Kampar, Petah.id - Masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Provinsi Riau berhasil dikendalikan oleh Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Riau. Bahkan beberapa tahun terakhir bencana kabut asap tidak lagi ada di Bumi Lancang Kuning. Untuk itu, supaya karhutla tetap terkendali, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengajak seluruh masyarakat Riau agar tidak membuka lahannya dengan cara dibakar, terlebih lagi Riau dalam musim kemarau kering. Hal tersebut diutarakan Gubernur Syamsuar kepada Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen. Pol. Prof. Dr. Drs Gatot Eddy Pramono, M. Si dalam acara peresmian Masjid Rosna di Tapung, Kabupaten Kampar, Kamis (8/6/2023). "Khusus dalam rangka penanganan kebakaran hutan dan lahan, alhamdulillah terkendali. Kami mengharapkan juga kepada masyarakat, saat ini adalah musim kemarau kering, mari kita mengolah lahan jangan sampai dibakar," imbuh Gubri. Kepada Wakapolri, Gatot Eddy, Gubernur Syamsuar menjelaskan bahwa pada Rabu (7/6/2023) pihaknya melakukan rapat koordinasi bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia, Letjen TNI Suharyanto dalam rangka berdiskusi untuk mencegah terjadi kebakaran hutan dan lahan. Disampaikan Gubernur Syamsuar, suksesnya pengendalian karhutla di Provinsi Riau tidak terlepas dari kerjasama banyak pihak dengan melakukan berbagai upaya, pertama, membentuk dan mengaktivasi posko Satgas Karhutla mulai dari tingkat provinsi, kabupaten hingga kelurahan. Kedua, penggunaan dashboard lancang kuning Polda Riau. Ketiga, deteksi dini hotspot serta melakukan penanganan secara cepat dan tepat agar api tidak membesar dan meluas. Keempat, melakukan patroli rutin dan mandiri secara terpadu, serta sosialisasi kepada organisasi dan penyuluhan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selanjutnya, kelima, menyiagakan seluruh sumber daya manusia maupun sarana dan prasarana kebakaran hutan lahan, seperti alat berat excavator sebanyak 12 unit, mesin pompa pemadam, selang, kendaraan operasional, sekat kanal, embung, menara pemantau api dan lainnya serta memastikan sarana prasarana tersebut berfungsi dengan baik. Keenam, meningkatkan koordinasi dan kerjasama dengan seluruh stakeholder, TNI/Polri, dunia usaha, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, media massa, relawan, hingga masyarakat. Lalu upaya ketujuh, melaksanakan apel kesiapsiagaan kebakaran dalam rangka untuk mengantisipasi dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Serta delapan, melakukan pembasahan lahan gambut terutama di wilayah rawan kebakaran, serta dalam penangan karhutla juga dibantu dengan adanya teknologi modifikasi cuaca (TMC). "Kami harapkan juga dukungan camat, hingga kepada desa, supaya menyampaikan kepada masyarakat bahwa jangan sampai membakar lahan agar nanti tidak terjadi kebakaran yang menimbulkan masalah bencana asap yang tidak diharapkan," pungkas Gubernur Syamsuar.
Siak, Petah.id - Kapolres Siak AKBP Ronald Sumaja melakukan monitoring pembangunan rumah dinas ke Polsek Sabak Auh, Kabupaten Siak. Dikatakannya, tahun 2023 Polres Siak dapatkan 6 unit rumah dinas. Pembangunan unitnya dibagi untuk dua polsek. "Jadi kita dapat enam unit rumah dinas. Kemudian kami bagikan ke dua polsek. 3 unit di Polsek Sabak Auh dan 3 unit di Polsek Bungaraya," kata Kapolres Siak AKBP Ronald Sumaja, saat monitoring ke Polsek Sabak Auh, Selasa (9/5/2023). Rumah dinas tersebut, kata Ronald, nantinya akan dipergunakan untuk personel yang memang jauh dari tempat tinggalnya. "Rumah dinas yang ada tentunya dapat mempermudah dalam memobilisasi personel. Selain itu, bisa membuat anggota lebih efektif dalam melaksanakan tugas dalam melayani masyarakat," ujar Ronald. Dihadapan Kapolsek Sabak Auh, Panji Ramdhan, Ronald berpesan, agar mengawasi pembangunan rumah dinas tersebut sehingga memiliki kualitas yang baik. "Rumah tersebut untuk personel kita, jadi jaga kualitasnya. Biar awet rumahnya. Jangan nanti baru ditempati udah retak retak aja," pinta Ronald kepada Kapolsek Sabak Auh Panji Ramdhan. Dalam kesempatan itu, Ronald menyempatkan diri berdiskusi dengan para anggota Polsek Sabak Auh terkait kinerja dalam melayani masyarakat. "Utamakan kepentingan masyarakat, layani dengan sepenuh hati. Jadilah polisi yang Presisi," pesan Ronald.
Siak, Petah.id - Sekitar 1.068 penyandang disabilitas di Kabupaten Siak mendapat perhatian khusus oleh Bupati Siak Alfedri. Hal itu tampak dari MoU yang dijalin Pemkab Siak bersama Yayasan Amaliah Keluarga Sakinah Indonesia. Kerjasamaitu dijalin dalam bidang literasi keuangan dan wirausaha syariah, program ta'awun serta keagamaan islam. MoU itu dibuat Pemkab Siak dikhususkan bagi penyandang disabilitas dan masyarakat miskin se Kabupaten Siak yang dilaksanakan oleh Yayasan Fajar Amanah, Kecamatan Tualang, Rabu (3/5/2023). Bupati Siak Alfedri mengucapkan syukur atas penandatanganan MoU yang dilaksanakan antara Yayasan Amaliah Keluarga Sakinah Indonesia dengan pemerintah kabupaten Siak dan Baznas Kabupaten Siak untuk penderita disabilitas. "Alhamdulillah, pemerintah Kabupaten Siak mengapresiasi adanya penandatanganan MoU bersama Yayasan Amaliah Keluarga Sakinah Indonesia," kata Alfedri disaksikan Wakil Bupati Siak Husni Merza dan Kepala Dinas Sosial Wan Idris. Disampaikan Bupati Alfedri, Pemkab Siak sangat serius dalam dalam memberikan perlindungan, hak dan fasilitas terhadap penyandang disabilitas. "Perlindungan bagi disabilitas sudah tertuang dalam Perda nomor 12 tahun 2022 sehingga sudah ada payung hukum bagi sekitar 1.068 orang disabilitas di Kabupaten Siak," jelas Alfedri. Ditambahkan Alfedri, berbagai programsudah dibuat Pemkab Siak untuk penanganan pelayanan dan pemberdayaan untuk disabilitas di Siak. Seperti dicontohkan, lanjut Alfedri, pihaknya memberikan bantuan terhadap Rp300.000 untuk 323 orang penderita disabilitas berat yang langsung ditransfer ke rekening masing-masing. "Tidak hanya itu, ada sekitar 84 orang disabilitas yang kami beri bantuan berupa tongkat, alat pendengar, kursi roda dan bantuan lainnya," tambah Alfedri. Tidak sampai disitu, Alfedri ingatkan para camat, kepala OPD dan penghulu kampung untuk mempekerjakan penyandang disabilitas di kantornya. Hal itu sesuai dengan undang-undang nomor 8 tahun 2016 yang menyebutkan bahwa pemerintah harus mempekerjakan penyandang disabilitas sekitar 2 persen baik di instansi pemerintah, kecamatan dan desa. "Hal ini akan saya pantau terus," tegas Bupati Alfedri. Sementara itu, Ketua Yayasan Amaliah Keluarga Sakinah Indonesia, Murniati Mukhlisin mengucapkan terimakasih atas dukungannya yang telah diberikan oleh pemerintah Kabupaten Siak kepada anak disabilitas. "Alhamdulillah, perhatian Pemkab Siak terhadap anak-anak disabilitas sangat tinggi dan lengkap, seperti perlindungan terhadap anak disabilitas yang telah diatur oleh Perda dan Perbup, fasilitas dan bantuan bagi penyandang disabilitas," ucap Murniati. Selain itu, Muniarti juga menginformasikan bahwa tadi pagi pihaknya sudah memberikan motivasi kepada anak-anak disabilitas tentang bagaimana cara Rasulullah SAW dalam berbisnis syariah. "Ternyata anak-anak kita banyak yang semangat dalam berbisnis khususnya bisnis syariah, seperti ucapan papan bunga. Semoga kedepannya akan ada Balai Latihan Kerja bagi penyandang disabilitas agar mereka bisa mengembangkan minatnya," katanya. Pada kesempatan itu, juga dilaksanakan penandatanganan MoU antara Yayasan Amaliah Keluarga Sakinah Indonesia dengan Baznas Kabupaten Siak, tentang Kerjasama Bidang Literasi dan Proteksi bagi Penyandang Disabilitas di Kabupaten Siak. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Yayasan Fajar Amanah Muhammad Bakri serta tamu undangan lainnya. (Infotorial)
Pekanbaru, Petah.id - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru temukan lima sarana produk pangan tanpa izin edar. BPPOM mendapati itu setelah melakukan pemeriksaan terhadap 85 sarana distribusi pangan (toko, gudang, supermarket dan pasar tradisional) di Kota Pekanbaru dan kabupaten/kota di Riau.Kepala BBPOM Pekanbaru Yosef Dwi Irwan, mengatakan kegiatan itu digelar sejak 14 hingga 31 maret 2023. Disampaikannya, lima sarana produk pangan tanpa izin edar tersebut ditemukan pihaknya setelah menggelar pemeriksaan. "Temuan tersebut telah dilakukan pemusnahan kemudian pemilik sarana dibuat surat pernyataan agar tidak menjual pangan tanpa izin edar kembali. Karena ini kan ada sanksinya menjual pangan tanpa izin edar itu undang-undang pangan no 18 tahun 2012 sanksi pidana penjara 2 tahun dan denda paling banyak Rp 4 Miliar," ujar Yosef, Rabu (5/4).Selanjutnya, BBPOM Pekanbaru juga melakukan pengawasan pengambilan sampel untuk penjualan bahan pembuatan takjil di pasar tradisional seperti kerupuk, tahu, mie basah kemudian ikan dan lain-lain sampai dengan saat ini itu sudah 272 sampel dilakukan pengujian. Dari 272 sampel tersebut, di mana 267 sampel memenuhi sarat (tidak ditemukan mengandung bahan berbahaya seperti Formalin, Boraks, Rhodamin B dan Metanyl Yellow) dan 5 sampel ditemukan mengandung bahan berbahaya boraks. 5 sampel itu diantaranya kerupuk tempe atau kerupuk nasi dan dua mutiara delima."Lima sampel itu terdapat di Pekanbaru yaitu Pasar 50 Kota (delima positif Rhodamin B), Pasar Sail (kerupuk tempe positif Boraks), Pasar Pusat (kerupuk nasi positif Boraks). Kemudian di Kabupaten Kampar di Pasar Bangkinang (delima positif Rhodamin B) dan pasar takjil Datuk Tabano (kerupuk tempe positif Boraks)," tutupnya. (Mcr)
Siak, Petah.id - Gerakan Masyarakat (Gemar) Siak Berzakat terus digalakkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Siak untuk pendistribusian tahan pertama yang dilaksanakan di Masjid Nurul Hidayah, Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang, Siak (3/4/2023). Bupati Siak Alfedri yang turut hadir dan menjadi amil zakat berpesan agar para mustahik dapat memanfaatlan dananya sebaik mungkin. Ia berharap agar uang yang diterima mustahil bisa untuk membeli kebituhan pokok sehari-hari di bulan Suci Ramadan. "Saya berharap kepada para mustahik penerima zakat agar bisa memanfaatkan dana zakat sebaik mungkin. Untuk mustahik penerima zakat berupa uang jangan dibelanjakan untuk membeli hal yang tidak bermanfaat. Belanja untuk kebutuhan berbuka dan sahur, lebih bermanfaat," pesan Bupati Siak Alfedri.Dalam kesempatan itu, Bupati Alfedri juga mengajak para mustahik untuk mendoakan orang yang mengeluarkan zakatnya diberikan kesehatan dan keberkahan pada hartanya. "Semoga para mustahik yang menerima zakat hari ini kedepannya bisa menjadi muzakki. Jangan berkeinginan terus menjadi mustahik, berdoa dan berusahalah semoga kedepannya bisa menjadi muzakki," sebut Alfedri.Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Siak, Samparis melaporkan bahwa untuk pengumpulan zakat di Kecamatan Tualang tahun 2022 totalnya mencapai Rp172 juta dan selama tahun 2022 pengumpulan zakat dari masyarakat Kecamatan Tualang Rp224 juta. Di tahun yang sama, Baznas Siak juga menyalurkan zakat sebesar Rp 1 miliar lebih di Kecamatan Tualang. "Artinya ketika bapak ibu menyalurkan zakatnya melalui Baznas, sudah pasti zakat tersebut akan dikembalikan ke kecamatan nya. Harapan kami mudah-mudahan di tahun ini masyarakat tualang mau bergabung kepada baznas, mengikuti sunah rasul membayar zakat itu melalui amil,” ucap Samparis. Di Kecamatan Tualang, Baznas Kabupaten Siak menyalurkan xakat tahap pertama tahun 2023 untuk 100 orang mustahik, dan setiap orang mendapatkan uang tunai Rp300 ribu dan sembako senilai Rp200 Ribu. Setelah itu, Bupati Siak Alfedri berikan penghargaan Baznas Award kepada UPZ terbaik se Kecamatan Tualang usai menyerahkam secara simbolis pendistribusian zakat tahap pertama tahun 2023 pola konsumtif kepada perwakilan mustahik pada Gemar Siak Berzakat dan pendistribusian zakat tahap pertama tahun 2023 di Kecamatan Tualang. (Infotorial)
Pekanbaru, Petah.id - Jelang libur Hari Raya Idul Fitri Gubernur Riau Syamsuar imbau Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak menggunakan mobil dinas untuk keperluan mudik. Imbauan tersebut disampaikan menjelang libur panjang cuti bersama lebaran."Sama seperti tahun lalu, tetap diberlakukan seperti itu lagi, jadi mereka (ASN) kalau mau mudik dan keluar daerah harus bawa mobil pribadi," kata Gubri Syamsuar, Selasa (4/4/2023). Dikatakan Syamsuar, jika tahun sebelumnya seluruh mobil dinas dikandangkan di halaman belakang rumah dinas Gubernur Riau, untuk tahun ini kebijakan tersebut tidak diberlakukan lagi.Sebab dari pengalaman tahun sebelumnya, tambah Syamsuar, ternyata banyak kendaraan dinas yang rusak karena dikandangkan di tanah lapang dan dibiarkan berhujan panas selama beberapa hari."Kita lihat nantilah, karena dulu waktu dikandangkan itukan banyak yang rusak jadinya," ujarnya.Gubri Syamsuar menginstruksikan kepada jajarannya agar memarkirkan mobil dinasnya di kantor nya masing-masing saat cuti bersama libur lebaran nanti."Saya minta mobil dinas itu nanti dikandangkan di kantor OPD masing-masing saja. Kuncinya diserahkan ke BPKAD," kata Gubernur Syamsuar. (MCR)
Meranti, Petah.id - Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Andi Yul pimpin apel upacara di SMA N 2 Tebing Tinggi, Jalan Handayani, Kelurahan Selatpanjang, Senin (13/3/2023). Dalam amanatnya, Kapolres memberikan berbagai motivasi kepada siswa-siswi di sekolah tersebut. Seperti halnya tentang menjauhi narkoba, menghindari kenakalan remaja, hingga pesan untuk mengikuti kegiatan positif ekstrakurikuler dan lainnya."Saya menghimbau kepada siswa-siswi untuk menjauhi narkoba dalam bentuk apapun. Sebab hal itu dapat merusak generasi bangsa," ucap Andi Yul.Ia juga berharap siswa-siswi dapat menghindari perilaku kenakalan remaja. Karena perbuatan tersebut dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyakarat."Kemudian, bagi siswa-siswi yang memiliki media sosial, diharapkan mampu untuk memfilter atau menyaring berbagai informasi yang beredar, dikarenakan banyaknya berita Hoaxs. Ikutilah kegiatan-kegiatan yang positif, seperti ekstrakulikuler atau organisasi, sehingga bermanfaat dalam menggapai cita-cita yang diinginkan. Hormatilah para guru yang telah mendidik adik-adik semua," pesannya. Di kesempatan itu, Kapolres menyampaikan informasi sekaligus mengajak siswa-siswi SMAN 2 untuk mendaftarkan diri sebagai anggota Polri yang akan dibuka pada April mendatang. "Bagi siswa-siswa yang ingin mendaftarkan sebagai calon anggota Polri, maka persiapkan diri dari sekarang untuk menghadapi seleksi, baik itu fisik maupun hal lainnya. Polres juga bisa memberikan bimbingan secara gratis sebelum mendaftar," ajak Andi Yul.Kapolres bahkan menghadirkan personel dari Sat Reskrim, Sat Lantas, Sat Polairud dan Sat Samapta dengan seragam yang berbeda, hal ini dilakukan sebagai motivasi untuk siswa siswi agar berkeinginan menjadi anggota Polri. Sekedar informasi, kegiatan Police Goes To School merupakan agenda bulanan Polres Kepulauan Meranti untuk mengunjungi sekolah-sekolah di dalam memberikan edukasi dengan berbagai metode guna memupuk kedekatan dengan masyarakat, khususnya para pelajar.Hadir dalam upacara tersebut Kepala SMAN 2 Tebingtinggi Haryuniati SPd, majelis guru dan staf sekolah, serta ratusan siswa-siswi.Selain di SMAN 2 Tebingtinggi, kegiatan Police Goes to School juga dilaksanakan di sekolah lainnya di Kepulauan Meranti. Dimana, para PJu Polres sebagai pembina upacaranya. Bahkan, termasuk juga oleh Polsek jajaran Polres Kepulauan.Seperti halnya di SMAN 1 Tebingtinggi oleh Kasat Samapta AKP Timur Brata Yuda N SH, SMKN 1 Tebingtinggi oleh Kabag Ren Kompol Ali azar Ssos, SMPN 1 Tebingtinggi oleh Kabag SDM Kompol Yuherman SPsi, dan SMPN 3 Tebingtinggi oleh Kasat Binmas AKP Jamaluddin.Kemudian, di SMPN 4 Tebingtinggi, sebagai irupnya Kabag Ops Polres Kepulauan Meranti Kompol Yudi Setiawan SH MH, SMPS Muhammadiyah oleh Kasat Lantas AKP Boy Setiawan SAP MSi, dan SMP IT Permata oleh Kasat Narkoba AKP Sahrudin Pangaribuan SH.
Siak, Petah.id - Bupati Siak Alfedri ambil sumpah dan janji 448 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada pengangkatakan 2019, 2020 dan 2022, di Pelataran Lantai II, Kantor Bupati Siak, Senin (6/3/2023). Tampak hadir dalam pengambilan sumpah dan janji PNS tersebut Bupati Siak Alfedri, Sekretaris Daerah Arfan Usman, Asisten Administrasi Umum Setda Siak, Jamaludin. Alfedri berharap dengan pengambilan sumpah ini dapat menjadikan PNS yang bersih, jujur dan sadar akan tanggungjawab sebagai aparatur negara dan abdi masyarakat. Kegiatan itu menjadi kewajiban setiap PNS sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga 448 yang diambil sumpah janji dapat menjalankan amanah dengan baik dan mampu berdaya saing. "Maka dari itu, sumpah dan janji adalah suatu kesanggupan untuk mentaati keharusan atau untuk tidak melakukan larangan yang ditentukan yang diikrarkan dihadapan atasan yang berwenang menurut agama atau kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa," jelas Bupati Siak, Alfedri. Disampaikan Alfedri, pengambilan sumpah dan janji merupakan keharusan untuk mewujudkan PNS yang taat, patuh dan setia kepada pancasila dan UUD 1945.Selain itu, PNS juga diminta mentaati perundang-undangan yang berlaku serta memiliki kepribadian jujur, semangat tinggi, dedikasi, loyalitas, kerja keras, serta penuh pengabdian dan tanggungjawab.Ditambahkan Alfedri, pengambilan sumpah dan janji bukan saja merupakan kesanggupan terhadap atasan yang berwenang, tetapi kesanggupan dihadapan Tuhan Yang Maha Esa bahwa yang bersumpah dan berjanji akan mentaati segala keharusan dan tidak melakukan segala larangan yang telah ditentukan. "Oleh karena itu, kepada PNS yang dipercayakan menyelesaikan tugas negara harus dilaksanakan sebaik-baiknya dengan wujud keikhlasan," tutup Alfedri.
Siak, Petah.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak sudah menetapkan status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mulai 16 Februari hingga 30 November 2023.Kepala BPBD Siak, Kaharudin mengatakan hal itu didasari dari perkiraan cuaca pada Maret 2023 akan terjadi kemarau untuk Kabupaten Siak bagian utara dan barat. Kendati, beberapa wilayah Siak bagian timur dan selatan masih cenderung diiringi dengan hujan. Namun, langkah antisipasi sudah dilakukan sejak awal."Deteksi dini dan cegah dini perlu dilakukan supaya tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan," jelas Kepala BPBD Kabupaten Siak, Kaharudin, Senin (6/3/2023). Dikatakan Kaharudin, sebanyak 71 kampung yang tersebar di 14 kecamaran se Kabupaten Siak menjadi rawan terjadinya karhutla . "10 kampung desa tanggung bencana,". kata Kahar. Diperkirakan, kata Kaharudin, secara keseluruhan akan terjadi puncak musim panas pada bulan Mei hingga Juni. Atas kondisi itu, lanjut Kahar, ia tak ingin peristiwa tahun 2015 soal kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di Kabupaten Siak. "Belajar dari tahun sebelumnya, jadi kesiapsiagaan dilakukan sejak awal dan yang paling penting adalah kewaspadaan tentang pencegahan terjadinya karhutla," ungkap Kahar. Disampaikannya, hasil rapat dan analisa tentang pengaruh fenomena global dimana kondisi La Nina lemah diprediksi cendrung menuju netral sementara El Nino lemah pada Mei - Juli 2023.Penurunan curah hujan yang terjadi di Riau khususnya di Kabupaten Siak juga menjadi penyebab pentingnya kewaspadaan terjadinya karhutla. Ditambahkan Kahar, hingga saat ini pihaknya sudah mempersiapkan segala sesuatunya seperti langkah pencegahn dengan melakukan imbauan dan sosialisasi. "Bahkan untuk anggaran kita sudah siapkan. Karena soal karhutla itu masing-masing pemda harus siapkan," tambah Kahar. Lebih jauh dikatakan Kahar, hingga Maret 2023 sudah terdapat tiga firehotspot yang tersebar di beberapa kecamatan di Siak. "Tahun 2023 ini ada tiga titik firehotspot yakni di Kecamatan Kandis ada dua titik firehotspot dengan luas terbakar 1 hektar dan satu lagi di Kecamatan Tualang dengan lahan yang terbakar seluas 1,5 hektar," beber Kahar. Tak sampai disitu, Kahar juga memastikan kesiapan personel dalam mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Siak. "Untuk personel BPBD ada 156 personel, Manggala Agni 45 personel, TNI 132 personel, Polri sebanyak 150 personel dan relawan bala karhutla sebank 505 orang yang tersebar di 14 kecamatan," rinci Kahar.
Siak, Petah.id - Kapolres Siak AKBP Ronald Sumaja terus berupaya agar Kabupaten Siak bebas dari kebakaran hutan dan lahan. Kampanye pentingnya menjaga hutan dan alam dengan tidak membuka lahan dengan cara membakar terus digaungkan Kapolres Ronald agar Sak zero karhutla. Gerakan dan sosialisasi tentang bahaya membakar saat kemarau disampaikan Kapolres Ronald saat apel gelar pasukan beberapa waktu yang lalu. “Saya tidak sungkan turun ke masyarakat dan mengingatkan para petani atau pekebun untuk tidak membakar saat membersihkan lahan,” kata Kapolres Siak AKBP Ronald Sumaja. Dikatakan Kapolres Ronald, jika para petani dan pemilik kebun ingin membersihakn lahan harus dengan membakar, harus diawasi, bila perlu ajak Masyarakat Peduli Api (MPA) agar dapat membantu sebagai bentuk antisipasi, misalnya membuat sekat bakar terlebih dahulu. Artinya, tambah Kapolres Ronal, semua pihak harus secara bersama melakukan pencegahan. Pun demikian dengan pihak perusahaan, harus bisa menjaga lingkungan sekitarnya. "Pastikan api bukan dari kebun perusahaan. Saya mengatakan ini, sebab setiap hari Bhabinkamtibmas wajib memberikan perkembangan wilayah kerjanya, tidak hanya tentang kamtibmas tapi juga karhutla,” terang Kapolres Ronald.Lebih jauh dikatakan Kapolres Ronald, pentingnya pemahaman bagi semua pihak tentang rasa tanggung jawab terhadap wilayaj masing-masing. Hal itu, tentunya diharapkan sebagai momentum untuk terus mencegah terjadinya karhutla. Karhutla ini, lanjut komandan bunga melati dua itu, penanganan karhutla tidak hanya sekedar berbicara namun benar benar mencegah oleh semua elemen. “Setiap ada kesempatan, saya bicara bahaya karhutla. Saya melakukan itu agar semua ingat pentingnya mencegah kathutla,” sebutnya. Saat ini, Kabupaten Siak sudah menetapkan Siaga Darurat Karhutla. Ketika telah dilakukan penetapan, tentu perlu penguatan dari semua pihak, sehingga Siak benar benar dapat terbebas dari karhutla."Mengatasi kathutla akan memakan waktu, tenaga dan biaya. Hal itu tentu akan sangat merepotkan. Belum lagi akibat yang ditimbulkan, tentu banyak dampaknya. Maka dari itu, mencegah jauh lebih baik dari pada mengatasi. Mari bersama sama ciptakan benas karhutla," tuturnya.
Halaman
Severity: Warning
Message: A non-numeric value encountered
Filename: pages/kategori-berita.php
Line Number: 51
Backtrace:
File: /home/u1605178/public_html/application/views/public/pages/kategori-berita.php
Line: 51
Function: _error_handler
File: /home/u1605178/public_html/application/views/public/public.php
Line: 159
Function: view
File: /home/u1605178/public_html/application/controllers/Main.php
Line: 242
Function: view
File: /home/u1605178/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once