Sesalkan Akumulasi Dua Pemain PS Siak, Asisten Pelatih Pukul Wasit
Olahraga

Sesalkan Akumulasi Dua Pemain PS Siak, Asisten Pelatih Pukul Wasit

Siak, Petah.id - Heboh video yang menunjukkan seorang asisten pelatih sepakbola memukul salah satu wasit pada laga divisi tiga di Riau.Diketahui, video yang menjadi buah bibir masyarakat  dan heboh di media sosial tersebut terjadi di Kabupaten Siak, Riau saat pelaksanaan laga kandang antara PS Siak melawan PS Duri pada Minggu (14/11/2021) petang.Asisten Pelatih PS Siak itu bernama Sunardi. Dikatakan Nardi, peristiwa itu buntut dari kekecewaannya terhadap keputusan wasit. Dua pemain PS Siak diakumulasi tanpa kesalahan fatal membuatnya kehilangan kendali.Dia menyayangkan keputusan yang diambil wasit, tanpa mempertimbangkan PS Siak di pertandingan berikutnya.“Saya sudah berusaha berbicara dengan wasit, namun diabaikan. Tentu saja saya menjadi hilang kendali,” terang Nardi.Sebelumnya dua pemain PS Siak cedera ketika berlaga dengan wahana. Saat berlaga dengan Duri, dua pemain diakumulasi. Namanya bermain sepakbola, tentu berusaha menghentikan bola, lalu mengambil alih, sama sekali tidak ada berkeinginan untuk mencederai lawan. “Kami sepakat untuk bermain secara sportif, sehingga lawan tidak cedera, karena kami berjuang untuk menembus liga II,” jelas Nardi.Apa yang terjadi pada Ahad (14/11) petang di menit ke-23, sesungguhnya bentuk kekecewaan atas keputusan wasit atau hakim.“Kami ingin menjadi tuan rumah yang baik selama laga kandang. Tapi kami juga ingin  dihargai tanpa mencederai proses permainan,” kata Nardi.

Marc Marquez Menang 11 Kali Berturut-turut di Sachsenring
Internasional

Marc Marquez Menang 11 Kali Berturut-turut di Sachsenring

Olahraga, Petah.id - Pebalap Repsol Honda Marc Marquez memantapkan dirinya sebagai Raja di sirkuit Sachsenring, Jerman. Marquez masih terus mendominasi Sachsenring untuk meraih kemenangan ke-11 berkat hasil naik podium pertama dalam gelaran GP Jerman 2021, Minggu (20/6) waktu setempat. Rekor Marc Marquez di MotoGP Jerman tak ternoda walau sedang kesulitan di musim ini. Meski mendekati balapan MotoGP Jerman 2021 dengan hasil-hasil yang kurang memuaskan di lima balapan yang diikutinya. Menyusul kondisinya yang belum pulih betul pasca cedera panjang. Pada MotoGP 2021, Marquez cuma finis kelima dan ketujuh di Portimao dan Jerez, kemudian hat-trick gagal finis di Le Mans, Mugello, dan Catalunya. Sedangkan di sesi kualifikasi MotoGP Jerman, Sabtu (19/6), Marquez 'hanya' start dari posisi kelima. Posisi terdepan direbut Johann Zarco, diikuti oleh Fabio Quartararo, Aleix Espargaro, dan Jack Miller berturut-turut di belakangnya. Namun Marquez justru tidak terbendung pada saat momen terpenting. Pada balapan di Sirkuit Sachsenring, Minggu (20/6), Marquez tidak terhentikan. Rider Spanyol itu merebut posisi terdepan sejak putaran pertama, dan tidak mengalami gangguan berarti dalam melakoni balapan sepanjang 30 putaran. Akhirnya, Marc Marquez memastikan diri finis pertama di MotoGP Jerman 2021 dengan keunggulan 1,6 detik dari rival terdekatnya, Miguel Oliveira yang menunggangi KTM. Ini artinya, Marquez mempertahankan statusnya sebagai penguasa di Sachsenring sejak 2010 ketika masih balapan di kelas 125 cc.  Sebanyak dua kemenangan direbut Marquez di Moto2 dan delapan kali di kelas MotoGP. Dengan demikian, Marquez menjadi pebalap kedua yang mereguk kemenangan terbanyak di sirkuit yang sama di kelas premier setelah Giacomo Agostini di Sirkuit Imatra, Finlandia (9).Sumber : Detiksport

Jerman Raih Kemenangan Pertama Kalahkan Portugal 4-2
Internasional

Jerman Raih Kemenangan Pertama Kalahkan Portugal 4-2

Sepak Bola, Petah.id - Timnas Jerman sukses meraih kemenangan krusial di pertandingan kedua grup F Euro 2020, Berhadapan dengan Portugal, Die Mannschaft berhasil menang dengan skor 4-2. Ini merupakan kemenangan pertama pasukan Joachim low setelah sebelumnya ditundukkan Prancis 0-1. Berkat hasil ini Jerman merangkak naik ke peringkat dua klasemen sementara grup F. Sementara Portugal yang juga mengoleksi tiga poin turun ke peringkat tiga karena kalah head to head dengan Jerman. Pada laga ini, Jerman sempat unggul terlebih dahulu melalui gol Cristiano Ronaldo. Jerman membalas melalui gol bunuh diri Ruben Dias, Raphael Guerrero, lalu Kai Havertz dan Robin Gosens menambah keunggulan Jerman sebelum Diogo Jota memperkecil kedudukan. Bermain di depan puluhan ribu pendukung mereka, Jerman langsung tampil menekan sejak awal. Mereka langsung membombardir gawang Portugal dengan serangan-serangan mereka. Benar saja, baru lima menit laga berjalan gawang Rui Patricio sudah bergetar setelah tendangan voli Robin Gosens masuk ke gawang Portugal. Namun ternyata gol itu tidak disahkan wasit karena Serge Gnabry sempat mengenai bola umpan Kimmich dan ia berada di posisi offside. Asik menyerang, gawang Jerman malah bobol di menit 15. Berawal dari serangan balik, Bernardo Silva mengirimkan umpan lambung ke Diogo Jota yang lolos dari jebakan offside. Saat berada di depan Neuer, Jota memberikan umpan mendatar ke Ronaldo dan tanpa kesulitan Ronaldo menceploskan bola ke gawang Jerman. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Portugal. Gol Ronaldo itu membuat Portugal semakin semangat menyerang. Namun Jerman tidak patah arang dan terus menerus membangun serangan mereka. Usaha Jerman akhirnya berbuah manis di menit 35. Berawal dari tembakan Robin Gosens, bola terlihat disontek Havertz dan berbuah gol. Namun setelah diamati kembali, bola ternyata mengenai kaki Ruben Dias dan masuk ke gawang Patricio. Skor kembali imbang 1-1. Gol bunuh diri Dias itu tidak disia-siakan Jerman untuk membangun momentum. Empat menit berselang, gawang Patricio kembali kebobolan. Sialnya lagi, kali ini giliran Raphael Guerreiro yang salah mengantisipasi umpan Joshua Kimmich dan bola malah masuk ke gawang Portugal sendiri. Skor 2-1 tetap bertahan hingga turun minum.Babak Kedua Di babak kedua, Jerman tidak menurunkan tempo serangan mereka meski sudah unggul. Der Panzer kembali membombardir pertahanan Portugal. Benar saja, baru enam menit babak kedua berjalan, Jerman berhasil menambah keunggulan mereka. Kali ini nama Kai Havertz resmi masuk ke papan skor setelah umpan mendatar Gosens diselesaikan dengan tap in ke gawang Portugal. Skor 3-1 untuk keunggulan Jerman. Portugal bukannya tanpa perlawanan di babak kedua ini. Cristiano Ronaldo dan kolega mencoba menggenjot tempo serangan mereka untuk memperkecil kedudukan. Namun sialnya, gawang Portugal lagi-lagi bobol di menit 60. Kali ini, Kimmich melepaskan umpan silang dan Robin Gosens yang tidak terjaga dengan mudah melepaskan sundulan ke gawang Patricio. Skor berubah menjadi 4-1 untuk keunggulan Jerman. Tertinggal tiga gol tidak membuat Portugal lempar handuk. Di menit 67 Diogo Jota berhasil memperkecil kedudukan menjadi 4-2 setelah usaha keras Ronaldo untuk menghalau bola dari posisi out kemudian disontek Jota yang berada di depan gawang. Gol Jota itu memberikan secercah harapan bagi Portugal. Selecao semakin gencar melakukan serangan ke gawang Jerman. Melihat situasi ini, Loew melakukan beberapa perubahan taktikal. Ia memasukkan beberapa pemain bertipe bertahan seperti Emre Can, Niklas Sule dan Leon Goretzka untuk meredam serangan Portugal. Portugal sendiri nyaris memperkecil kedudukan di menit 79 melalui tembakan gledek Renato Sanches dari luar kotak penalti. Namun bola hanya membentur tiang gawang. Jual beli serangan terus terjadi hingga masa injury time, namun kedudukan 4-2 tidak berubah untuk keunggulan Jerman. Sumber : Bola.net

Liga Champions, Bayern Munchen Berhasil Pecundangi Barcelona dengan Skor 8-2
Olahraga

Liga Champions, Bayern Munchen Berhasil Pecundangi Barcelona dengan Skor 8-2

BOLA, Petah.id - Barcelona dipaksa tertunduk lesu oleh Bayern Munchen dalam babak perempat final Liga Champions 2019/2020. Bertanding di Estadio da Luz, Portugal, Bayern menang dengan skor 8-2 pada Sabtu (15/8) dini hari WIB. Gol-gol Bayern hadir via Thomas Mueller (4') & (31'), Ivan Perisic (21'), Serge Gnabry (27'), Joshua Kimmich (63'), Robert Lewandowski (82'), dan Philippe Coutinho (87') & (89').  Sementara dua gol pelipur lara Blaugrana tercipta lewat aksi bunuh diri David Alaba di menit ke-7 dan gol Luis Suarez (57'). Dengan hasil ini, Bayern berhak melaju ke babak semifinal Liga Champions 2019/20. Mereka menanti pemenang laga Manchester City vs Lyon di babak itu. Barcelona turun dengan skema 4-4-2. Duo Lionel Messi dan Luis Suarez ngepos di posisi depan. Lalu ada Sergi Roberto, Sergio Busquets, Frenkie de Jong, dan Arturo Vidal yang bertugas mengirim bola ke depan. Bayern meladeni Barcelona dengan menurunkan Robert Lewandowski sebagai penyerang tunggal. Bomber Polandia itu dibantu Serge Gnabry, Thomas Mueller, dan Ivan Perisic di belakangnya. Duel Barcelona vs Bayern berjalan dengan tempo cepat. Belum lima menit laga berjalan, gol sudah tercipta. Bayern sukses unggul duluan lewat gol Mueller di menit ke-4. Gol tercipta berkat aksi kerja sama Lewandowski-Mueller. Lewandowski mendapat bola kiriman dari Perisic dan meneruskan bola itu ke Mueller yang kemudian melepaskan tendangan dengan kaki kirinya. Tiga menit berselang, lagi-lagi gol terjadi. Barcelona sukses mencetak gol penyeimbang berkat aksi bunuh diri David Alaba. Gol bunuh diri bisa terjadi karena Alaba salah perhitungan saat melakukan sapuan. Dia berusaha mencegah bola dari Jordi Alba mencapai Suarez, namun bola masuk ke dalam gawang Bayern saat dia melakukan sapuan. Duel sengit dengan aksi saling balas serangan terus terjadi hingga pertengahan babak pertama. Namun, Bayern membuktikan diri lebih hebat dari Barcelona. Mereka kembali unggul di menit ke-21 berkat Perisic. Gol bermula dari kesalahan Barcelona kehilangan bola di dekat kotak penalti.  Serge Gnabry mendapat bola itu lalu meneruskannya ke Perisic yang tanpa kesulitan menceploskannya ke dalam gawang Barcelona. Tak sampai 10 menit laga berjalan, gawang Barcelona bobol lagi. Kali ini giliran Gnabry yang mencetak gol setelah mendapat bola kiriman dari Leon Goretzka. Mimpi buruk Barcelona belum usai. Bayern kembali mencetak gol lagi. Adalah Mueller yang mencetak gol ke-4 Bayern di laga ini pada menit ke-31. Dia bisa mencetak gol setelah mendapat bola dari Joshua Kimmich. Meski sudah lima gol tercipta, tempo pertandingan tetap berjalan tinggi. Barcelona dan Bayern mendapat peluang untuk bikin gol, namun begitu skor 4-1 untuk Bayern bertahan sampai turun minum. Quique Setien melakukan perubahan di babak kedua. Dia menarik keluar Sergi Roberto dan memasukkan Antoine Griezmann sebagai gantinya.Kehadiran Griezmann memberi Barcelona harapan. Di menit ke-57, Suarez berhasil mencetak gol kedua Barcelona dengan ciamik. Dia mengecoh bek-bek Bayern saat mencetak gol itu. Namun begitu, harapan Barcelona langsung kandas enam menit kemudian. Kimmich sukses membobol gawang Bayern di menit ke-63. Yang jadi perhatian di gol ini adalah duel Alphonso Davies vs Nelson Semedo. Davies berhasil mengecoh Semedo dan mengirim bola ke Kimmich yang melesakkannya ke dalam gawang Ter Stegen. Amukan Bayern belum usai. 10 menit terakhir laga benar-benar horor untuk Barcelona. Mereka kebobolan tiga gol dalam rentang waktu tersebut. Gol ke-6 Bayern dicetak oleh Lewandowski. Coutinho menjadi aktor di belakang gol ke-14 Lewandowski di Liga Champions musim ini. Bisa bikin assist membuat Coutinho semakin ganas. Dia mencetak dua gol terakhir Bayern di laga itu. Coutinho mencetak gol pertamanya di menit ke-85. Empat menit berselang dia lagi-lagi mengalahkan Stegen. Barcelona seakan sudah kehilangan semangat bertarung di akhir pertandingan dan laga ditutup dengan skor 8-2 untuk Bayern. Sumber : Kumparan.Com

Laga Akbar, Barcelona Hadapi Bayern Munchen di Perempat Final Liga Champions
Internasional

Laga Akbar, Barcelona Hadapi Bayern Munchen di Perempat Final Liga Champions

SEPAK BOLA, Petah.id - Laga akbar Barcelona kontra Bayern Munchen pada babak perempat final Liga Champions 2019/2020. Duel ini bakal berjalan seru mengingat kedua tim sama-sama dijagokan bakal memenangi turnamen tertinggi antarklub Eropa tersebut.Dua klub besar itu akan berlaga pada babak perempat final Liga Champions 2019/2020, Sabtu (15/8/2020) di Estadio da Luz, Lisbon, Portugal.Pemenangnya akan berhadapan dengan Manchester City atau Lyon di semifinal.Di leg kedua babak 16 besar, melawan Napoli, Barcelona menang 3-1 menjamu Napoli. Barcelona menang lewat gol-gol Clement Lenglet dan Lionel Messi, serta penalti Luis Suarez. Barcelona pun lolos dengan agregat 4-2.Sementara itu, Bayern menang 4-1 menjamu Chelsea. Ivan Perisic serta Corentin Tolisso masing-masing mencetak satu gol, sedangkan Robert Lewandowski menyumbang dua gol dan dua assist. Bayern lolos dengan agregat telak 7-1.Laga Barcelona vs Bayern tak bisa dilepaskan dari duel Messi vs Lewandowski. Mereka adalah pilar masing-masing tim. Messi telah mencetak 31 gol dan 25 assist dalam 43 penampilan untuk Barcelona, sementara Lewandowski sudah mencetak 53 gol dan 8 assist dalam 44 penampilan untuk Bayern di semua kompetisi musim ini.Barcelona dan Bayern Munchen memiliki kekuatan yang bisa dibilang seimbang. Dua pemain itu, Messi dan Lewandowski, diyakini bakal jadi pembeda. Laga ini bisa disaksikan di SCTV dan Vidio.com.Prediksi Susunan PemainBarcelona (4-3-3): Ter Stegen; Semedo, Pique, Lenglet, Alba; De Jong, Busquets, Rakitic; Messi, Suarez, Griezmann.Pelatih: Quique Setien.Bayern (4-2-3-1): Neuer; Kimmich, Boateng, Alaba, Davies; Thiago, Goretzka; Perisic, Muller, Gnabry; Lewandowski.Pelatih: Hans-Dieter Flick.Sumber : Bola.com

Produktivitas Barcelona dan Real Madrid di Papan Atas La Liga
Olahraga

Produktivitas Barcelona dan Real Madrid di Papan Atas La Liga

Petah.id - Real Madrid baru saja sukses menggeser Barcelona dari puncak klasemen La Liga pada jornada 21. Los Blancos berhasil menggeser Barcelona setelah menang 1-0 di kandang Real Valladolid, Senin (27/1/2020) dini hari WIB, di mana sebelumnya Barcelona kalah 0-2 di kandang Valencia, Sabtu (25/1/2020) malam WIB.Real Madrid kini mengoleksi 46 poin di puncak klasemen La Liga, unggul tiga poin dari Barcelona yang berada di peringkat kedua. Lionel Messi dkk. harus turun setelah beberapa jornada terakhir nyaman berada di puncak.Kunci permainan Real Madrid dalam kemenangan di markas Real Valladolid, yang berbuah keberhasilan mereka ke puncak klasemen adalah solidnya pertahanan yang dibangun oleh tim asuhan Zinedine Zidane itu. Los Blancos memang hingga pekan ke-21 ini menjadi tim paling sedikit kebobolan, dengan 13 gol dan mampu mencetak 11 cleansheet.Jika boleh diadu dengan Barcelona, Real Madrid jelas unggul jauh di lini pertahanan. Barcelona terbilang memiliki lini pertahanan yang cukup rapuh di La Liga musim ini.Blaugrana hingga pekan ke-21 sudah kebobolan 25 gol, hampir dua kali lipat dari jumlah kebobolan yang dialami Real Madrid. Permainan apik Marc-Andre ter Stegen di bawah mistar gawang, yang telah mencetak enam cleansheet hingga sejauh ini, tidak terlalu membantu karena para pemain yang berada di depannya tidak mampu menutup ruang tembak pemain-pemain lawan.Pada era Ernesto Valverde, duet Gerard Pique dan Clement Lenglet tidak berjalan dengan baik. Sedangkan, pada rezim Quique Setien, formula tiga bek -Samuel Umtiti, Gerard Pique dan Sergi Roberto- juga belum tampil optimal. Barcelona pun harus mencari jalan untuk memperbaiki lini pertahanannya dalam 17 pertandingan tersisaSementara itu, dua tim raksasa Spanyol ini memang pantas berada di dua posisi teratas klasemen La Liga. Baik Real Madrid dan Barcelona memang memiliki produktivitas gol yang luar biasa.Real Madrid, yang kini berada di puncak klasemen, tercatat sudah mencetak 36 gol hingga jornada 21. Namun, jumlah tersebut jauh tertinggal oleh Barcelona. Lionel Messi dkk. sudah mencetak 50 gol hingga sejauh ini, di mana 14 di antaranya memang dicetak oleh Messi sendiri.Lionel Messi hingga kini berada di puncak daftar pencetak gol terbanyak dengan 14 gol. Persaingan di antara pemain dari dua raksasa Spanyol itu juga ada di daftar tersebutStriker Real Madrid, Karim Benzema, mengekor Messi di peringkat kedua dengan torehan 12 gol. Namun, posisi tersebut tak sepenuhnya aman karena rekan setim Messi, Luis Suarez, juga sudah mencetak 11 gol.Dari torehan tersebut memang sudah sewajarnya jika Barcelona memang sangat produktif. Messi dan Suarez yang menjadi andalan di lini depan sudah total mengoleksi 25 gol, atau separuh dari total gol Barcelona di La Liga. Sementara Karim Benzema seakan seperti menjadi striker tunggal Real Madrid dengan torehan gol tersebut.Satu hal yang menarik dalam persaingan antara Barcelona dan Real Madrid adalah bagaimana para pemain dari kedua tim, hingga ke lini pertahanan ikut membantu tim untuk bisa mencetak angkaTugas utama pemain belakang memang menjaga lini pertahanan, tapi kontribusi mereka dalam membantu penyerangan kerap berbuah gol atas nama mereka, terutama saat situasi set-piece. Real Madrid dan Barcelona yang terkenal sangat agresif saat menyerang pun kerap mengandalkan pemain lini bertahan untuk membantu ke depan.Nacho Fernandez menjadi contoh nyata, di mana bek Real Madrid ini juga menjadi penentu kemenangan atas Real Valladolid lewat gol tunggal yang dicetaknya. Hingga saat ini, beberapa pemain belakang Los Blancos juga sudah menyumbang gol, seperti Sergio Ramos yang sudah mengemas tiga gol, Raphael Varane yang mengemas dua gol, dan Dani Carvajal dengan satu gol.Dengan tujuh gol yang dicetak barisan pertahanan Real Madrid, tim ibu kota Spanyol itu memiliki keunggulan lagi atas Barcelona. Begitu produktifnya Messi dan Suarez di lini depan, Barcelona hanya punya empat gol yang dicetak oleh pemain bertahan, yaitu Gerard Pique, Clement Lenglet, Jordi Alba, dan Junior Firpo.Sumber : Bola.com