20 Hektar Lahan di Kandis Siak Terbakar
Foto : Maggala Agni Daops Pekanbaru saat padamkan api di Kandis Siak/ Dokumentasi : Istimewa
Siak, Petah.id - Seluas 20 hektar lahan ludes dilahap sijago merah di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau.
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tersebut sudah dua hari terjadi.
Kadaops Manggala Agni Dalkarhut Wilayah Sumatera IV/ Pekanbaru, Firza Cautsar membenarkan peristiwa karhutla di wilayah kerjanya.
Dikatakan Firza, kurang lebih 20 hektar lahan yang terbakar di Kandis, Siak dan Pinggir, Bengkalis.
"Sebagian lahan terbakar masuk Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis. Untuk luasan sementara mencapai -+ 20 hektar," kata Firza Cautsar, Jumat (29/5/2026) melalui pesan whatsapp.
Disampaikan Firza, saat ini pihaknya masih berjibaku untuk memadamkan api. Butuh kerja keras untuk memadamkan api lantaran kondisi tanah gambut yang mudah terbakar.
"Mopping up terus dilakukan saat ini, dibutuhkan waktu dan ketelatenan mengingat kondisi gambut membutuhkan pengerjaan ekstra," jelas Firza.
Tak sampai disitu, Kadaops Pekanbaru, Firza juga menyampaikan saat ini pihaknya juga berjibaku memadamkan api di sejumlah titik di wilayahnya.
"Tim juga sedang memadamkan di Pasir Limau kapas, Rohil. Ini Hari ke tiga tim berjibaku di sana.
Upaya penyekatan sudah berhasil dilakukan, dilanjutkan mopping up," bebernya.
Sementara itu, Kalaksa BPBD Siak, Novendra Kasmara turut membenarkan terjadinya Karhutla di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau.
Dikatakan Novendra, sedikitnya ada 20 hektar lahan yang terbakar di lokasi lahan milik Agrinas tersebut.
"Kurang lebih 20 hektar lahan disana," kata Kalaksa BPBD Siak, Novendra Kasmara.
Ditambahkan Novendra, hari pertama terbakar pihaknya turut menerjunkan personil untuk memadamkan api.
"Hari pertama ikut personil BPBD ikut memadamkan, namun selanjutnya kami tidak ikut lagi," tambah Novendra.
Pemadaman tersebut, sambung Novendra, sudah hari ke 3 dilakukan. Namun, setelah hari pertama kebakaran, BPBD Siak tidak lagi turun memadamkan api karena belum ada permintaan untuk diperbantukan oleh Agrinas.
"Belum ada koordinasi lanjutan dari Agrinas untuk kami BPBD Siak melakukan pemadaman," sambungnya.
Namun, lanjut Novendra, pihaknya terus memantau kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Kandis tersebut.
"Tim sudah stanby. Kami juga memantau secara aktif dengan koordinasi dengan pihak kecamatan, desa dan masyarakat setempat," tutupnya.
Laporan : Ph1
Editor : Redaksi
Bagikan berita ini melalui :