Wakili Riau, Toni Kurniawan Masuk 5 Besar Pemilihan Putra Ekowisata Indonesia
Siak

Wakili Riau, Toni Kurniawan Masuk 5 Besar Pemilihan Putra Ekowisata Indonesia

SIAK, Petah.id - Bupati Siak Alfedri mengaku bangga terhadap anak muda Siak yang berhasil dan berprestasi di tengah pandemi Covid-19.Anak Siak tersebut adalah Toni Kurniawan berhasil masuk 5 besar pada ajang pemilihan Putera Ekowisata Indonesia 2020 di Kuta Bali, mewakili Provinsi Riau. Toni Kurniawan lahir pada tanggal  17 Oktober 1997, asal Kampung Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, alumni MAN 1 Siak. Saat ini, Toni kuliah jurusan Teknik Perencanaan Wilayah Kota, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.Kata Alfedri, masyarakat Kabupaten Siak patut berbangga karena anak muda tersebut bisa tampil di tingkat nasional, meski hanya masuk 5 besar. "Selamat atas prestasi ini jangan pernah menyerah dan jangan cepat puas atas prestasi yang diraih," ucap Alfedri usai acara Paripurna di Gedung DPRD Siak, Kamis (7/1/2021).Terkait hal itu, ia berharap anak muda di Siak bisa termotivasi untuk mengharumkan nama daerahnya. Karena estafet kepemimpinan di daerah, kelak berada di generasi muda saat ini.Ditempat terpisah Toni menyampaikan ucapan rasa syukur sekaligus mengucapkan terimakasih atas dukungan dari semua pihak. "Alhamdulillah dengan perjuangan yang luar biasa dan dukungan semua pihak, Putera Puteri Ekowisata perwakilan Riau bisa masuk 5 besar, mohon maaf jika kami belum dapat memberikan yang terbaik. Terimakasih untuk seluruh pihak yang telah mendukung. Semoga amanah dan gelar ini dapat kami jalankan untuk membantu pemerintah dalam mempromosikan ekowisata Indonesia khususnya di Riau dan di Siak," ungkap Toni. Selanjutnya Toni menceritakan sepenggal pengalaman selama dirinya mengikuti kegiatan tersebut. Diantaranya,  dapat teman baru, pengalaman kepariwisataan dan kemampuan bahasa. "Menjadi representasi anak muda Riau, yang akan mengenalkan pariwisata khususnya Ekowisata Indonesia haruslah menguasai bahasa asing. Selain itu, pengalaman kedaerahan finalis dan indahnya Indonesia saya dapatkan dikegiatan tersebut melalui bahasa daerah finalis, pakaian adat, seni tari dan lain-lain," sebut dia. Atas prestasi itu Toni memperoleh hadiah dari pihak penyelangara seperti tropy, piagam, selempang, buket bunga, dan googdie bag.

Korban Kebakaran di Siak Dapat Bantuan dari BAZ dan Dinas Sosial
Siak

Korban Kebakaran di Siak Dapat Bantuan dari BAZ dan Dinas Sosial

SIAK, Petah.id - Musibah kebakaran menimpa warga perumahan BTN Jamsostek Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Rabu (6/1) mendapat bantuan dari berbagai pihak. Dalam insiden kebakaran tersebut, setidaknya ada dua unit rumah yang terbakar dengan korban meninggal terbakar ditempat satu orang. Bupati Alfedri  mengintruksikan kepada Penghulu Perawang Barat dan Camat Tualang untuk membantu pengurusan surat-surat berharga yang terbakar agar segera di tindaklanjuti proses penggantiannya sesuai prosedur. "Saya turut prihatin atas kejadian yang terjadi. Semua ini cobaan dari Allah SWT untuk menguji keimanan kita sebagai hamba-Nya. Saya minta nanti Camat dan Penghulu untuk membantu menindaklanjuti surat berharga yang terbakar,"  kata Alfedri saat meninjau lokasi kebakaran tersebut. Alfedri berharap dengan bantuan tersebut bisa membantu meringankan beban keluarga korban kebakaran yang saat ini sedang dalam berduka karena musibah kebakaran. "Semoga dengan bantuan ini dapat membantu dan meringankan beban keluarga yang mendapat musibah ini" ujarnya. Adapun bantuan yang diserahkan berupa uang tunai sebesar  Rp 7 juta dari Baznas Siak, seragam sekolah, selimut, tikar, sembako,tas logistik, perlengkapan dapur dan lainnya dari Dinas Sosial, dan BPBD Siak. Korban yang meninggal adalah Syahrial Als Ujang Umur 50 tahun, Alamat Rt.004 Rw.007 BTN Perawang Permai / BTN Jamsostek Kp. Perawang Barat akibat insiden kebakaran rumah pada Selasa sore kemarin. Sebelumnya diberitakan, Warga  Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, berhamburan keluar rumah dan dihebohkan dengan kejadian kebakaran di perumahan BTN Jamsostek, Selasa (5/1/2021) petang. “Kebakaran, kebakaran," Kata Nasrun saksi mata tirukan teriak seorang warga di BTN Jamsostek, Perawang. Dari informasi yang berhasil dihimpun kebakaran tersebut menghanguskan dua rumah dan satu korban jiwa. Seperti dikatakan Kapolsek Tualang Kompol Faisal Ramzani. "Spontan warga sekitar tempat kejadian keluar rumah berupaya untuk memadamkan api, dalam upaya pemadaman itu, namun api pun semakin membesar," kata Kapolsek. "Akibatnya api pun menjalar ke rumah disebelahnya milik Jontorang Pardede, yang mengakibatkan plafon dan atap terbakar," tambahnya. Si Jago merah dapat dijinakkan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintahan Kecamatan Tualang dan tiga unit mobil pemadam kebakaran milik PT IKPP Perawang tiba di lokasi. "Saat dilakukan pengecekan ke dalam rumah Amrul Rokan ditemukan salah seorang korban yang bernama Syahrial alias Ujang di ruang belakang dalam keadaan luka bakar,"  ungkap Kapolsek Tualang.

PORSADIN ke-4 Tingkat Provinsi Riau 2021 Dilaksanakan di Kabupaten Siak
Siak

PORSADIN ke-4 Tingkat Provinsi Riau 2021 Dilaksanakan di Kabupaten Siak

SIAK, Petah.id - Bupati Siak Alfedri hadiri Audiensi Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) Tingkat Provinsi Tahun 2021.Rapat Audiensi tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Zamrud, Kompleks Kediaman Bupati Siak, Selasa (05/01/2021) petang.Pertemuan yang dilaksanakan tersebut merupakan audiensi antara Pemda Kabupaten Siak dengan FKDT Kabupaten Siak dan membahas tentang agenda pelaksanaan Porsadin (Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah) ke-4 Tingkat Provinsi Riau Tahun 2021 di Kabupaten Siak.Selain itu, Audiensi tersebut dilakukan untuk memberikan informasi dan dukungan dari Pemda Kabupaten Siak sebagai tuan rumah untuk iven Porsadin tingkat provinsi tersebut."Alhamdulillah, kami menyambut baik kegiatan yang direncanakan akan dilaksanakan, kebetulan Siak yang menjadi tuan rumah, semoga DPC FKDT Kabupaten Siak diminta segera untuk mengajukan kembali proposal kegiatan tersebut untuk dianggarkan di APBDP agar bisa dilaksanakan di tahun 2021," harap Alfedri.Acara itu direncanakan akan dilaksanakan pada bulan September/Oktober 2021 paling cepat, mengingat pelaksanaan Porsadin Tingkat Nasional (di Jawa Barat) akan dilaksanakan pada bulan November/Desember 2021 mendatang.Turut hadir pada audiensi tersebut Bupati Siak Alfedri, Asisten Pemerintahan dan Kesra Budhi Yuwono, Kabag Kesra, Kasi Pendis mewakili Kakankemenag Kabupaten Siak, Pengurus DPW FKDT Provinsi Riau, Pengurus DPC FKDT Kabupaten Siak, Seluruh ketua DPAC FKDT Kecamatan se-Kabupaten Siak.

Samsat Keliling Bakal Singgah Empat Kecamatan di Siak
Siak

Samsat Keliling Bakal Singgah Empat Kecamatan di Siak

SIAK, Petah.id - Potensi pendapatan daerah menjadi perhatian bagi Dispenda Provinsi Riau, salah satunya di Kabupaten Siak. Hal itu disambut baik Pemkab Siak, karena memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajibannya dalam membayar pajak kendaraannya.Bupati Siak Alfedri, didampingi Kepala BKD Muzamil, berbincang dengan Kepala Bapenda Riau Herman bersama timnya di salah satu kedai Kopi di Mempura, terkait realisasi PAD yang akan diperoleh jika menjemput bola.“Kami sangat senang atas solusi yang diberikan Bapenda Riau. Semua itu akan memudahkan masyarakat dalam menunaikan. kewajibannya membayar pajak kendaraan yang dimiliki dan digunakan,” kata Alfedri, Selasa (5/1/2021). Tentunya dia merasa senang, karena masyarakatnya tidak perlu jauh-jauh dalam membayar pajak kendaraan. Cukup menunggu pada titik yang telah ditentukan, masyarakat sudah bisa membayarkan pajak kendaraannya. Hal itu sesuatu yang baru dan kekinian. Bahkan ke depan, Bupati Alfedri yakin, akan ada sesuatu yang baru, misalnya pembayaran secara online. “Kita semua akan menuju digitalisasi. Semua tujuannya untuk memudahkan. Sistem yang dibangun akan membuat semuanya menjadi mudah,” ucapnya. Lebih jauh Alfedri bilang, jika itu menyangkut PAD yang nantinya menjadi dana bagi hasil. Ada juga beberapa potensi PAD yang saat ini sedang digesa. Di antaranya pengelolaan CPP Blok oleh BSP dan pengelolaan Taman Nasional Zamrud.“Tidak hanya sampai di situ, potensi PAD juga akan didapat dari perkebunan kelapa sawit. Ada perhitungan baru, kami nanti akan terbitkan Perdanya," jelas Alfedri.Hal itu berkaitan dengan potensi pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2). Sehingga menurutnya saatnya perbaikan Perda tentang PBB-P2 ini. Bahkan dengan banyaknya program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) akan terjadi peningkatan PAD dari bea perolehan hak atas tanah dan bangunan.Sementara Kepala Bapenda Riau Herman  menjelaskan bahwa pihaknya saat ini memang sedang berusaha menggenjot PAD dari pajak kendaraan bermotor.Ada sejumlah kabupaten kota yang menjadi perhatiannya dan membangun unit pelayanan, untuk Siak di Kecamatan Lubuk Dalam. Tidak hanya unit pelayanan (UP) tapi juga pelayanan Samsat Keliling.“Kami menyiapkan mobil untuk pelayanan Samsat keliling di empat kecamatan, yaitu di Minas, Sungai Mandau dan Sabak Auh. Terkait jadwal, kami percayakan kepada Pemkab Siak,” sebutnya.Kata Herman, dengan jemput bola seperti ini, dia yakin akan terjadi peningkatan penerimaan pajak kendaraan.“Kami memang terus menerus melakukan inovasi. Kami tidak ingin berpangku tangan. Dukungan pemkab sangat menentukan berhasil atau tidaknya inovasi ini," tandasnya.

Alfedri : Terimakasih Pak Doddy Selamat Bertugas Pak Gunar
Siak

Alfedri : Terimakasih Pak Doddy Selamat Bertugas Pak Gunar

SIAK, Petah.id - Bupati Siak Alfedri hadiri pisah sambut Kepala Polisi Resort  (Kapolres) Siak dari AKBP Doddy Ferdinand Sanjaya kepada AKBP Gunar Rahardiyanto.Acara tersebut dilaksanakan di Balairung Datuk 4 Suku, Komplek Abdi Praja, Kecamatan Siak, Senin (4/1/2021) malam.Setelah menjadi Kepala Polisi Resort (Kapolres) Siak selama kurang lebih 1 tahun 3 bulan, AKBP Doddy Ferdinand Sanjaya mengakhiri tugasnya dan digantikan oleh AKBP Gunar Rahardiyanto.Selanjutnya AKBP Doddy Ferdinand Sanjaya akan bertugas di ESDM Mabespolri. Dalam sambutannya, AKBP Gunar Rahardiyanto yang bertugas sebagai Kapolres Siak baru mengatakan, setelah melaksanakan serah terima jabatan di Mapolda Riau, saya dipercayakan untuk menjadi Kapolres Siak menggantikan pak Doddy. "Saya Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2001, yang merupakan Junior dari Bapak Doddy Ferdinand Sanjaya," ungkapnya."Sebagai warga baru di Kabupaten Siak, saya meminta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Siak, Forkopimda dan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Siak, agar kami bisa melaksanakan tugas dan amanah dengan sebaik mungkin, serta menunjukkan kinerja yang baik," pinta Gunar Rahardiyanto. Selanjutnya, AKBP Doddy Ferdinand Sanjaya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Siak, Forkopimda, instansi vertikal serta seluruh lapisan masyarakat yang telah membantu dan mendukung saya menjalankan tugas selama menjadi Kapolres Siak. "Alhamdulillah selama saya menjabat sebagai Kapolres Siak, hampir seluruh kenangan baik yang saya dapatkan. Meskipun saya bukan orang Siak maupun orang Riau, tapi rasa cinta dan sayang saya terhadap Siak sangat luar biasa," ucap Doddy. Doddy juga meminta maaf yang sebesar-besarnya jika selama bertugas di Kabupaten Siak ada salah dan khilaf. "Saya beserta keluarga memohon maaf yang sebesar besarnya atas kesalahan dan kekhilafan saya selama menjadi Kapolres Siak. Saya yakin Kapolres yang baru bisa melanjutkan dan bertugas lebih baik dari saya," harap mantan Kapolres Siak itu. Bupati Siak Alfedri dalam sambutannya mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Siak dan unsur Forkopimda, kami mengucapkan terima kasih telah saling bekerjasama untuk menciptakan suasana kondusif di Kabupaten Siak dan selamat bertugas ditempat yang baru untuk Pak Doddy Ferdinand Sanjaya yakni di SDM Mabespolri. "Semoga dengan bertugas ditempat yang baru, bisa meningkatkan kinerja sekaligus kenaikan dimasa yang akan datang," harap Alfedri. Mutasi jabatan merupakan suatu hal yang biasa didalam Aparatur Negara, untuk penyegaran, meningkatkan kinerja dan motivasi dalam memberikan pengabdian terbaik untuk bangsa dan negara. "Selain menjadi Kapolres Siak, Pak Doddy juga menjadi sahabat kami pada saat bermain tenis lapangan. Alhamdulillah berkat kebersamaan ini, banyak iven besar yang telah dilaksanakan dan alhamdulillah semua berjalan lancar berkat kerjasama semua pihak termasuk pak Doddy," kata Alfedri.Kami juga berdoa semoga pak Doddy sukses ditempat tugas yang baru, jangan pernah lupakan semua kenangan selama bertugas di Kabupaten Siak. "Atas nama Pemerintah Kabupaten Siak, kami mengucapkan permohonan maaf atas semua kesalahan yang pernah kami perbuat. Buang kenangan buruk ke sungai Siak pak Doddy, bawak kenangan indah di Siak ke Jakarta," ucap Bupati Siak tersebut. Kemudian kami selaku Pemerintah Kabupaten Siak, dan masyarakat Kabupaten Siak mengucapkan selamat datang kepada Kapolres Siak yang baru AKBP Gunar Rahardiyanto, SIK, MH di Kabupaten Siak. "Dengan doa semoga bapak diberikan kekuatan, kemudahan dan bimbingan dari Allah Swt sehingga bisa menjalankan amanah sebagai Kapolres Siak yang baru. Mudah-mudahan hubungan baik yang telah terjalin selama ini akan terus baik dimasa yang akan detang, sehingga kita bisa bersama menciptakan suasana Kabupaten Siak yang aman dan kondusif," harap Alfedri.

Gedung Endra Dharmalaksana Polres Siak Diresmikan
Siak

Gedung Endra Dharmalaksana Polres Siak Diresmikan

SIAK, Petah.id - Bupati Siak Alfedri di dampingi AKBP Doddy Ferdinand Sanjaya, secara langsung meresmikan pemakaian Gedung Serbaguna Polres Siak yang diberi nama Gedung Endra Dharmalaksana, di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak.Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan batu prasasti oleh AKBP Doddy Ferdinand Sanjaya, Selasa (05/01/2021) pagi.Dalam sambutannya, Alfedri menyampaikan, diresmikannya gedung serbaguna ini dapat di manfaatkan dan menunjang kelancaran aktifitas pelaksanan tugas pokok kepolisian republik indonesia khususnya di Polres Siak."Alhamdulillah, pembangunan gedung ini terlaksana dengan baik, gedung ini di anggarkan melalui dinas PU Tarukim Kabupaten Siak, dengan anggaran 2 milyar. Dimana pembangunannya dikerjakan pada APBD tahun 2020," ujar Alfedri.Ia berharap, setelah di resmikannya gedung ini tidak hanya berfungsi sebagai pembinaan ke anggotaan korps Polri, namun juga dapat di gunakan untuk pertemuan-pertemuan termasuk kegiatan olah raga seperti bulu tangkis."Makanya gedung ini di rancang tingginya mencapai 7,2 meter, agar berguna multi fungsi," ungkapnya.Lanjutnya, gedung ini akan indah apa bila di dukung dengan lanskap yang akan di programkan kembali di ABPD Siak. Sehingga akan melengkapi kawasan gedung ini.AKBP Doddy Ferdinand Sanjaya SH SIK, MIK mengatakan, penamaan Gedung Serbaguna Polres Siak Endra Dharmalaksana ini diambil dari nama angkatannya yang lulus Akademi Kepolisian tahun 1999 nama batalionnya Endra Dharmalaksana."Endra Dharmalaksana memiliki arti pimpinan yang jujur dan bijaksana, meski berat menyandang penamaan ini, karena kami banyak kekurangan selama memimpin Polres Siak selama 1,3 tahun, namun kami yakin kami sesuai yang di sampaikan pak bupati tadi spirit dari nama ini, menjadi motifasi kami untuk berbuat baik," ungkapnya.Dirinya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung selama ia bertugas di Siak.Dengan diresmikannya pemakaian gedung serbaguna ini menjadi kenang-kenangan sejak ia bertugas di kabupaten Siak."Kami mengucapkan terimakasih kepada pak Bupati yang telah mendukung dan persetujuan Pak Ketua Dewan, Alhamdulillah gedung ini berdiri. Ini merupakan kenang kenangan sebelum saya meninggalkan Polres Siak," ucapnya.Hadir pada acara itu, Dandim 3030 BengkalisKejari Siak, Ketua Pengadilan Siak, Ketua DPRD Siak, Ketua LAMR Siak, Para Camat, serta jajaran Polres Siak.

Waka Polri Kenang Masa Kecil di Pekanbaru Saat Peresmian Mapolda Riau
Pekanbaru

Waka Polri Kenang Masa Kecil di Pekanbaru Saat Peresmian Mapolda Riau

PEKANBARU, Petah.id - Markas Polda Riau akhirnya pindah ke gedung yang baru di Jalan Pattimura Kota Pekanbaru. Itu dita dai dengan peresmian yang dipimpin Wakapolri, Komjen Gatot Eddy Pramono secara virtual.Selain itu, Gatot juga meresmikan gedung Sekolah Polisi Negara (SPN) di Kampar, dan Masjid Polda Riau. Dengan hadirnya gedung baru itu, Gatot meminta jajarannya agar bisa maksimalkan pelayanan kepada masyarakat.Gatot memerintahkan kepada semua anak buahnya agar tidak melukai hati masyarakat. Karena gedung megah 5 lantai itu dibangun dengan menggunakan uang rakyat."Jangan pernah melukai hati masyarakat, karena gedung ini dibangun oleh uang rakyat. Jaga sinergitas dengan institusi terkait," pesan Gatot, Jumat (19/12).Gatot menyebutkan, Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis awalnya ingin hadir untuk meresmikan gedung Mapolda Riau, SPN dan Masjid Polda Riau tersebut. Tapi, Idham memiliki agenda lainnya."Namun dalam waktu bersamaan ada tugas," ucap Gatot.Dia mengenang masa kecilnya tinggal di Kota Pekanbaru. Puluhan tahun, dia melihat gedung Malolda Riau tidak ada perubahan. Namun, saat ini Mapolda Riau yang baru di Jalan Pattimura Pekanbaru itu menjadi gedung yang sangat membanggakan."Sejak saya kecil sampe masuk taruna Polda Riau begitu-begitu saja. Tetapi sekarang sudah berubah untuk memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat Riau," kenang Gatot.Gatot berharap jajaran Polda Riau lebih memaksimalkan tugas polri dalam memberikan pelayanan ke masyarakat. Seperti membantu menjaga keamanan dan juga ketertiban di masyarakat."Mudah mudahan menjadi sesuatu yang baru dalam pelayanan kepada masyarakat terkait peresmian gedung Mapolda Riau," katanya.Gatot juga tak lupa menyampaikan apresiasi kepada pemerintah di Riau yang ikut membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat."Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran foorkopimda yang turut membantu menjaga situasi Kamtibmas di Riau," ucap Gatot.Selanjutnya, pembangunan Mapolda Riau dan pembangunan SPN Kampar Polda Riau, tidak lepas dari dukungan gubernur Riau dan Bupati Kampar. Gatot juga memberikan apresiasi kepada Gebernur Riau dan Bupati Kampar atas dukungan selama proses pembangunan. Baik Gubernur terdahulu maupun saat ini. Dia juga meminta agar anak buahnya merawat gedung baru itu."Pesan saya kepada personel Polda Riau, tingkatkan keimanan kepada Tuhan YME. Senantiasa menjaga dan merawat gedung baru ini," kata Gatot.Dalam peresmian itu, tampak hadir tiga mantan Kapolda Riau, Brigjen Pol (Purn) Dedi S Komarudin, Irjen (Purn) Zulkarnain Adinegara dan Irjen (Purn) Nandang."Hari ini kita peresmian gedung Mapolda Riau, gedung Sekolah Polisi Negara (SPN) serta Masjid Al-Adzim Polda Riau. Gedung Polda Riau berdiri di lahan seluas 5,9 hektare," ujar Kapolda Riau, Irjen Agung dalam sambutannya.Menurut Agung, gedung Polda Riau pertama kali diresmikan di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru pada tahun 1959. Gedung lama itu berdiri di atas lahan seluas 0,7 Ha.Karena kondisi gedung yang tak lagi bisa dikembangkan, maka dulakukan pematangan rencana pemindahan gedung. Gedung yang baru itu mulai dibangun pada awal 2018 lalu.Dalam kesempatan itu, Irjen Agung juga memberikan penghargaan atas hibah 1 unit bangunan Mesjid beserta kelengkapanannya di Komplek Mapolda Riau dari PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) - APRIL Group.

Dinilai Berpotensi Hasilkan PAD, Azmi Minta Putra Daerah Ikut Perekrutan BUMD PT SS
Siak

Dinilai Berpotensi Hasilkan PAD, Azmi Minta Putra Daerah Ikut Perekrutan BUMD PT SS

SIAK, Petah.id - Turunnya APBD Kabupaten Siak tahun 2021 menjadi Rp1,7 Triliun harusnya menjadi tantangan bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Siak untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).Ketua DPRD Siak, H Azmi SE mengatakan pada masa pandemi Covid-19 ini, solusi yang tepat untuk mendongkrak kembali peningkatan PAD yaitu menata kembali kinerja badan usaha milik daerah masih belum maksimal dalam menyumbangkan pendapatan asli daerah."BUMD itu milik daerah, itu artinya perusahaan daerah, perusahaan-perusahaan milik pemerintah daerah. Tentu, diharapkan bisa memberikan kontribusi yang besar berupa PAD, buat apa daerah ini mendirikan perusahaan tapi tidak memberikan kontribusi," kata Azmi, Kamis (3/12/2020).Mengingat dalam waktu dekat, bakal dilakukan perekrutan Direktur PT Samudera Siak (SS), Azmi mengajak putra-putri terbaik Siak untuk berkompetisi merebut peluang itu dan meningkatkan PAD untuk Kabupaten Siak."Kita maupun pemerintah daerah berharap yang direkrut sebagai direktur PT SS nanti adalah putra daerah Siak yang potensial dan mampu memenuhi syarat untuk mengelola BUMD tersebut. Apalagi di Siak cukup banyak putra daerah yang potensial," ujar Azmi.Azmi juga menegaskan, panitia seleksi Direktur PT SS nanti harus memilih putra daerah yang memiliki SDM berkualitas serta memiliki naluri bisnis hebat. "Sehingga akan memberikan kepuasan kepada pemilik modal maupun stakeholder terkait, jangan sampai BUMD merugi terus. Oleh karena itu, harus dilakukan upaya penataan agar mampu menjadi sumber-sumber pendapatan daerah terutama pada aset yang harus dipisahkan," kata Azmi. Menurut Azmi, merosotnya APBD Siak ini jelas akan berdampak pada ekonomi daerah dan pembangunan daerah. "BUMD punya peranan yang sangat strategis dalam peningkatan perekonomian daerah. Oleh karena itu, perlu dikelola dengan baik," kata Politisi senior Golkar ini.

Hindari Politisasi, Dinsos Siak Tunda Bantuan Sembako Tahap III
Siak

Hindari Politisasi, Dinsos Siak Tunda Bantuan Sembako Tahap III

SIAK, Petah.id - Guna menghindari serta mengantisipasi terjadinya politisasi terhadap pembagian Bantuan Sosial (Bansos), Dinas Sosial Kabupaten Siak tunda distribusi sembako untuk warga terdampak covid-19.Seperti dikatakan Wan Idris, hal itu dilakukan Dinas Sosial karena sebentar lagi Kabupaten Siak akan melaksanakan Pilkada serentak Desember 2020."Rencananya, tahap tiga akan disalurkan pada akhir November lalu. Namun karena sudah dekat waktu pencoblosan, maka kita tunda sampai selesai Pilkada," kata Kepala Dinas Sosial Siak, Wan Idris, Selasa (1/12/2020).Wan Idris mengaki pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres dan Kejari soal itu.Bahkan, lanjut Wan Idris, sebelum Alfedri cuti sebagai Bupati Siak karena ikut Pilkada, Dinsos Siak sudah memberitahukan hal itu." Sebelum Pak Alfedri cuti kita sudah koordinasi. Dia pun setuju Bansos sembako kabupaten disalurkan sesudah Pilkada," terangnya.Dari data yang Ia terima, terjadi penambahan terhadap penerima bantuan sosial berupa sembako yang bersumber dari APBD Kabupaten Siak tersebut.Tahap pertama sebanyak 16.850 KK sementara untuk tahap ke II dan III jumlahnya melonjak menjadi 33.691 KK."Penambahan itu lantaran masih banyak warga yang belum terakomodir di tiap-tiap desa/kelurahan," jelasnya.Mekanismenya, lebih jauh dikatakan Wan Idris, data yang diperoleh Dinas Sosial awalnya dari RT dan diusulkan ke desa/kelurahan. Setelah diverikasi pihak desa, data tersebut diserahkan ke kecamatan." Lalu dari  kecamatan meng-SK-kan nama usulan tersebut dan disusulkan ke Dinas Sosial," kata dia.

Melirik Peluang Pendapatan, Plt Direktur PT Samudera Siak Tertibkan Vendor di Pelabuhan Tanjung Buton
Siak

Melirik Peluang Pendapatan, Plt Direktur PT Samudera Siak Tertibkan Vendor di Pelabuhan Tanjung Buton

SIAK, Petah.id - Kerjasama operasional Pelabuhan Tanjung Buton antara Pemerintah Kabupaten Siak dengan Kementerian Perhubungan RI saat ini masih dikelola oleh PT Samudera Siak (SS).Banyak peluang pendapatan untuk PT SS dalam pengelolaan pelabuhan itu. Makanya dalam waktu dekat vendor-vendor yang melakukan kegiatan di Pelabuhan Tanjung Buton akan ditertibkan untuk merebut peluang baik itu. Plt Direktur PT Samudera Siak, Bob Nofitriansyah menyebutkan vendor lama yang masih beroperasional di Tanjung Buton akan ditertibkan. Ia menilai ada peluang pendapatan bagi PT SS jika hal itu dilakukan. "Contohnya ada alat di pelabuhan itu, eskafator untuk menarik muatan dari kapal ke truk, harusnya perusahaan pemilik eskafator itu membayar sewa kepada PT SS, karena beroperasi di wilayah pelabuhan yang dikelola SS," kata Bob.Selama ini, kata Bob, peluang pendapatan itu sepertinya tidak terbaca oleh Direktur yang lama. Atau bisa jadi kurangnya SDM yang ada selama ini. "Walaupun tidak seberapa, tapi ada sisi pendapatan dari sana dan selama ini kawan-kawan tidak melihat itu, padahal itu peluang kita. Sementara sekarang itu dikelola perusahaan bongkar muat. Sejatinya peluang itu jangan dibiarkan lewat di depan mata saja, tapi harus diambil peluang itu," kata Bob.Bob mengatakan, PT SS yang baru berdiri tahun 2013 silam ini merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa.Sebagai anak perusahaan BUMD yang masih baru dengan modal kecil, PT SS sudah mampu memberikan deviden yang cukup baik untuk perusahaan induk yakni PT Sarana Pembangunan Siak (SPS) dan PT Siak Pertambangan Energi (SPE). "PT SS ini dibentuk awalnya dengan tujuan memang untuk mengelola pelabuhan Tanjung Button. Karena Pelabuhan Nasional ini adanya di wilayah kabupaten Siak, sehingga harus perusahaan BUMD Siak yang mengelolanya," kata pemilik 70 persen saham di PT SS ini. Bob mengakui banyak Badan Usaha Pelabuhan (BUP) dari daerah lain yang ingin mengelola Pelabuhan Tanjung Buton. Namun kala itu, Pak Bupati (Syamsuar) tidak ingin perusahaan dari luar yang mengelolanya."Makanya sejak 2013 dibentuk itu, izin BUP PT SS ini langsung diurus ke Kementrian Perhubungan. Dan prosesnya cuma 4 bulan selesai, maka langsung operasional," kata Bob. Sejak Pelabuhan Tanjung Buton dikelola PT SS, kata Bob, terjadi peningkatan kegiatan yang sangat signifikan. Tambat kapal mulai banyak, bongkar muat juga meningkat dan bahkan belum lama ini kami menandatangani perjanjian dengan salah satu perusahaan yang akan menjadi vendor di Pelabuhan Tanjung Button. "Dari yang sama sekali tidak ada kegiatan di pelabuhan, sekarang cukup banyak. Dan ini patut kit syukuri. Makanya yang akan memimpin PT SS ini kedepannya harus orang yang memiliki visi misi yang jelas," kata Bob yang dalam waktu dekat akan melakukan seleksi pemilihan Direktur PT SS.Bob mengakui, banyak pembenahan yang harus dilakukannya dalam internal PT SS, termasuk soal perpanjangan izin kerjasama operasi di Tanjung Buton dengan Kementrian Perhubungan. "Karena pelabuhan kita ini pelabuhan kementrian, PT SS selaku pengelola harus melakukan kerjasama pengelolaan dengan Kementerian. Itulah yang sedang diurus perpanjangannya saat ini, jangan sampai lepas ke BUP daerah lain. Ini kita kawal terus supaya tidak lepas ke yang lain, prosesnya sedang berjalan saat ini," sebut Bob lagi.

Halaman

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: A non-numeric value encountered

Filename: pages/kategori-berita.php

Line Number: 51

Backtrace:

File: /home/u1605178/public_html/application/views/public/pages/kategori-berita.php
Line: 51
Function: _error_handler

File: /home/u1605178/public_html/application/views/public/public.php
Line: 159
Function: view

File: /home/u1605178/public_html/application/controllers/Main.php
Line: 242
Function: view

File: /home/u1605178/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

1 dari 22