Siak, Petah.id - Wujud dari program Astra Cerdas, PT Kimia Tirta Utama (KTU) gelar kegiatan Training Komite Bisa di Aula Kantor Kecamatan Koto Gasib, Siak. Training Komite Bisa merupakan salah satu Program Astra Cerdas dari Departemen Education and Social Engagement dalam rangka optimalisasi peran guru dan anggota komite di masing-masing satuan pendidikan (sekolah).Peran komite disatuan pendidikan sangat penting karena merupakan lembaga mandiri yang beranggotakan orangtua (wali) peserta didik, komunitas sekolah, serta tokoh masyarakat yang peduli pendidikan. Adapun yang menjadi tugas dari komite sekolah yakni memberi pertimbangan, penentuan, dan pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam satuan pendidikan, diantaranya kebijakan program sekolah.Kemudian, menindaklanjuti saran dan aspirasi dari peserta didik, wali murid dan masyarakat serta pengamatan komite sekolah atas kinerja sekolah training komite bisa bekerjasama dengan stakeholder lainnya. Di bawah naungan PT Astra Agro Lestari, Yayasan Sakola Berbagi terus melakukan pendampingan untuk peningkatan kualitas pendidikan di sekolah binaan PT KTU yang berada di ring satu perusahaan. Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak, diwakili Supriyadi selaku Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak, Camat Koto Gasib – Yudha Rajasa, Kepala SDN 01 Kuala Gasib, Kepala SDN 05 Pangkalan Pisang, Kepala SDN 02 Buatan 1, Kepala SDN 18 Pangkalan Pisang, Kepala SDN 12 Teluk Rimba, Kepala SMPN 3 Koto Gasib, Kepala SDS KTU, 22 Guru dan komite perwakilan masing-masing sekolah binaan.Pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari yakni hari Selasa dan Rabu (14-15 Februari 2023). Acih Surasih dan Siti Maryam dari Yayasan Sakola Berbagi sebagai narasumber sampaikan, acara training ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru, kepala sekolah dan komite sekolah dalam pengelolaan manajemen sekolah di masing-masing instansi."Jadi kita memberikan materi tentang Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah, Analisa Capaian Pembelajaran (CP), pembuatan RPP dan Assessment pada Kurikulum Merdeka," sebutnya. Hari pertama training, kata Acih, seluruh peserta diajak untuk melakukan diskusi per kelompok terkait opsi Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah masing-masing. "Pada hari kedua seluruh peserta diajak berdiskusi terkait analisa CP (Capaian Pembelajaran) di masing-masing level kelas," kata Acih. Terlihat antusiame dari para guru yang ikut dalam training tersebut. Hal itu tampak pada forum-forum diskusi yang dilakukan. Sementara itu, Administratur PT KTU Hubbal K Sembiring menyampaikan, bahwa kegiatan Training Komite Bisa secara rutin dilaksanakan setiap tahunnya sebagai wujud partisipasi PT KTU dalam pengembangan Pendidikan di wilayah desa ring-1 perusahaan yang tertuang dalam Astra Cerdas. “Hal ini dilakukan sebagai bentuk tanggungjawab sosial dan lingkungan terhadap masyarakat sekitar, PT KTU melalui program CSR nya berusaha memberikan kontribusi positif dalam berbagai bidang salah satunya bidang pendidikan untuk kemajuan bersama,” kata Hubbal. Hubbal juga sampaikan tujuan utama pelaksanaan training ini agar tercapainya pelayanan pendidikan yang maksimal. “Tujuan utama dari kegiatan ini adalah demi tercapainya pelayanan pendidikan yang bermutu dan berkualitas di desa ring-1 perusahaan," ungkap Hubbal.Ia berharap kegiatan ini memberikan kontribuso positif terhadap para guru dan wali murid dalam pengembamgan dalam aspek dunia pendidikan."Besar harapan kami setelah kegiatan ini Bapak dan Ibu peserta bisa memperoleh ilmu dan pengetahuan baru yang nantinya bisa menunjang dalam pelaksanaan tugas bapak dan Ibu guru di satuan pendidikan masing-masing demi tercapainya cita-cita luhur pendidikan yakni mencerdaskan anak bangsa,” jelas Hubbal. “Selalu semangat, jangan pernah berhenti belajar untuk meningkatkan kompetensi diri dan sebarkan ilmu yang Bapak dan Ibu dapatkan selama kegiatan pelatihan sehingga menjadi amal jariah yang akan terus mengalir pahala kebaikannya” tutupnya. Hal serupa disampaikan Supriyadi, selaku perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak dalam sambutannya menyampaikan bahwa komite adalah organisasi yang terlepas dari satuan pendidikan namun mereka bisa memantau dan berkoordinasi dengan sekolah. Disampaikan Supriyadi, Komite adalah perpanjangan tangan dari sekolah dan orang tua untuk memberikan masukan kepada sekolah agar lebih baik untuk menciptakan suasana belajar mengajar yang kondusif. “Implementasi kurikulum merdeka ini memang sudah seharusnya dipahami oleh seluruh warga sekolah agar proses belajar di kelas berjalan dengan maksimal sehingga peserta didik berhasil sesuai dengan capaian pembelajarannya," jelas Supriyadi.Sementara itu, Anggota DPRD Siak, Robby Cahyadi, ketika diminta tanggapan terkait kegiatan Training Komite Bisa yang ditaja oleh PT KTU memberikan respon positif dan dan mengapresiasi kegiatan tersebut. “Kegiatan positif seperti ini perlu kita apresiasi dan informasikan ke khayalak ramai agar yang lain juga ikut tergerak untuk bersama memberikan kontribusi positif dalam bentuk apapun di wilayah kita," kata Roby Cahyadi. Ia pun mengelu-elukan apa yang dilakukan oleh PT KTU di wilayah Kecamatan Koto Gasib, Siak. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan kembali agar kualitas pelayanan pendidikan di Siak semakin baik. “Angkat topi untuk PT KTU yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini dengan harapan yang sangat luhur yakni ikut memberikan kontribusi untuk kemajuan pendidikan di desa sekitar perusahaan. Semoga harapan tersebut bisa tercapai dan PT KTU semakin sukses di masa yang akan datang," tuturnya.
Siak, Petah.id - Upaya memberikan pengetahuan hukum sejak dini, Kejaksaan Negeri Siak (Kejari) melalui Bidang Intelijen melakukan kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Kali ini, Kejaksaan Siak sasar murid di SMAN 1 Tualang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau, Kamis (2/2/2023). Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejaksaan Siak, Rawatan Manik mwnyampaikan petingnya pemahaman terhadap Cyber Bullying, Bullying dan pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika.Disampaikan Rawatan Manik kegiatan JMS juga memberikan penyuluhan hukum terhadap siswa dan siswi mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA. "Untuk adik-adik semua agar menghindari perilaku bullying ataupun cyber bullying, sebab hal itu merupakan perbuatan melawan hukum sehingga dapat dipidana," jelas Rawatan Manik dihadapan siswa san siswi di SMAN 1 Tualang. Rawatan Manik juga mengingatkan agar tidak bersentuhan terhadap narkoba, baik sebagai pemakai maupun ikut serta mengedarkan barang haram tersebut. "Jauhi narkoba, karena itu berbahaya dan jelas pidananya. Apalagi zaman sekarang, peredaran narkoba tak memandang usia," ungkap Kasi Intel Rawatan Manik. Dalam kesempatan itu, Rawatan Manik juga ingatkan orang tua dan guru untuk turut serta melakukan pengawasan terhadap kegiatan anaknya setiap hari. "Orang tua dan guru juga harus berperan aktif salam melakukan pengawasan terhadap anak. Ketahui setiap kegiatan anak setiap hari," pinta Rawatan. Perlu diketahui, kegiatan Jaksa Masuk Sekolah akan terus dilaksanakan di sekolah- sekolah yang ada di Kabupaten Siak terutama sekolah yang belum mendapat penyuluhan atau yang berada di daerah tinggi tingkat kejahatannya, sehingga membutuhkan pengetahuan tentang hal-hal yang positif dari kegiatan Jaksa Masuk Desa. Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Sekolah SMAN 1 Tualang H Heri Yulindo MPd, Camat Tualang Tengku Indra Putra dan ratusan siswa siswi SMAN 1 Tualang.
Pekanbaru, Petah.id -Hari ini 1 Februari 2023 Pemerintah Provinsi Riau sudah mulai membuka pogram tujuh berkah pajak daerah. Hal itu dilakukan guna menghindari sanksi penerapan pasal 74 undang-undang LLAJ Nomor 22 tahun 2009, atau penghapusan registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor, dapat dilakukan jika pemilik kendaraan bermotor tidak melakukan registrasi ulang dan dianggap bodong.Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Syahrial Abdi, menjelaskan, sesuai dengan surat keputusan Gubernur Riau yang telah ditandatangani, pembebasan denda pajak akan dimulai pada tanggal 1 Februari 2023. Pemprov Riau memberikan keringanan kepada masyarakat dengan 7 berkah pajak Daerah Riau lebih Baik.“Ya Insha Allah tanggal 1 Februari pembebasan bebas denda pajak, bagi wajib pajak yang menunggak dibuka. Sesuai arahan gubernur program 7 berkah pajak Daerah Riau lebih baik. Selain itu bagi masyarakat yang menilik kendaraan yang tidak dibayar bayar selama lebih dari lima tahun, diberikan keringanan, dan untuk menghindari sanksi penerapan UU LLAJ tahun 2009,” ujar Syahrial Abdi. Dijelaskan Syahrial Abdi, 7 berkah tersebut yakni, Penghapusan Denda Pajak Kendaraan Bermotor dan Penghapusan Denda Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Angkutan Jalan. Kedua Bebas Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Penyerahan Kedua ( BBNKB II )Dan Bebas Denda Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Penyerahan Kedua ( BBNKB II ). Ketiga Bebas Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Mutasi Masuk dan Kendaraan Lelang.Keempat wajib pajak Bebas Tunggakan Pokok Pajak Kendaraan Bermotor yang lebih dari 3 tahun (hanya bayar pokok pajak 3 tahun). Kelima Diskon 50 % Pajak Kendaraan Bermotor 3 Tahun Berturut-turut Bagi Pelaku Usaha Yang Melakukan Mutasi Masuk ( Khusus Kendaraan Bukan Baru dengan Tahun Pembuatan 2021 Ke bawah). Keenam Bebas pajak progresive. Dan ketujuh Pengurangan Denda Sanksi keterlambatan dari semula 25% menjadi 2% saja _(yang akan langsung diberlakukan setelah masa program 1s/d5 diatas berakhir).Sebelumnya, Gubernur Riau, Syamsuar, mengatakan program 7 berkah pajak daerah lebih baik ini dibuat untuk masyarakat Riau, dengan membayar pajak. Gubri berharap masyarakat memanfaatkan program 7 berkah ini, karana sengat bermanfaat terutama bagus masyarakat yang terlambat membayar pajak.“Saya mengucapkan terimakasih kepada para wajib pajak khususnya kendaraan bermotor yang telah membayarkan pajaknya tepat waktu pada tahun 2022 lalu. Sehingga target pendapatan pemprov Riau sektor pajak terjadi kenaikan dan pelampauan target. Hal ini dapat dicapai tentunya berkat dukungan masyarakat Riau semuanya, untuk itu Kami akan terus memperbaiki dan mempermudah pelayanan kepada para wajib pajak,” ujar Gubri. (MCR)
Siak, Petah.id - Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat (PP) Pordasi Teiwatty Maciano lantik kepengurusan Pordasi Riau di bawah kepemimpinan Alfedri, Jumat (27/1/2023) di Gedung Daerah Sultan Syarif Kasim II, Mempura, Siak. Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Riau itu dilaksanakan bersamaan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Hybrid Pordasi 2023.Turut hadir dalam pelantikan tersebut perwakilan KONI Pusat Tursandi Alwi dan 11 Pengprov se Indonesia secara offline. Pembukaan Rakernas Hybrid ini langsung dihadiri Ketua Umum PP Pordasi Triwatty Maciano, Sekretaris Jendral PP Pordasi Adinda Yuanita dan jajaran pengurus, Ketua Pengprov Pordasi Riau Alfedri, secara Daring dihadiri oleh Ketua Umum KORMI Haryono Isman, Ketua Umum KOI Rajasapta Oktohari, serta Forkompinda Siak. 11 Pengprov Pordasi dari seluruh Indonesia yang datang langsung Pengprov Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Sumatra Selatan, DKI Jakarta, Banten, Pengda DIY, Jawa Timur,m, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Timur.Suasana pelantikan Pengprov Pordasi Riau dan pembukaan Rakernas tampak semarak. Ratusan undangan hadir menyaksikan pelantikan ini. Sekretaris Jendral PP Pordasi Adinda Yuanita membacakan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Pengprov Pordasi Riau periode 2022-2026. Satu persatu nama yang disebutkan naik ke panggung. Setelah itu, Triwatty Maciano melakukan pelantikan, serta memimpin membacakan sumpah janji. Ketua Pengprov Pordasi Riau Alfedri menerima bendera pataka Pordasi. “Alhamdulillah, pelantikan berjalan lancar, dan kita siap melaksanakan arahan Ketum untuk memajukan olahraga berkuda di Riau,” kata Alfedri.Ia mengemukakan, Pengprov Pordasi Riau bakal fokus pengembangan komisi Horse Back Achery (HBA). Komisi ini akan menjadi khas Pordasi Riau ke depannya, kemudian disusul komisi pacu.“Kita juga sudah memiliki lahan untuk pembangunan venue berkelas internasional seluas 50 Ha di Muara Fajar, Pekanbaru. Kita berharap Ketua KONI dan Ketum Pordasi melakukan peletakan batu pertama pembangunan venue tersebut,” kata dia. Alfedri berharap semua pihak memberikan dukungan untuk menjalankan amanah tersebut ke depannya. Ia bertekad mengembangkan olahraga berkuda ini di Riau. Sementara itu, Triwatty Maciano menyebut dampak pandemi covid-19 masih terasa. Terutama pada sektor ekonomi yang sedang recovery. Namun demikian, tidak menyurutkan semangat Pordasi untuk membuat berbagai terobosan. “Tujuannya agar dapat melaksanakan program kerja di berbagai bidang. Salah satunya, baru saja kita menyaksikan pelantikan Pengprov Pordasi Riau yang diketuai Bapak Alfedri,” kata dia.Pada 2022 lalu, dilaksanakan Musprov Pordasi Riau agar roda organisasi dalam pembinaan olahraga prestasi terus berjalan dengan baik. Sesuai koridor organisasi.“Dalam kesempatan ini, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada Bupati Siak Alfedri yang diamanahkan untuk memimpin Pengprov Pordasi Riau masa bakti 2022 – 2026,” kata dia.Pelantikan Pordasi ini guna mengantarkan provinsi Riau berjaya dan meraih prestasi nasional dan internasional di cabang olahraga berkuda. “Kita semua patut bangga dan memberikan apresiasi di tengah kesibukan beliau sebagai kepala daerah, masih menyempatkan diri untuk memimpin Pengprov Pordasi Riau. kita doakan bersama agar beliau diberikan kesehatan dan kekuatan agar bisa sukses membawa Pengprov Pordasi Riau sejajar dengan Pengprov lainnya,” kata Ketum.
Siak, Petah.id - Kapolres Siak AKBP Ronald Sumaja melalui program "Jumat Curhat" terus berkeliling menyambangi masyarakat Siak secara langsung. Giat tersebut kerap dilakukan AKBP Ronald Sumaja setiap pekannya.Pekan ini, warga yang menjadi sasaean untuk didengar keluhannya warga yang berada di Pasar Dayun, Kecamatan Dayun, Siak. Di suasana yang penuh kekeluargaan itu, AKBP Ronald Sumaja dengarkan satu persatu keluhan dan curhatan warga. "Hari ini saya datang ke masyarakat untuk mendengar keluhan, masalah atau kendala masyarakat di Kampung Dayun khususnya masyarakat yang tinggal di Pasar Dayun secara langsung," ungkap Kapolres Siak AKBP Ronald Sumaja didampingi Kasat Binmas AKP Yusirwan. Disampaikan AKBP Ronald, hadirnya kepolisian di tengah masyarakat Siak saat ini diharapkan dapat membantu serta menerima laporan secara langsung sehingga Polri semakin dekat dengan masyarakat. “Mudah-mudahan masyarakat merasa terbantu dengan program ini karena kita langsung menampung semua aspirasi mereka, sehingga kembali meningkatkan kepercayaan masayarakat terhadap kinerja Polri,” kata Kapolres. Pada umum nya penyampaian mayoritas warga masyarakat yang berdomisili dan sekaligus yang berjualan di Pasar Induk Kecamatan Dayun yaitu terkait dengan akses jalan masuk yang berada di area Pasar Dayun yang sampai saat sekarang ini mengalami rusak berat sehingga para warga masyarakat yang mau beraktifitas di Pasar Dayun menjadi terganggu sehngga mengakibatkan sepi pembeli.“Aspirasi dari masyarakat pasar dayun ini akan kita sampaikan dan teruskan pada saat rapat forkopimda Kabupaten nanti nya," tutup AKBP Ronald.
Siak, Petah.id - Satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Siak terus berupaya melakukan tindakan untuk menekan kecelakaan dalam berlalu lintas. Terbaru, Satlantas Polres Siak melakukan pendataan dan pemetaan terhadap jalan ryaak yang berpotensi rawan terjadinya lakalantas, Rabu (18/1/2023). Menggandeng Dinas Perhubungan (Dishub) dan PU Tarukim Siak, tim langsung turun ke lapangan secara bersama untuk melaksanakan giat tersebut.Kapolres Siak, AKBP Ronald Sumaja melalui Kasat Lantas AKP Viola Dwi Anggreni menjelaskan kegiatan itu dilaksanakan untuk menekan angka kecelakaan di Kabupaten Siak.“Kami secara bersama serius melaksanakan segala upaya untuk menekan angka laka lantas dan fatalitas korban laka salah satunya dengan cara mengoptimalkan Forum LLAJ dan melakukan pendataan serta survei jalan rusak yang berpotensi rawan laka lantas," jelas Kasat Lantas Polres Siak AKP Viola Dwi Anggreni. Dari hasil cek di lapangan, sedikitnya ada empat titik lokasi yang dilaporkan rusak oleh masyarakat. Kerusakan jalan tersebut dikarenakan struktur jalan dan menurunnya kontruksi tanah sehingga sangat berpotensi menimbulkan gangguan terhadap pengguna jalan. “Ada empat lokasi yang menjadi perhatian kami hari ini yaitu jalan Lintas Siak-Buton, Kilometer 09 Kecamatan Mempura, Kilometer 20 dan Kilometer 28 Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak," kata AKP Viola. Untuk status jalan, lanjut AKP Viola, merupakan jalan nasional. Nantinya, Dinas PU Tarukim Siak akan menyurati PU Provinsi. “Insyallah secara bersama sama kami akan datangi langsung kantor PU Provinsi setelah nanti kami menyurati Dinas PU Provinsi sebagai bentuk keseriusan kami bahwa jalan tersebut sudah harus diperbaiki demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan," tuturnya. Menunggu perbaikan jalan tersebut, Satlantas Polres Siak memasang spanduk untuk berhati-hati melintasi jalan tersebut.
Siak, Petah.id - Warga RT 10 dan RT 9 Dusun Sehati, Kampung Benteng Hulu, Kecamatan Mempura bangun jalan semenisasi menuju ke Tempat Pemakaman Umum (TPU.Jalan tersebut diberi nama oleh warga dengan Jalan Kelakap karena jalan itu juga berbatasan langsung antara Kampung Tengah dan Kampung Benteng Hulu. Hebatnya, jalan sepanjang kurang lebih 100 meter tersebut bukan dibangun melalui anggaran yang ada di Pemerintahan Kampung Benteng Hulu, melainkan dibangun melalui swadaya atau iuran dari warga. "Jalan itu kami bangun melalui swadaya atau iuran dari masyarakat tanpa dana dari desa," kata Sofyan saat ditemui awak media, Kamis (12/1/2022). Dijelaskan Sofyan, jalan tersebut merupakan salah satu jalan menuju ke pemakaman warga setempat. Ditambahkan Sofyan, warga Dusun Sehati pernah ajukan pembangunan jalan tersebut melalui Pemerintah Kampung Benteng Hulu namun tak kunjung dibangun."Pernah kami minta ke pihak desa untuk membangun jalan itu, tapi tak pernah dibangun," ungkapnya. Foto penampakan jalan semenisasi yang dibangun melalui swadaya dan iuran di Dusun Sehati Kampung Benteng HuluSebelum disemenisasi seperti saat ini, kata Sofyan lebih lanjut, apalagi saat musim hujan tiba, warga kesulitan menuju ke pemakaman. "Sebelum disemenisasi, kalau musim hujan susah sekali masuk ke dalam. apalagi mengantarkan jenazah, kalau tidak hati-hati bisa terpeleset jatuh," tambahnya. Kendati demikian, lanjutnya, saat ini warga sudah bersyukur karena masih tingginya semangat gotong royong di Dusun Sehati sehingga bisa secara bersama-sama membangun jalan tersebut meski tak dibantu pemerintah desa. "Walau tak dibantu pemerintah desa alhamdulilah semangat gotong royong di dusun ini masih tinggi," jelasnya. Diceritakan Sofyan, saat itu salah seorang warga tempatan ingin membangun jalan tersebut namun masih terdapat kekurangan. Akhirnya, ia bersama beberapa orang mendatangi rumah warga lainnya untuk meminta iuran membangun jalan tersebut. "Jadi awalnya ada warga sini yang mau membangun jalan tersebut, lalu kami tambahkan dengan iuran warga lainnya makanya jadilah jalan itu," dikisahkannya. Saat hari pembangunan jalan itu, ramai warga yang berdatangan untuk ikut serta gotong royong melakukan pengecoran semenisasi jalan. "Ada yang ibu ibu datang bawak kue, gorengan, minuman dan sebagainya. kalau bapak-bapaknya gotong royong melakukan pengecoran secara manual," bebernya. Lebih lanjut, di Kampung Benteng Hulu tak jarang warga melakukan iuran jika ingin membangun sesuatu.Sebab, kata Sofyan, warga tak bisa berharap terlalu banyak dengan pemerintahan di desa. "Mau ngadu ke desa paling terbentur anggaran, anggaran dan anggaran. Kami orang kampung ini mau kemana ngadunya," tuturnya.
Siak, Petah.id - Aparatur Sipil Negara (ASN) yang saat ini menjadi ketua maupun anggota Badan Permusyawaratan Kampung (Bapekam) di Siak ternyata tidak melanggar aturan yang ada. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Siak Muhammad Arifin melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan dan Keuangan Kampung (PKK) H Amzirman menegaskan bahwa tak ada larangan bagi seorang ASN menjadi anggota maupun ketua Bapekam di desa tempat ia tinggal. "ASN boleh jadi Bapekam," kata Amzirman melalui telfon seluler, Selasa (10/1/2023) petang.Disampaikan Amzirman, pihaknya pun sering berkomunikasi dan berkonsultasi dengan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait hal tersebut. "Kami sering juga berkonsultasi dengan Kemendagri, tak ada permasalahan soal ASN jadi Bapekam," kata Amzirman. Ditambahkan Amzirman, adapun yang menjadi acuan dan dasar bagi DPMK Siak dalam hal tersebut yakni Permendagri 110 tahun 2016."Dasarnya Permendagri 110 tahun 2016," sebut Amzirman. Pada kesempatan itu, Amzirman menyampaikan, bahwa jika mendapati penghulu kampung di Siak yang bermain proyek menggunakan dana desa untuk segera melaporkan ke pihaknya. Sebab, setiap kegiatan di desa sudah ada tim pelaksananya. "Sebagai pengawas kalau dapat info soal begitu kabari ke kami," kata Amzirman.
Siak, Petah.id - Bupati Alfedri baru saja melantik 22 pejabat administrator, kepala puskesmas dan jabatan fungsional tertentu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak. Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan, Selasa (03/1/2023) petang. Dalam kesempatan itu, Alfedri berharap dengan posisi baru saat ini bisa menjadi semangat baru dalam menjalankan amanah dan tugas sebagai aparatur pemerintah. Ia pun berpesan agar pejabat yang dikukuhkan semakin berinovasi dan melakukan terobosan baru untuk memajukan Kabupaten Siak. "Selamat kepada yang baru saja dikukuhkan. Dengan ditempatkan diposisi tertentu hendaknya mampu menjalankan amanah, tugas dan fungsinya dengan sebaik-baiknya," kata Bupati Siak Alfedri. Baca Juga : Lantik 22 Pejabat Administrator, Alfedri : Harus Ada Terobosan Dan Inovasi BaruBerikut 22 nama pejabat dengan jabatan baru :1. Syamsurizal, SE, M.Si dilantik menjadi Sekretaris Badan Kesbangpol Siak yang sebelumnya sebagai Kepala Kantor Kesbangpol Siak. 2. Ibrahim A, S. Sos dilantik sebagai Kabid Politik dalam negeri pada Badan Kesbangpol Siak yang sebelumnya sebagai Kasi Kewaspadaan Daerah pada Kantor Kesbangpol Siak. 3. Rafriandus, S. Sos dilantik sebagai Kabid Kesatuan Bangsa dan Politik Siak yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Fasilitas Infrastruktur Politik pada Kantor Kesbangpol Siak. 4. Tengku Ilyas, S. Sos dilantik sebagai Kasi Pemerintahan dan Pelayanan Kecamatan Mempura yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Satuan Linmas pada Satpol PP Siak. 5. Syamsurizal Bakar, SE dilantik sebagai Kasi Satuan Linmas pada Satpol PP Siak yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Pemerintahan dan Pelayanan Kecamatan Mempura. 6. Rahmiwati, SP dilantik sebagai Kasubbag Umum dan Kepegawaian pada Badan Kesbangpol Siak yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbag Tata Usaha pada Kantor Kesbangpol Siak. 7.Tengku Huzni, SE dilantik sebagai Kasubbag Umum dan Kepegawaian pada Dinas Pertanian Siak yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbag Tata Usaha dan Kepegawaian di Setwan DPRD Siak. 8. Neti Lubis, SH dilantil sebagai Kasi Pemerintahan dan Pelayanan Kecamatan Koto Gasib yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Tualang. 9. Anton Prawoto, S. Sos dilantik sebagai Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Tualang yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Lurah Sungai Mempura Kecamatan Mempura. 10. Mustafa Kamal, S. IP dilantik sebagai Kasi Pemerintahan dan Pelayanan Kecamatan Sungai Apit yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umum Kelurahan Sungai Apit. 11. Ali Syahbana, SH dilantik sebagai Kasubbag Tata Usaha dan Kepegawaian pada Setwan DPRD Siak yang sebelumnya sebagai Pelaksana Analis Peraturan dan Perundang undangan pada Setwan DPRD Siak. 12. Awaluddin, SE dilantik sebagai Sekretaris Lurah Sungai Mempura yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Kesatuan Bangsa pada Kantor Kesbangpil Siak. 13.Zulhanery, S. IP dilantik sebagai Kasi Pemerintahan Kelurahan Sungai Apit yang sebelumnya menjabat sebagai pelaksana pengelola Bantuan Organisasi Masyarakat Sosial pada Kantor Kelurahan Sungai Apit. 14. Agus dilantik sebagai Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umum Kelurahan Sungai Apit yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Pemerintahan Kelurahan Sungai Apit. 15. dr Armen dilantik sebagai Kepala UPTD Puskesmas Perawang yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala UPTD Puskesmas Tualang. 16. dr Muslim dilantik sebagai Kepala UPTD Puskesmas Tualang yang sebelumnya menjabat sebagai dokter pada UPTD Puskesmas Perawang. 17. Tasmi, SP dilantik sebagai pelaksana pada Dinas Ketahanan Pangan Siak yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbag Umum dan Kepegawaian pada Dinas Pertanian Kabupaten Siak. Pengangkatan pejabat fungsional Pustakawan di Lingkup Pemkab Siak1. Tiwi Damayanti, S. Ptk dilantik sebagai Pustakawan Ahli Pertama pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Siak yang sebelumnya sebagai Calon Pustakawan pada Dinas Perpustakan dan Kearsipan. 2. Tria Bella Adumawati, S. Ptk dilantik sebagai Pustakawan Ahli Pertama pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Siak yang sebelumnya sebagai Calon Pustakawan pada Dinas Perpustakan dan Kearsipan. Pengangkatan pejabat fungsional Pengelolaan barang dan jasa di Lingkup Pemkab Siak1. Riswanto Fadli, SE, Sy dilantik sebagai pengelola pengadaan barang dan jasa ahli pertama pada Sekretariat Daerah Kabupaten Siak yang sebelumnya sebagai Calon pengelola pengadaan barang dan jasa ahli pertama pada Sekretariat Daerah Kabupaten Siak. 2. Hadi Suwanto, SH dilantik sebagai pengelola pengadaan barang dan jasa ahli pertama pada Sekretariat Daerah Kabupaten Siak yang sebelumnya sebagai Calon pengelola pengadaan barang dan jasa ahli pertama pada Sekretariat Daerah Kabupaten Siak. Pengangkatan pejabat fungsional Penyuluh Hukum di Lingkup Pemkab Siak1. Galih Gumilar, SH dilantik sebagai Penyuluh Hukum Ahli Pertama pada Sekretariat Daerah Kabupaten Siak yang sebelumnya sebagai calon Penyuluh Hukum Ahli Pertama pada Sekretariat Daerah Kabupaten Siak.
Siak, Petah.id - Sebanyak 22 pejabat dilantik Bupati Siak Alfedri menjadi administrator, kepala puskesmas dan jabatan fungsional tertentu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak. Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan, Selasa (03/1/2023) petang. Dalam kesempatan itu, Bupati Siak Alfedri mengucapkan selamat bagi pejabat yang dilantik dan menduduki posisi baru. Alfedri berharap dengan posisi baru saat ini bisa menjadi semangat baru dalam menjalankan amanah dan tugas sebagai aparatur pemerintah. “Selamat kepada yang baru saja dikukuhkan. Dengan ditempatkan diposisi tertentu hendaknya mampu menjalankan amanah, tugas dan fungsinya dengan sebaik-baiknya," kata Bupati Siak Alfedri. Dikatakan Alfedri, pelantikan merupakan hal biasa dilakukan dalam lingkup Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam rangka penyegaran dan promosi. Pelantikan ini, tambah Alfedri, lebih kepada mengisi jabatan pada Kesbangpol Siak yang sudah ditetapkan melalui Perda. Dimana sebelumnya Kesbangpol Siak dijabat Eselon III sesuai amanah Permendagri nomenklaturnya berubah. ”Jadi Kesbangpol saat ini sudah selevel Eselon II. Jadi hari ini kami kukuhkan Kesbangpol Siak agar bisa dilakukan berbagai proses administrasi keuangan dan kegiatan pengelolaan keuangan," jelas Alfedri. Lebih lanjut dikatakan Alfedri, kendala anggaran menjadi sebab kenapa hari ini baru ditingkatkan Kesbangpol Siak setingkat Eselon II. Padahal, sudah sejak tahun 2021 sudah dijadikan Peraturan Daerah (Perda). "2021 belum memungkinkan pejabatnya dikukuhkan karena bel tersedia anggaran. Dimasukan di APBD-P tidak bisa karena terkait SIPD nya. Nomenklatur kantor tadi badan karena menyangkut dengan aplikasi sistem keuangan daerah yang terkunci SIPD. Makanya disesuaikan pada angggran 2023," beber Alfedri. Dalam kesempatan itu, Alfedri juga perintahkan Sekda Siak Arfan Usman dalam waktu dekat untuk menunjuk pejabat pelaksana pada Kesbangpol agar dapat menjalankan aktifitasnya sebagai OPD baru.“Tolong Sekda hari ini atau besok sudah ditetapkan Plt Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Siak sehingga bisa disegerakan pengunaan anggaran, bendahara pengeluaran dan PPK SKPD. Agar nanti bisa di proses lebih cepat adminitrasi penggajian bagi personil yang ada di Badan Kesbangpol," tegas Alfedri. Lebih jauh dikatakan Alfedri, dengan adanya pelantikan bagi pejabat baru ini bisa memiliki kinerja yang baik dengan terobosan dan inovasi baru. Agar setiap pekerjaan yang dilakukan tidak hanya biasa-biasa saja. “Kami akan terus melakukan evaluasi secara berkesinambungan, tentulah jika memiliki kinerja baik, nanti akan menjadi pertimbangan, dalam rangka met sistem," pinta Alfedri. Disampaikan Alfedri, sejak tahun 2022 Pemkab Siak selalu terbuka, transparan dan akuntabel dalam menempatkan jabatan administrator. Menurutnya , siapapun yang memiliki integritas dan kompetensi akan ia tunjuk dengan berdasarkan hasil uji kompetensi. "Ini sudah kita mulai tahun lalu, tahun ini kita jaring lagi. Artinya seluruh pegawai yang memiliki pangkat golongan III/c - III/d kita persilahkan untuk mengikuti uji kompetensi sesuai nama sudah ada daftar dan list yang di miliki pejabat yang diberi wewenang untuk menguji kompetensi dari pada pegawai yang bersangkutan dan ini kita lakukan pertiga tahun," jelasnya. Jabatan fungsional yang dikukuhkan hari ini menjadi eselon IV saya mintak kepada BKPSDM untuk menginventarisir jabatan fungsional sudah menduduki jabatan fungsional baik eselon IV maupun eselon III agar diberitahu kepada OPD nya untuk mengusulkan melalui BKPSDM."Kemudian diusulkan ke Kementrian MenpanRB agar pegawai kita ini dapat mengikuti diklat teknis fungsional," tutur Alfedri.
Halaman
Severity: Warning
Message: A non-numeric value encountered
Filename: pages/kategori-berita.php
Line Number: 51
Backtrace:
File: /home/u1605178/public_html/application/views/public/pages/kategori-berita.php
Line: 51
Function: _error_handler
File: /home/u1605178/public_html/application/views/public/public.php
Line: 159
Function: view
File: /home/u1605178/public_html/application/controllers/Main.php
Line: 242
Function: view
File: /home/u1605178/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once