Siak, Petah.id - Ketua DPRD Siak Indra Gunawan begitu antusias mengikuti proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang kini sedang berlangsung di sekolah negeri. Bagaimana tidak antusias, kata Ketua DPRD Indra Gunawan yang akrab disapa Ngah Ige atau Jengah ini. Para orangtua yang anaknya tamat SD, atau tamat SMP, akan sibuk mendaftarkan putra putrinya ke sekolah negeri. Pendaftaran yang kini dilakukan secara online, membuat para orang tuah harap harap cemas, dan terus memantau website setiap waktu. “Jangan sampai tiba tiba nama anaknya hilang, tergantikan orang lain. Tentu harus dicarikan solusinya,” kata Ketua Indra Gunawan. Bahkan sangkin khawatirnya anaknya tidak lulus, ada juga yang meminta tolong padanya agar menghubungi pihak sekolah, agar anaknya dibantu, sehingga bisa lolos di sekolah yang dihendaki. “Saya berharap tidak ada kecurangan dalam PPDB ini, karena reputasi dan nama baik sekolah dipertaruhkan di sini,” kata Ketua Indra Gunawan. Sebaiknya transparan dan melakukan seleksi sesuai aturan yang ada. Sebab semua anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak, di sekolah yang memang menjadi harapan dan semangat anak. Sebagaimana dikatakan Kepala SMAN 1 Siak Puguh Sutrisno SPd MM, saat ini pihaknya fokus melakukan PPDB, disebutkan Ketua Indra Gunawan, apa yang dilakukan tentu sesuai dengan aturan dan tata cara yang berlaku. Untuk PPDB ini, jalur prestasi, terdiri dari rapor dan nilai rata rata 10 persen. Nilai akademik dan non akademik 10 persen, tahfiz 8 persen, prestasi tingkat internasional 2 persen, jadi total jalur prestasi 30 persen. Sedangkan zonasi 50 persen, afirmasi 15 persen, ikut orangtua 5 persen, “Semua itu tentu harus terpenuhi, dan anak yang mendaftar tinggal menyesuaikan,” kata Ketua Indra Gunawan. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, sebut Ketua Indra Gunawan. Sebab Kasek SMAN 1 Siak itu sudah memastikan mereka akan melaksanakan PPDB sesuai aturan yang belaku, tanpa ada kecurangan. Kepada para orang tua, dan pelajar yang ingin mendaftar ke sekolah mana pun, tetap semangat dan sekali lagi rajin memantau website PPDB, untuk memastikan nama tetap ada. Saat ini, SMAN 1 Siak menerima 7 kelas siswa baru, Untuk 1 kelas terdiri dari 36 siswa. Berarti ada 252 siswa yang akan diterima. “Sudah ada 40 persen yang mendaftar, dan saat ini dalam proses verifikasi,” kata Ketua Indra, sebagaimana dijelaskan Kasek SMAN 1 Siak. Jika itu tentang SMAN 1 Siak, berbeda ceritanya dengan SMAN 2 Mempura. Jarak SMAN 2 Mempura ke pusat Kota Siak lebih kurang 7-8 Km. Sementara dari SMAN 2 ke Kecamatan Koto Gasib, hampir sama dengan jarak ke Kota Siak. Namun, 8 tahun berdiri, siswa tak sampai 100. Bahkan tahun ini, hanya menamatkan 28 siswa, tiga di antaranya diterima di perguruan tinggi negeri. Di sana kekurangan siswa, sebagaimana dijelaskan Kasek SMAN 2 Mempura Abu Jalis, disebutkan Ketua Indra, belum sampai 1 kelas yang mendaftar, masih belasan orang. “Tentu hal ini, akan menjadi perhatian kami, dan akan kami carikan solusinya,” kata Ketua Indra Gunawan. Ketua Indra Gunawan sangat ingin lahir generasi yang ke depan tak hanya menjadi pemimpin tapi juga generasi yang sehat, cerdas dan mampu memajukan Kabupaten Siak ini, dengan potensi yang dimiliki dari segala lini. Terhadap sekolah lainnya di Kabupaten Siak, yang sedang melakukan PPDB, hendaknya dapat transparan dan cegah terjadinya kecurangan. “Mari kita awali pendidikan anak anak kita dengan niat baik dan tujuan yang baik, dan selalu saja ada toleransi dan empati,” ucap Ketua Indra Gunawa
Siak, Petah.id - Sebanyak 553 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada jabatan fungsional guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak formasi 2023 menerima langsung Surat Keputusan (SK) dan dilantik oleh Bupati Siak Alfedri di Kantor Bupati. Senin (24/06/2024)Dalam sambutannya Bupati Siak Alfedri mengapresiasi usaha para PPPK sehingga dilantik dan mengingatkan agar selalu bisa menempatkan diri sebagai pelayan atau abdi masyarakat yang baik."Perubahan status menjadi pegawai pemerintah harus membawa kita untuk selalu berpikir untuk meningkatkan kinerja, memberikan pelayanan terbaik dan bersih dari KKN," kata Bupati Siak Alfedri. Bupati Siak juga mengatakan, formasi ini merupakan usaha Pemkab Siak mengapresiasi para guru dan tenaga honorer yang sudah mengabdi untuk Kabupaten Siak dan diharapkan bisa mengikuti kode etik ASN."Saya pesan untuk kepada seluruh PPPK untuk BerAkhlak yaitu berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif karna merupakan landasan berpijak seluruh ASN," jelasnyaIa juga berharap kepada PPPK untuk memaksimalkan kinerja diri untuk membantu membangun Siak yang berkelanjutan sesuai dengan target organisasi yang dijalani nantinya."Pergerakan organisasi akan sulit berjalan cepat bila tidak didukung oleh gerak aparatur yang memiliki kapasitas yang memadai, mampu mengerahkan energi, pengetahuan, kemampuan inovasi, dan berdaya juang tinggi untuk berkompetisi mencapai prestasi tertinggi," pintanya. Bedasarkan laporan Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Siak Nofitrizal, terdapat 185 formasi jabatan fungsional guru, 311 tenaga kesahatan, 49 tenaga teknis dan 8 tenaga teknis hasil optimalisasi yang akan dilantik. Ia juga menginformasikaan bahwa bedasarkan surat keputusan menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, Kabupaten Siak mendapat formasi PPPK berjumlah 1318 dan hanya terisi 545 diluar PPPK hasil optimalisasi.Pelantikan serta penyerahan SK ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Arfan Usman, Staf Ahli Bupati, Asisten dan pimpinan OPD di lingkungan pemerintahan Kabupaten Siak, camat dari kecamatan-kecamatan di Kabupaten Siak dan perwakilan DPRD Kabupaten Siak.
Siak, Petah.id - Wakil Ketua II DPRD Siak Androy Ade Rianda menghadiri gerak jalan santai yang digelar Polres Siak di Tualang. Gelaran jalan santai yang diikuti ribuan masyarakat Tualang dimulai dari depan Taman Motuyoko Tualang. Ada sejumlah kegiatan yang digelar, selain jalan santai, diantaranya senam bersama dan ramah tamah masyarakat Tualang dengan Polres Siak. Melihat begitu antusias masyarakat Tualang mengikuti kegiatan yang ditaja Polres Siak ini, disebutkan Androy, hal itu menandakan hubungan masyarakat dengan Polri, khususnya Polres Siak terjalin dengan harmonis. “Saya melihat Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi, Wakapolres Kompol Ade Saldi dan para Kasat dan Kapolsek, serta personel yang hadir begitu dekat dengan masyarakat,” sebut Androy. Kegiatan sempena Hari Bhayangkara ke-78 ini, benar benar menjadi momen keakraban masyarakat dengan Polri. Kapolres Asep bersama Wabup Husni melepas peserta jalan santai, dengan beragam hadiah. “Saya senang melihat situasi yang penuh keakraban dan kekeluargaan ini,” kata Androy. Dengan jalan santai ini, dengan banyaknya masyarakat yang turun menjadi peserta kegiatan yang ditaja Polres Siak ini, menandakan Polres Siak dan seluruh personelnya dicintai masyarakat.
Siak, Petah.id - Narkoba sudah menyasar pemuda di Kota Siak, hal itu tentu sangat miris, di tengah kemajuan zaman, serba digital dan orang sibuk melahirkan karya karya, mereka terbelenggu di dalam penyalahgunaan narkoba. Hal ini merupakan persoalan sangat serius di kota yang berbudaya dan menjadi teladan karena religius dan The Truly Malay. Sejarah panjang Kabupaten Siak ini, dengan beragam jejak sejarahnya, ternyata belum berhasil mencegah dan mengajak pemuda dan generasi muda terhindar dari narkoba. “Sebagai Kota Wisata, kita mesti memberikan kesan dan gambaran positif, sehingga orang akan datang dan kembali lagi ke sini,” kata Ketua Indra Gunawan. Hal ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama, untuk menyatukan langkah melawan dan mengatakan tidak pada narkoba. Lingkungan sehat bagi generasi muda dipastikan terbebas dari barang haram itu. Semua elemen diharapkan saling mengawasi, mengingat dampak penyalahgunaan narkoba yang begitu besar, terutama untuk masa depan generasi muda dan kabupaten ini. Tak cukup dengan sosialisasi, tapi juga penegakan hukum dipandang perlu untuk memberikan efek jera. Namun, memperketat pengawasan menjadi tugas bersama, terutama orang terdekat dan lingkungan. Hal ini tak hanya tugas penegak hukum, tapi menjadi tugas bersama,” sebut Ketua Indra Gunawan. Tidak menutup kemungkinan tidak hanya empat pemuda, tapi lebih banyak jumlahnya. Saatnya semua berperan, tak hanya orangtua dan keluarga, tapi juga peran pemerintah sangat penting untuk menjaga setiap sudut kota ini dari peredaran narkoba, sebut politisi Golkar ini.
Siak, Petah.id - Peletakan batu pertama pembangunan Gedung dan Pelabuhan Barang Bukti dan Barang Rampasan di Dusun Sungai Betung, Kecamatan Siak, pertama di Indonesia dihadiri anggota DPRD Siak H Syarif.Peletakan batu pertama dilakukan oleh Kajati Riau Akmal Abbas, Bupati Siak Alfedri, Kajari Moch Joko Eko Purnomo, disaksikan para asisten Kejati Riau, Kadis PU Tarukim Irving Kahar, Kadishub Junaidi, Dandim 0322/Siak Letkol Riyanto Budi Nugroho, Wakapolres Kompol Ade Zaldi, dan tamu undangan lainnya.Dengan dibangunkan gedung dan dermaga barang bukti dan barang rampasan di jalan penghubung Kelurahan Kampung Rempak dengan Kampung Rawang Air Putih, akan terjadi pergerakan ekonomi.“Dengan adanya gedung dan pelabuhan barang bukti ini, ke depan tentu saja jalan ini juga akan diperbaiki, diperlebar, untuk mempermudah akses,” kata H Syarif.H Syarif juga menjelaskan, gedung dan pelabuhan barang bukti dan barang rampasan itu, tidak jauh dari Kompleks Perumahan Pemda. Ada 240 unit rumah yang ditempati pegawai Pemkab Siak, ditambah lagi warga Dusun Sungai Betung, tentu saja potensi untuk berkembang terutama dari sisi rkonomi sangat memungkinkan.Dengan dibangunnya gedung ini, akan berdampak positif bagi perekonomian masyarakat. Apa lagi sebagaimana dijelaskan Bupati tadi, tidak jauh dari gedung dan dermaga barang bukti dan barang rampasan ini, tak lama lagi akan dibangun Kantor Ditpolair Polda Riau.“Pemda Siak menurut Bupati, menghibahkan 5 hektare lahan, selain kantor, akan dibangun juga perumahan personel,” jelas H Syarif.Tentu saja ke depan, akan ada pertumbuhan ekonomi di lokasi tepian Sungai Jantan ini. Masyarakat dan ASN yang tinggal di sini mudah mudahan ekonominya semakin meningkat.Di sini nantinya akan ramai, hidup, karena terjadi pengembangan kawasan, dan penghuninya bertambah.
Siak, Petah.id - Plt Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Heriyanto imbau seluruh masyarakat dan perusahaan agar tetap menjaga lahannya di musim cuaca yang cendrung panas seperti saat ini. Dikatakan Heriyanto, penting bagi pihaknya mengingatkan secara terus menerus kepada masyarakat agar tidak membersihkan lahan dengan cara membakar. Hal itu bertujuan agar menekan terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Siak. "Tetap jaga lahannya masing - masing, jangan bersihkan laham dengan cara membakar agar tidak terjadi hal hal yang tak diinginkan," tegas Plt BPBD Siak, Heriyanto, Sabtu (15/6/2024) usai melakukan cek sarpras di posko BPBD Siak. Ditambahkan mantan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPMPTSP ) Kabupaten Siak itu, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi hingga ke ceruk ceruk desa agar informasi bahaya terjadinya Karhutla benar benar sampai di masyarakat. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan koordinasi berkelanjutan dengan stakeholder terkait Karhutla di Siak. "Kami tak akan bosan terus mengimbau dan melakukan sosialisasi bahaya terjadinya karhutla ke masyarakat. Dan koordinasi dengan stakeholder seperti TNI, Polri, Manggala Agni akan terus dijalin," sebut Heriyanto. Lebih lanjut, partisipasi dan peran serta seluruh elemen masyarakat untuk menangkal dan mencegah terjadinya kebakaran di lingkungannya masing-masing sangatlah penting. Salah satu caranya, lanjut Heriyanto, dengan membangkitkan kesadaran masyarakat agar lebih waspada dan tidak membakar hutan. Selain itu, masyarakat harus lebih teliti dalam membuang sesuatu yang dapat memicu munculnya titik api. Misalnya bagi perokok, agar tidak membuang puntung rokok disembarang tempat. Karena, membuang puntung rokok sembarangan dapat memicu terjadinya kebakaran. “Begitu pun bagi masyarakat yang ingin membakar sampah agar lebih berhati-hati. Jangan sampai aktivitas membakar sampah dapat menyebabkan kebakaran dilingkungannya,” lanjutnya.
Siak, Petah.id - Sebanyak 7 ekor hewan kurban yang terdiri 4 ekor sapi dan 3 ekor kambing disembelih pada hari raya Idul Adha 1445 hijriyah di Mapolres Siak. Semua hewan kurban tersebut hasil dari kepedulian dan kesadaran personil Polres Siak dalam meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi mengatakan dpihaknya menyiapkan 500 kupon daging hewan kurban yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat sekitar. "Alhamdulillah, personel Polres Siak tahun ini untuk berkurban cukup antusias. Tentunya ini merupakan bentuk keikhlasan dan pengabdian dari seluruh personel kepada bangsa, negara dan masyarakat, untuk mewujudkan Polri yang prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan (Presisi),” ungkap Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi, Senin (17/6/2024). Ditambahkan AKBP Asep, berkurban ini juga merupakan wujud pengorbanan dari kita kepada masyarakat yang membutuhkan.“Maka dari itu, mari kita terus tanamkan sebagai semangat untuk ikhlas berkorban terutama saat kita melaksanakan tugas-tugas untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara. Mudah-mudahan apa yang kita niatkan semua ini mendapatkan ridho dari Allah SWT, Tuhan yang maha esa,” tambahnya.Alumni Akpol tahun 2002 itu juga menegaskan kepada personel yang ditunjuk sebagai panitia kurban agar dapat memprioritaskan penyaluran daging kurban tersebut kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.“Jangan ada pilih kasih, semunya harus dapat dengan rata, dan tolong diprioritaskan dulu warga yang kurang mampu ya. Jika warga tidak sempat menjemput kupon dagingnya, tolong langsung diantarkan ke rumah warga,” sebutnya kepada panitiaIa pun berharap kepada seluruh personel jajarannya, agar dapat mengambil hikmah dari makna berkurban, dan diharapkan tahun-tahun berikutnya jumlah personel yang berkurban harus meningkat.“Mudah mudahan tahun depan dapat lebih banyak lagi yang berkurban di Polres Siak," imbuh AKBP Asep. Sementara itu,Tono (38) warga Dayun yang mendapatkan kupon daging dari Polres Siak mengucapkan terimakasih secara langsung kepada kapolres Siak yang telah peduli dengan masyarakat. Ia pun mendoakan agar kepolisian terus dilindungi Allah SWT.“Terimakasih banyak ya pak, semoga bapak-bapak kapolisian terus diberikan kesehatan dan dilindungi dalam bertugas menjaga negeri ini,” sebutnya.
Siak, Petah.id - Hakim tunggal Pengadilan Negeri (PN) Siak, Mega Mahardika menolak permohonan praperadilan mantan Kalaksa BPBD Kabupaten Siak Kaharudin. Agenda pembacaan putusan persidangan praperadilan oleh PN Siak dibacakan pada Jumat, 14 Juni 2024.Putusan tersebut membuat status tersangka kasus korupsi dana bencana alam di Siak Kaharudin sah. Kajari Siak Moh Eko Joko Purnomo melalui Kasi Pidsus Muhammad Juriko Wibisono mengatakan, tersangka Kaharudin mengajukan praperadilan terhadap tindakan penyidikan, penetapan tersangka dan penahanan terhadap dirinya.Dikatakan Juriko, Kahar menilai tindakan penyidik tidak sesuai dengan peraturan perundang undangan (Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana) dan standar operasional prosedur yang berlaku di Kejaksaan Republik Indonesia. "Setelah hakim mendengar alasan pemohon, jawaban pemohon dan hasil dari persidangan maka hakim menolak praperadilan yang diajukan tersangka Kahar," jelas Kasi Pidsus Kejari Siak, Muhammad Juriko Wibisono, Sabtu (15/6/2024) petang. Ditambahkan Juriko, dengan ditolaknya seluruh dalil permohonan praperadilan yang dilakukan oleh pemohon maka apa yang dilakukan Kejaksaan Negeri Siak terkait penahanan dan penetapan tersangka sudah sesuai dengan aturan. "Jadi apa yang sudah dilakukan kejaksaan sudah sesuai dengan prosedur serta tata cara penyidikan sesuai dengan peraturan," tegas Juriko. Lanjut Juriko, atas tindakan tersangka Kahar, negara dirugikan sebesar RpRp1,1 miliar. "Mohon doa dari masyarakat Siak agar proses ini berjalan lancar," tutupnya. Sebelumnya diberitakan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak menetapkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Siak inisial KHD menjadi tersangka atas dugaaan kasus korupsi. dana penanggulangan bencana alam. Kepala Kejaksaan Negeri Siak Moch Eko Joko Purnomo mengatakan, Kepala Pelaksana BPBD Siak KHD diduga melakukan tindak pidana korupsi APBD Siak untuk bencana alam pada mata anggaran 2020 sebesar Rp1.109.844.681."KHD sejak pagi kami periksa kemudian sekira pukul 14.00 Wib ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus korupsi dana penanggulangan bencana alam di BPBD Siak. KHD sudah merugikan negara sebesar Rp1.109.844.681," ungkap Kajari Siak Moch Eko Joko Purnomo, Jumat (17/05/2024) di Kantor Kejaksaan Negeri Siak. Disampaikan Kajari Eko, melalui serangkaian proses penyidikan, tim penyidik telah menemukan kecukupan alat bukti tentang adanya dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana penanggulangan bencana pada BPBD Kabupaten Siak. "Bukti - bukti sudah kuat, bahkan kita sudah melakukan untuk penyitaan, mulai dari alat bukti surat, alat bukti saksi, dan alat bukti ahli," kata Kajari Eko. Dalam melakukan perbuatan melawan hukum, tambah Kajari Eko, banyak modus yang dilakukan oleh KHD, mulai dari mark up hingga membuat pertanggungjawaban fiktif. "Modus tersangka ini banyak sekali dalam melakukan penyalahgunaan dana penanggulangan bencana alam di BPBD Siak, mulai dari intimidasi, mark up hingga melakukan pertanggungjawaban fiktif," terang Kajari Eko.
Siak, Petah.id - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan (Ditjenbud), diwakili Pamong Budaya Ahli Utama Siswanto dan rombongan Muhibah Budaya Jalur Rempah 2024, melakukan kunjungan ke kabupaten Siak, kunjungan ini dalam rangka bersinergi bersama Pemkab Siak serta menyampaikan terkait gelaran Muhibah Budaya Jalur Rempah 2024.Kehadiran rombongan Budaya Jalur Rempah di Siak, disambut langsung Wakil Bupati Siak Husni Merza di dampingi Sekda Siak Arfan Usman, Dandim 0322 Siak Riyanto Budi Nugroho, di Halaman Panggung Siak Bermadah Kota Siak. Diawali dengan makan malam bersama, sambil menikmati keindahan Istana Siak dan Kota Siak di malam hari.“Muhibah Budaya Jalur Rempah ini, kerjasama antara Kemendikbud Ristek RI khususnya Dirjen Kebudayaan bersama TNI Angkatan Laut. Memiliki beberapa tujuan, pertama penguatan eksposur yaitu literasi tentang publikasi yang bertemakan tentang jalur rempah dan konektivitas budaya melayu, utamanya adalah budaya bahari kawasan negeri melayu,” kata Siswanto di Siak, Senin (17/6/2024) malam. Ia menjelaskan tujuan kedua yakni aktifitas ekosistem yaitu preservasi (Pemeliharaan) lingkungan budaya dan bahari terutama masyarakat nelayan setempat, dimana KRI Dewaruci bersandar. Yang ketiga yakni aktivasi cagar budaya dan warisan budaya tak benda, serta objek pemajuan kebudayaan lainnya."Dalam Muhibah Budaya Jalur Rempah ini, kami selalu bekerjasama dan bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat serta Pemerintah Daerah dimana kami berlabuh ataupun singgah, selain menampilkan kesenian juga mengedukasi masyarakat sungai dan laut yang kita miliki memiliki sejarah jalur rempah yang penting pada masa nya, termasuk dalam membangun pelestarian dan kemajuan kebudayaan,” ujarnya. Ia mengucapkan terimakasih kepada pemkab Siak yang bersedia menyambut kehadiran para peserta jalur rempah dengan segala fasilitas yang telah diberikan. Pada kesempatan itu, Siswanto juha menyebutkan Muhibah Budaya Jalur Rempah tahun 2024 mengangkat khazanah budaya bertema “Jalur Rempah dan Konektivitas Budaya : Arung Melayu". “Muhibah Budaya Jalur Rempah tahun 2024, akan berlayar menelusuri jalur perdagangan rempah di kawasan barat Nusantara KRI Dewaruci, dengan membawa 153 orang yang terbagi atas laskar rempah, pewarta, fotografer, penggiat film, peneliti dan rombongan lainnya. Pelayaran yang menggunakan KRI Dewaruci ini akan menelusuri tujuh titik di antaranya Jakarta, Belitung Timur, Dumai, Siak, Sabang, Malaka, Tanjung Uban, dan Lampung,” terangnya.Wakil Bupati Siak Husni Merza sebelumnya mengucapkan terimakasih dan selamat datang kepada rombongan Muhibah Budaya Jalur Rempah 2024, di Kota Siak Negeri Istana."Atas nama Pemerintah Kabupaten Siak, kami mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi setinggi-tinggi dengan dilaksanakan kegiatan Muhibah Budaya Jalur Rempah 2024, yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, yang bekerjasama dengan TNI Angkatan Laut,” ucap Husni.Husni menjelaskan, sejarah mencatat sekitar abad 17-18 Sungai Siak atau di kenal dengan Sungai Jantan merupakan jalur niaga terpenting, untuk menembus belantara Sumatera yang kaya akan hasil alamnya. Seperti gaharu, batu geliga dan kapur barus. Memang dalam wacana besar Jalur Rempah, keberadaan sungai ini sering diabaikan karena orang cenderung melihat selat Malaka sebagai jalur yang seolah berdiri tunggal. “Padahal Sungai Siak ini merupakan jalur penting di mana Johor, Belanda dan Pagaruyung saling berebut peran dan pengaruh karena kekayaan alamnya berikut aktivitas niaga yang tumbuh di sepanjang tepiannya. Hal itu juga didukung dengan kedalaman dan lebar sungai yang ideal sebagai jalur perdagangan utama pada abad-abad lampau di kawasan Sumatra Timur,” terangnya lagi.Husni Merza meminta kepada seluruh peserta alur rempah, agar membantu promosikan Kebudayaan, bangunan maupun situs sejarah, cagar budaya, kebudayaan, pariwisata kabupaten Siak dan lainnya melalui akun Media Sosial masing-masing."Saya mendapatkan informasi, bahwa salah satu kualifikasi dari peserta Jalur Rempah adalah Follower di Media sosialnya memiliki jumlah yang memadai, oleh karena saya berharap dan meminta kepada para peserta untuk membantu mempromosikan apa yang ada di Kabupaten Siak, seperti Budaya, Bangunan Sejarah, pariwisata dan lain sebagainya. Karena ada salah satu benda di Istana Siak yakni Komet (Alat Pemutar Musik), hanya ada 2 di dunia yakni di Siak dan di Negara Jerman. Akan tetapi yang masih bisa berfungsi hanya yang berada di Istana Siak, yang di Jerman sudah tidak berfungsi,” pintanya.Muhibah Budaya Jalur Rempah 2024 ini, selain dihadiri langsung Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia yang diwakili Pamong Budaya Ahli Utama Siswanto juga dihadiri Koordinator program Muhibah Budaya Jalur Rempah, Kemdikbud Ristek RI Yusnawati, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IV Riau dan Kepulauan Riau Jumhari, Komandan KRI Dewaruci Rhony Lutviadhany, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau Yoserizal Zen, Dandim 0322 Siak Riyanto Budi Nugroho, Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi, tokoh dan para budayawan serta tamu undangan lainnya.Untuk di Kabupaten Siak, 29 Laskar Rempah yang berasal dari 38 Provinsi se-Indonesia, menampilkan berbagai ragam tarian tradisional Nusantara, dan dilanjutkan dengan Penampilan Reog Ponorogo dan Pencak Silat oleh Anggota TNI Angkatan Laut yang merupakan awak KRI Dewaruci, dan ditutup dengan penampilan Riau Rhythm. (Infotorial)
Siak, Petah.id - Bupati Siak Alfedri pimpin apel pagi bersama siswa siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau, Senin (10/6/2024).Usai pelaksanaan apel, Bupati Siak Alfedri berikan kejutan kue ulang Tahun kepada Cristian Yosafat Sihombing yang lahir pada tanggal 10 Juni 2007 warga Kampung Pangkalan Pisang dan dilanjutkan dengan peyerahan Kartu Tanda Penduduk (KTP-EL) Elektronik kepada 10 pelajar yang telah berusia 17 tahun dan telah melakukan perekaman langsung di sekolah oleh petugas administrasi Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Siak."Semoga dengan KTP-EL ini anak-anak kami mendapatkan kemudahan dalam melanjutkan pendidikan jenjang perguruan tinggi. Dan kami berpesan tekunlah belajar dan melihat peluang-peluang kesuksesan kedepannya, sebab dengan pendidikan anak-anak sekalian akan menjadi intelektual baru di negeri ini," pesan Alfedri.Pemerintah Kabupaten Siak akan menjamin tersedianya layanan administrasi kependudukan di sekolah-sekolah menengah atas SMA dan SMK, karena ini merupakan terobosan baru dan satu-satunya di Indonesia, berharap dengan kemudahan ini saling mendukung dan bersama-sama dalam membangun negeri agar maju dan berkembang."Ada Beasiswa Umum Berprestasi Untuk Anak Siak (BeTUNAS) juga telah kami persiapkan, selain itu ada juga Beasiswa Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program bantuan sosial untuk melanjutkan pendidikannya kejenjang Perguruan tinggi, dengan target menaikan indek taraf pendidikan masyarakat Kabupaten Siak dari jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) menjadi Sekolah Menengah Atas (SMA/SMK) dan Perguruan Tinggi, satu keluarga satu Sarjana," ungkap Alfedri.Lanjut Alfedri, raihlah cita-cita dengan bersungguh-sungguh belajar dalam menimba ilmu, sebab melalui ilmu pendidikan agama, keterampilan maupun kejuruan akan mengarah sebagai cikal bakal menjadi seorang profesional dan intreprenur sukses sesuai bidang profesi masing-masing dan tercapainya generasi emas 2045 di Kabupaten Siak.Selain itu, ada 139 pelajar SMK 1 Koto Gasib direkam data kependudukan sesuai dengan kartu keluarga siswa-siswi, dan ada juga layanan registrasi dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) kepada majelis guru-guru pengajar, staf dan karyawan sebanyak 35 orang.Di akhiri dengan penanaman bibit pohon buah Alpukat super di halaman depan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Koto Gasib oleh Bupati Siak Alfedri dan Camat Koto Gasib Wendy.Turut hadir dalam apel pagi bersama camat Koto Gasib Wendy, Kapolsek Budiman, Babinsa, tokoh masyarakat dan ada seoarang yang dermawan yang telah menghibahkan lahan seluas 2 hektar untuk sekolah SMK 1 Negeri ini oleh bapak Haji Tambrin. (Infotorial)