9 Desember mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Siak masih kekurangan 343 surat suara.Kepala Divisi Teknis KPU Siak Agus Hariyanto membenarkan pihaknya masih kekurangan surat suara. " Sebanyak 173 surat suara yang rusak dan  kurang dari perusahaan sebanyak 170 jadi total kekurangan surat suara sebanyak 343," jelas Agus Hariyanto, Rabu (25/11/2020) pagi.Dari total 274.645 lembar lebih yang tiba bulan ini. Surat suara yang rusak itu dipastikan tak bisa dipakai dan akan dimusnahkan."Yang rusak sementara sudah kita simpan. Nanti akan dimusnahkan," kata Agus Haryanto.Kerusakan  tersebut, Jelas Agus, mulai dari sobek, kusut hingga kotor. Kerusakan yang ditemukan murni dari percetakan dan bukan kerusakan selama proses pelipatan surat suara yang berlangsung selama tiga hari di Kantor KPU Siak."Murni dari sana. Bukan karena dilipat maka 173 lembar surat suara itu rusak. Tapi emang dari sananya,"  ujar Agus.Saat ini pihaknya juga sudah menyampaikan hal kekurangan surat suara tersebut kepada KPU Provinsi Riau dan perusahaan yang mencetak surat suara." Sudah kita sampaikan ke KPU Provinsi dan Perusahaan yang mencetak akan memenuhi kekurangan tadi," kata Agus.Saat ini, tambah Agus, pihaknya masih menunggu intruksi dari KPU provinsi kapan kekurangan surat suara tersebut akan diterima KPU Siak."Kami masih menunggu instruksi KPU Riau kapan surat suara tersebut kita jemput karena tidak hanya Siak yang kekurangan surat suara. Kami berharap kekurangan surat suara tersebut dapat terpenuhi tepat waktu," tambahnya.Disinggung soal kendala KPU Siak dalam mensukseskan Pilkada serentak Desember 2020 mendatang Agus mengklaim pihaknya sudah siap." Kendala sejauh ini belum ada semuanya masih berjalan normal dan lancar semua tahapan," kata Agus.

Arif dan Sujarwo Maju Pilkada Siak, Syamsuar: Kenapa Saya yang Dibantai?
Politik

Arif dan Sujarwo Maju Pilkada Siak, Syamsuar: Kenapa Saya yang Dibantai?

SIAK, Petah.id - Kemenangan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati dalam Pilkada 9 Desember nanti akan terwujud jika menerapkan kompetisi yang sehat. Dengan maksud tidak menggunakan cara-cara buruk, seperti menyebarkan berita bohong, fitnah hingga ujaran kebencian hanya sekadar mendapatkan simpati pemilih.Hal itu ditegaskan langsung oleh Syamsuar selaku Ketua DPD Partai Golkar Riau saat berdialog dengan masyarakat Buantan II, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau, Selasa (24/11/2020) pada kegiatan Kampanye dialogis Calon Bupati dan Wakil Bupati Siak nomor urut 3, Said Arif Fadilah - Sujarwo.Syamsuar mengaku heran dengan sebagian masyarakat Siak yang menghujatnya melalui media sosial serta media cyber karena turun ke Siak memberikan dukungan kepada paslon bupati dan wakil Bupati nomor urut 3. Syamsuar juga bertanya salahnya dimana. Sebab selaku ketua DPD Partai Golkar Riau, tentunya ia harus memberikan dukungan penuh kepada Calon Bupati dan Wakil Bupati yang diusung oleh Partai Golkar. "Saya sebenarnya heran di Siak ini, kenapa Arif - Sujarwo yang maju Pilkada, tapi saya yang dibantai. Saya yang dihujat, saya yang dipersalahkan. Padahal dulu dulu tidak begitu, itulah Syamsuar si Intan Payung," kata Syamsuar. Selanjutnya, Syamsuar juga menceritakan sejarahnya yang masih ada garis keturunan Siak. Sebab kakeknya merupakan salah satu penasehat Sultan Siak yang bernama Datuk Tanah Datar. Dan eyangnya atau moyangnya bernama Datuk Kampar juga masih penasehat Sultan Siak, sehingga tidak dapat dipungkiri, dalam diri Syamsuar itu mengalir darah Siak."Jadi memang saya lahir di Jumrah, Kabupaten Rokan Hilir, tetapi kakek saya berasal dari Siak. Orang tua - tua di Siak ini tahu sejarah itu. Penasehat Sultan Siak itu ada 4 datuk, datuk Kampar, Datuk Tanah Datar, Datuk Lima Puluh dan Datuk Pesisir. Jadi saya punya darah Siak,Ayah saya itu anak dari Datuk Tanah Datar. Sedangkan Datuk Kampar itu, moyang saya," kata Syamsuar di kediaman Robi Cahyadi itu.Mantan Bupati Siak yang kini menjabat sebagai Gubernur Riau itu mengaku sudah 4 kali mengikuti Pilkada, mulai di Kabupaten dan Provinsi. Dalam setiap proses Pilkada hingga hari pencoblosan, tidak pernah ada saling buruk memburukkan dengan calon Bupati atau calon gubernur lainnya. "Ingat, Allah itu tidak tidur. Jika kita berusaha dan ikhtiar, InsyaAllah dimudahkan jalannya. Jika Allah sudah katakan Kun Fayakun, maka jadilah ia. Banyak orang yang tidak menyangka saya menang di Pilgubri. Ini takdir Allah karena usaha dan ikhtiar yang kami lakukan," kata Syamsuar.Syamsuar juga menegaskan kepada seluruh masyarakat yang datang, saat ini memilih pemimpin itu perlu orang yang tahu dengan kondisi daerah. Apalagi Siak ini punya potensi besar dari alam, wisata dan budayanya."Ini masih bisa dikembangkan di masa yang akan datang," kata Syamsuar yang sukses  mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif di Siak, hingga ia sering mendapat undangan sebagai pembicara terkait usaha ekonomi kreatif ini. Dikatakan Syamsuar, saat dirinya meninggalkan Siak sudah 100 persen listrik masuk desa, jalan ke kampung-kampung sudah mulai diaspal meski belum menyeluruh. Jalan yang bagus ini jelas akan meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. "Kondisi sekarang dan yang akan datang beda. Periode pertama saya Bupati Siak, APBD sampai Rp3 triliun, periode kedua Rp2 triliun lebih. Tergantung pada bagi hasil Migas. Dari sektor pariwisata ini PAD bisa kita genjot naiknya, terima setiap orang yang datang dan ingin berinvestasi," ujar Syamsuar. Syamsuar juga yakin, di kepemimpinan Arif Fadilah dan Sujarwo nanti, Siak akan semakin maju dan lebih baik. Untuk itu, Syamsuar mengajak masyarakat Siak untuk mencoblos nomor 3 saat Pilkada tanggal 6 Desember nanti. Kemudian, Ketua DPD Partai Golkar Riau Drs H Syamsuar MSi juga menyampaikan dirinya bisa hadir dalam kesempatan itu setelah izin cutinya sebagai Gubernur Riau atau pejabat negara ditandatangani Menteri Dalam Negeri. "Ini saya jelaskan lebih awal supaya masyarakat paham. Karena jika tidak dijelaskan masyarakat akan berfikir, ini hari kerja tapi kok Gubernur Riau Kampanyekan calon Bupati. Bukan hanya di Riau saja, Gubernur dan wakil gubernur daerah lainnya juga banyak yang mengajukan cuti untuk kampanye seperti ini," kata Syamsuar.Kepada Arif dan Sujarwo, Syamsuar kembali menegaskan, menjadi calon pemimpin itu harus tegas. Kombinasi ASN (Arif Fadilah)dan Wakil Rakyat (Sujarwo) ini sudah PAS untuk menggantikan jabatan Bupati Siak yang lama dengan yang baru. "Makanya nanti, masyarakat ramai-ramai datang ke TPS dan ajak warga lainnya untuk mencoblos Cabup nomor 3 Arif Fadilah. Sebab saya yakin program mereka untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Siak serta pembangunan di Siak akan mereka realisasikan jika diberikan amanah memimpin Siak," sebut Syamsuar lagi .

Jadi Jurkam Arif-Sujarwo Syamsuar Janji Upayakan Politeknik di KM 11 Buatan
Politik

Jadi Jurkam Arif-Sujarwo Syamsuar Janji Upayakan Politeknik di KM 11 Buatan

SIAK,Petah.id - Mantan Bupati Siak yang kini menjabat sebagai Gubernur Riau H Syamsuar berjanji akan memperjuangkan mimpinya agar Siak memiliki Kampus Politeknik unggulan. Di masa kepemimpinannya sebagai Bupati Siak, Syamsuar pernah mengusulkan ke Dirjen, lahan 10 haktare telah disiapkan di KM 11 Buatan.Hal itu disampaikan Syamsuar saat menjadi juru kampanye pada kampanye dialogis pasangan Calon Bupati Siak Nomor 3 Said Arif Fadillah dan Sujarwo, Selasa (24/11/20) di Kampung Buatan II, Kecamatan Koto Gasib."Rencana Politeknik yang unggul di Siak sudah pernah kami usulkan ke Dirjen, letaknya di KM 11 Buatan sudah disiapkan lahan 10 hektare, saat itu Dirjen bertanya apakah lahannya bisa diperluas, kita jawab kalau memang dibutuhkan bisa. Untuk berdirinya Politeknik di KM 11 Buatan ini akan terus kami perjuangkan," kata Syamsuar.Sebagai Ketua DPD I Golkar Riau sekaligus Gubernur Riau, ia akan membuktikan perhatiannya pada pendidikan anak Siak dengan menghadirkan kampus Politeknik unggulan di Siak."Kita ingin Politeknik berkualitas, dengan fasilitas yang baik, bekerja sama dengan perusahaan, sehingga lulusannya tidak nganggur, dapat diserap lapangan kerja dan mampu membuka lapangan kerja," kata Syamsuar.Di lain hal, Syamsuar menyampaikan bahwa Siak memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan, baik itu di sektor budaya maupun pariwisata, itu semua perlu dikelola dengan baik agar Siak lebih maju.Di lain sisi, mantan Bupati Siak itu menceritakan sejarah perekonomian Daerah di Siak, Negri Istana dahulu dikenal kaya dari nilai APBD yang sempat mencapai Rp3,2 T, angka itu besar karena bersumber dari bagi hasil pengelolaan minyak bumi dan gas di masa itu masih jaya. Namun kini APBD Siak tinggal Rp1,7 T, untuk itu perlu usaha kreatif dalam menyelenggarakan pembangunan di Siak."Dulu APBD Siak Rp3,2 T, Rp2 T lebih, untung kita dahulukan pembangunan jalan di desa," ujar Syamsuar.Sebagai mantan Bupati Siak, Syamsuar menegaskan bahwa Siak membutuhkan pemimpin yang tegas dan berani mengambil keputusan dan sikap dalam menghadapi situasi sulit saat ini. Atas dasar itu ia mengusung pasangan Said Arif Fadillah dan Sujarwo untuk pemimpin baru di Kabupaten Siak.Said Arif Fadillah menceritakan pengalaman dan kedekatannya dengan Gubernur Riau H Syamsuar."Pada tahun 1988 saya mulai tugas di Kantor Camat Siak, pada tahun 90 Bapak Syamsuar jadi sekcam di Siak, saya banyak dibimbingnya. Tahun 93 Bapak Syamsuar jadi camat di Siak, saya dipercaya menjadi Camat Pembantu di Tualang Perawang," cerita Said Arif Fadillah.Pasangan Calon Bupati Siak nomor 3 ini maju untuk membangun Kabupaten Siak yang unggul, berbudaya dan agamis. Dengan delapan program unggulan dirumuskan dalam visi dan misi yang akan direalisasikan jika dipercaya masyarakat mempin Siak ke-depan.Penyampaian viisi dan misi dijabarkan oleh Sujarwo, peningkatan sektor pendidikan atau sumber daya manusia akan dilaksanakan melalui penyaluran beasiswa bantuan untuk pelajar dan mahasiswa miskin dan beasiswa berprestasi. "Perlu kita dorong anak2 jadi sarjana, agar anak Siak bisa merebut peluang kerja dan peluang membuka usaha di Siak," kata Sujarwo.Upaya peningkatan ekonomi masyarakat, akan dicapai melalui UMKM, berdasarkan data yang diperoleh semasa menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Siak, Sujarwo menjelaska  3000 UMKM yang ada di Siak. UMKM yang ada dikembangkan, melalui pelatihan dan modal. "Banyak ibu-ibu yang pandai menjahit, pandai membuat kue, pandai membuat kerajinan, mereka bisa membuka usaha sendiri, melalui program UMKM kami akan melakukan pembinaan," kata Sujarwo.Pemuda tidak luput dari perhatian Pasangan Arif-Sujarwo, program pembinaan dibidang olahraga akan dibuat, sebagai wadah pemuda menyalurkan bakat, mengembangkan potensi yang dimiliki.Sujarwo menegaskan impiannya menjadikan Siak sebagai destinasi wisata unggulan, upaya peningkatan wisata sejarah, harus wisata alam serta wisata religi akan dilakukan.

Robi Cahyadi: Perlu Sinergitas dengan Provinsi untuk Membangun Siak, Makanya yang PAS Coblos Nomor 3
Politik

Robi Cahyadi: Perlu Sinergitas dengan Provinsi untuk Membangun Siak, Makanya yang PAS Coblos Nomor 3

SIAK, Petah.id - Hujan yang turun sejak pukul 13.00 WIB ternyata tidak menyurutkan semangat masyarakat Kampung Buantan II, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau untuk menghadiri kampanye dialogis pasangan calon bupati dan wakil Bupati Siak, Said Arif Fadilah dan Sujarwo di rumah Robi Cahyadi SH.Meskipun ramai masyarakat, Ketua Koalisi Partai Gerindra Kecamatan Koto Gasib ini tetap menerapkan protokol Kesehatan dengan menjaga jarak duduk masyarakat yang datang serta selalu menggunakan masker. Dalam elu-eluannya sebagai tuan rumah, Robi Cahyadi menyebutkan pasangan Said Arif Fadilah dan Sujarwo yang akrab dengan sebutan PAS ini memang layak menjadi bupati Siak menggantikan bupati Siak yang lama.Diceritakannya, APBD Siak tahun 2021 jauh merosot hingga Rp 500 miliar dari tahun 2020. Artinya untuk pembangunan Kabupaten Siak kedepannya perlu sinergi Kabupaten dengan Provinsi dan Pusat. "Dengan melihat dukungan Ketua DPD Golkar Riau, Drs H Syamsuar kepada PAS nomor urut 3 ini, kita yakin jika nanti pak Arif Fadilah dan Sujarwo menang di Pilkada Siak, kedepannya Siak akan tetap bisa maju dan lebih baik pembangunannya meskipun APBD Siak hanya Rp 1,7 triliun," kata Robi Cahyadi kepada masyarakat Buantan II . Robi juga meyakinkan masyarakat, bahwa komunikasi dengan PAS jika nanti menjadi Bupati dan Wakil Bupati Siak tidak akan sulit. Kedua putra terbaik Siak yang lahir, besar dan bekerja di Siak ini pastinya akan berbuat lebih baik untuk Kabupaten Siak ini. "Kita sama-sama tahu bahwa pak Syamsuar sudah berbuat untuk kampung kita ini, baik saat menjabat sebagai Bupati Siak maupun Gubernur Riau. Sekarang Calon Bupati nomor 3  ini juga diharapkan beliau dapat meneruskan programnya di Siak. Artinya sinergi ke Provinsi dan pusat nantinya untuk kemajuan pembangunan Siak akan terwujud," sebut Robi Cahyadi lagi yang disambut Yel-yel PAS Menang, Menang, Menang. Robi juga menepis isu miring terkait tidak adanya pembangunan masa kepemimpinan Syamsuar di Siak dan saat memimpin Riau. "Buktinya saja sudah kita lihat sekarang, perbaikan jalan dari Koto Gasib ke Tualang itu anggarannya dari Provinsi. Jadi, mari ramai-ramai ajak saudara kita, tetangga untuk datang ke TPS pada tanggal 9 Desember dan coblos nomor 3," kata Robi menegaskan.  Dalam kampanye yang dihadiri oleh Ketua DPD Golkar Riau, Drs H Syamsuar itu, Calon Bupati Siak nomor urut 3, Said Arif Fadilah didampingi calon wakil bupati Siak, Sujarwo menyampaikan 8 program unggulannya untuk Kabupaten Siak lebih baik. Selain itu, Arif juga menyampaikan selama 32 tahun mengabdikan diri di Kabupaten Siak sebagai ASN. Meski masih ada masa jabatannya 1 tahun lagi sebagai ASN, Arif Fadilah pilih mengundurkan diri dengan tujuan ingin membangun Siak lebih baik lagi jika masyarakat memberinya amanah tersebut. "Apalagi, saya akan dibantu oleh wakil Bupati Sujarwo yang merupakan wakil rakyat Siak dua periode. Di periode kedua ini dia pilih mundur untuk tujuan yang sama dengan saya. Artinya kami ingin Siak ini kedepannya lebih baik. Kami ingin Siak menjadi Kabupaten terbaik se Riau dalam segala bidang," kata Arif Fadilah. Ditambahkan Sujarwo, calon wakil Bupati Siak nomor urut 3 ini, visi misi yang sudah disusunnya bersama Cabup Arif Fadilah itu terkait kepentingan rakyat. Sebab, basicnya di DPRD Siak selama ini selalu memperjuangkan aspirasi masyarakat. "Tiga partai koalisi yang mendukung kita juga partai tertinggi di pusat. Ini juga akan membantu kita menjemput dana pusat untuk membangun Kabupaten Siak. Ditambahlagi sinergitas kita dengan orang nomor 1 Riau yang merupakan Ketua DPD Golkar Riau," kata Sujarwo dengan lugas. Dalam program pendidikan, kata Sujarwo, anak Siak harus sarjana semua dan siap menghadapai dunia kerja. Untuk itu ada beasiswa miskin dan beasiswa prestasi untuk anak-anak Siak. "Kita akan buat perda naker lokal nanti, agar anak-anak Siak dimudahkan dalam mencari pekerjaan. Selain itu juga ada program peningkatan ekonomi seperti bantuan modal untuk Pelaku UMKM di Kabupaten Siak," kata Sujarwo. Dari kampanye dialogis yang sudah berjalan di 131 desa dan kelurahan di Kabupaten Siak, Sujarwo juga menyampaikan bahwa potensi pariwisata Siak sangat menjanjikan.

Syamsuar Akan Rampungkan Jalan dan Puskesmas di Siak
Politik

Syamsuar Akan Rampungkan Jalan dan Puskesmas di Siak

SIAK, Petah.id - Gubernur Riau H Syamsuar mengaku tetap komitmen memperhatikan pembangunan di Siak, dibuktikan pada tahun 2019 perbaikan jalan Provinsi yang ada di Siak sudah mulai dilakukan, sayang tahun ini rencana pembangunan tidak bisa terealisasi, namun ia berjanji tahun 2021 jalan dan Pembangunan Puskesmas yang mangkrak akan dirampungkan."Perbaikan jalan Provinsi yang ada di Siak tahun lalu sudah dilakukan, tahun ini memang ada kendala di lapangan, tahun depan kita selesaikan," kata Ketua DPD I Golkar Riau, Drs H Syamsuar Msi, Senin (23/11/2020) pagi.Seperti ruas jalan dari simpang Km 11 Buatan Kecamatan Gasib ke arah Perawang, kondisi jalan yang dulunya rusak parah kini sudah diperbaiki."Banyak ruas jalan Provinsi yang ada di Siak, dari teluk Masjid ke arah Sungai Pakning, simpang Pusako ke arah Teluk Masjid, Pusako ke KM 11 Buatan. Dari simpang Km 11 Buatan ke arah Sipang Gondrong Perawang," ujar Syamsuar.Tidak hanya bicara pembangunan jalan, Syamsuar juga menyebutkan beberapa pembangunan Gedung Puskesmas yang mangkrak, ia berjanji tahun 2021 gedung yang telah menelan banyak anggaran itu akan dirampungkan."Seperti puskesmas pembangunan Sabak Auh yang mangkrak, sebelum dimulai akan diaudit dahulu. Pertama untuk memastikan apakah bangunan itu masih kokoh, layak diselesaikan. Kedua, untuk memastikan berapa persentase pekerjaan yang sudah dilakukan. Tahun depan kita selesaikan," janji Syamsuar.Meski tahun ini bantuan fisik dari Pemerintah Provinsi tidak bisa terealisasi di Siak, namun Syamsuar menegaskan bahwa bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Riau ke Siak tetap terealisasi. "Tahun ini bantuan keuangan tetap jalan, untuk bantuan keuangan realisasi kegiatannya tentu dilakukan pemerintah Kabupaten," tegas Syamsuar.Syamsuar menjelaskan bantuan yang mungkin tidak terlihat kasat mata, seperti honorer guru bantu."Seperti SD dan SMP yang merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten, perlu diketahui ada honor guru bantu dari Provinsi," ujar Syamsuar.

Sujarwo Dekat dengan Masyarakat dan Rendah Hati
Politik

Sujarwo Dekat dengan Masyarakat dan Rendah Hati

SIAK, Petah.id - Siapa yang tidak kenal Sujarwo, calon Wakil Bupati Siak yang kini jadi perbincangan banyak orang karena karismanya yang memukau.Sujarwo bukan hanya rendah hati, tapi dia dekat dan selalu di hati  masyarakat. Kedekatannya itu bukan secara tiba-tiba karena masa Pilkada, tapi hal itu sudah berlangsung sangat lama, dan sudah menjadi karakternya menyatu dengan sendi-sendi kehidupan.Demikian dikatakan Sulastri (41). Sulastri menilai Jarwo bukan tipe orang yang dekat dengan masyarakat karena ada maunya atau dengan kata lain ingin dipilih, tapi sejak dulu ia memang memiliki kepribadian merangkul dan ramah kepada siapapun."Ia dekat dengan masyarakat bukan sekarang-sekarang ini saja, tapi memang sejak dulu. Meskipun dia menjadi anggota DPRD Siak, ia tetap biasa saja dengan masyarakat dan tak ada jarak," puji Sulastri untuk Sujarwo.Lebih jauh dikatakannya, jika ada kemalangan atau kegiatan apapun termasuk pernikahan, Sujarwo tak sungkan membantu tanpa diminta. "Jujur saya katakan, Mas Jarwo itu memang murah hati, suka menolong sesama tanpa harus diminta," tambah Lastri.Hal senada juga dikatakan Marliana (39), menurut ibu rumah tangga ini, di tengah pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Siak lainnya menunjukkan seolah-olah dekat dengan masyarakat, berbeda dengan Sujarwo, dia sudah menunjukkan sifat baik hati itu jauh sebelum pilkada ini dimulai." Kang Jarwo orangnya memang baik di tengah yang lain pura-pura baik karena mau pemilihan Bupati," jelas Mardiana yang kagum dengan karakter Sujarwo.Eluan Marliana tak berhenti di situ, ia terus membeberkan kedekatan Sujarwo dengan masyarakat, dia mencontohkan Sujarwo tak segan membantuny dan keluarganya  jika terjadi sesuatu."Tak bisa saya katakan lagi kebaikan Kang Jarwo, mau jadi pejabat atau tidak dia memang tak ada jarak dengan kami. Semoga Allah ridhoi perjuangan Kang Jarwo sekarang dan terpilih sebagai Wakil Bupati siak ke depan," kata Marliana.Untuk diketahui, Sujarwo ikut dalam kontestasi Pilkada serentak 2020 di kabupaten berpasangan dengan Said Arif Fadillah dengan nomor urut 3. Dikenal dengan sebutan Pasangan Arif Jarwo (PAS) dan membawa tagline Siak Lebih Baik.

Halaman

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: A non-numeric value encountered

Filename: pages/kategori-berita.php

Line Number: 51

Backtrace:

File: /home/u1605178/public_html/application/views/public/pages/kategori-berita.php
Line: 51
Function: _error_handler

File: /home/u1605178/public_html/application/views/public/public.php
Line: 159
Function: view

File: /home/u1605178/public_html/application/controllers/Main.php
Line: 242
Function: view

File: /home/u1605178/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

1 dari 10